We Got Married: Episode 6 (Wedding Photoshoot)

wegotmarried

Title: We Got Married [Episode 1] [Episode 2] [Episode 3] [Episode 4] [Episode 5]

Author: Felicia Rena

Rating: PG 15+

Genre: Romance, Family, and others

Main Casts: Im Yoon Ah, Lee Jong Hyun

Other Casts: Kim Jung Min as MC1, Park Mi Sun as MC2, Lee Ji Hye as MC3, Danny Ahn as MC4

Guest Star: Kwon Yuri, Tiffany Hwang, Kang Min Hyuk, Lee Jung Shin

Disclaimer: I do not own anything except storyline. This story is pure fiction. All casts belongs to God.

*Note: Yang berwarna merah adalah komentar dari para MC di studio. Oranye adalah pertanyaan dari PD-nim di sesi interviewPink adalah kata-kata Yoona di sesi interviewBiru adalah Jonghyun di sesi interview. Hijau adalah guest di sesi interview.

Hope you’ll enjoy this fanfic ^^

NO PLAGIAT, Please…:)

.

.

.

EPISODE 6 – WEDDING PHOTOSHOOT

February 01, 2014 – WGM Village

Yoona duduk sendirian di sofa yang ada di ruang tengah. Wajahnya nampak bosan. Sesekali ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan sambil mengayunkan kakinya.

“Lama sekali,” gumamnya sambil menghela napas.

MC2&3: Mwonde? Apa yang ia tunggu?

Selagi Yoona menunggu di dalam rumah, sebuah mobil memasuki pekarangan WGM village. Jonghyun turun dari mobil dengan membawa tasnya.

“Aku pulang!”

MC4: Aah, Jonghyun baru pulang dari tur-nya?

Yoona menoleh dan melompat berdiri melihat kedatangan Jonghyun. Ia setengah berlari menghampiri Jonghyun yang masih berada di pintu masuk.

Wae?” tanya Jonghyun begitu melihat Yoona. “Kau merindukanku?”

Yoona memukul pelan lengannya kemudian mengulurkan kedua tangannya sambil tersenyum girang. “Mana oleh-olehku?” todongnya.

Jonghyun mengerjapkan kedua matanya. Kemudian ia berjalan masuk tanpa menghiraukan Yoona yang mengekor di belakangnya.

Ya!” Yoona merajuk dan terus mengikuti gerakan Jonghyun. “Lee Jonghyun!”

“Ini.” Jonghyun mengulurkan sebuah amplop cokelat pada Yoona.

Yoona menerima amplop dari Jonghyun itu dengan bingung. Ia membukanya dan mengeluarkan beberapa lembar foto.

Ige mwoya? Apa ini?” seru Yoona setelah melihat foto-foto itu sementara Jonghyun tersenyum geli.

“Foto-fotoku selama di Amerika,” jawab Jonghyun sambil tertawa keras.

Ya!” seru Yoona lagi sambil menatap Jonghyun gemas.

Wae? Aku adalah oleh-olehmu, nona. Apa belum cukup?” ujar Jonghyun.

“Aish, gombal sekali kau,” gerutu Yoona membuat Jonghyun terkekeh.

Jonghyun: Orang-orang terus mengomentariku. Mereka bilang, ‘Ya! Kau harus menunjukkan sedikit sikap agresif’ atau ‘Ekspresimu terlalu datar’. Aku bukan tipe orang yang mudah mengekspresikan diriku, tetapi kurasa aku akan mencoba.

Chakkaman! Tunggu dulu!” Jonghyun mengambil selembar foto yang berserakan di karpet. “Lihat ini.”

Yoona mengambil foto yang dipilih oleh Jonghyun. “Mwo? Ada apa dengan foto ini?” tanyanya.

“Itu adalah foto untuk album terbaruku nanti. Kau adalah orang pertama yang melihatnya,” ujar Jonghyun, “selain yang mencuci foto itu dan memberku tentunya.”

Yoona memperhatikan foto itu lagi. Memang dibandingkan dengan foto-foto lainnya yang kebanyakan adalah selca, foto ini terlihat berbeda.

“Dimana kalian mengambil fotonya?” tanya Yoona.

“Jembatan Brooklyn, New York,” jawab Jonghyun. “Kami mengambilnya saat matahari hampir terbenam.”

Jinjja?” Yoona terlihat tertarik dan mencari-cari foto lain. “Daebak! Pasti pemandangannya bagus.”

“Sangat,” sahut Jonghyun.

Selagi Yoona menemukan ketertarikan untuk melihat foto-foto yang dibawa oleh Jonghyun, laki-laki itu mengeluarkan satu bungkusan lagi dari dalam tasnya.

“Apa lagi ini?” tanya Yoona ketika Jonghyun menggeser bungkusan itu ke arahnya.

“Oleh-olehmu,” jawab Jonghyun. “Aku tidak tahu apa yang harus aku belikan untukmu. Dan memberku juga sama sekali tidak membantu dengan ide mereka yang aneh-aneh. Kurasa mereka hanya suka menggodaku.”

“Whoa!” Dari dalam kantong itu, Yoona mengeluarkan berbagai macam snack yang hanya bisa mereka dapatkan di Amerika.

“Karena kurasa kita memiliki banyak persamaan, jadi akhirnya kupilih saja apa yang aku suka,” tambah Jonghyun.

Joahaeyo,” ucap Yoona. “Whoaa.”

MC3: Mereka memang uri shikshin couple.

“Bicara soal foto, kapan kita akan memberi kepastian tanggal untuk wedding photoshoot?” tanya Yoona.

“Aku sudah memikirkannya,” ujar Jonghyun. “Bagaimana dengan tanggal 5?”

“Tanggal 5? Aratta. Baiklah,” sahut Yoona.

.

February 05, 2014 – Photo studio, Gangnam-gu

Dalam ruangan yang merupakan sebuah studio foto, nampak beberapa orang sibuk hilir-mudik. Mereka sibuk mempersiapkan layar, kamera, dan sebagainya. Yoona dan Jonghyun memasuki ruangan itu dan langsung menyerukan kekaguman mereka melihat ruangan bergaya klasik itu.

Annyeonghaseyo!” sapa mereka ketika melihat Park Gwae Hyun dan Kim Yi Soo, wedding organizer mereka sudah berdiri menunggu.

Annyeonghaseyo,” balas Gwae Hyun dan Yi Soo.

“Kalian sudah siap?” tanya Gwae Hyun.

Yoona dan Jonghyun berpandangan sambil bertukar senyum gugup.

Q: Bagaimana perasaan kalian ketika akan melakukan wedding photoshoot kalian yang pertama?

Yoona: Jantungku terus berdebar dengan kencang. Aku merasa gugup dan bersemangat di saat yang bersamaan. Aku sudah melakukan scene pernikahan berkali-kali dalam drama, tetapi kali ini aku bahkan jauh lebih gugup (tertawa).

Jonghyun: Aaaah! Aku mencoba untuk bersikap tenang, tetapi kurasa tetap saja aku merasa gugup. Aku tidak bisa berhenti merasa cemas.

MC2: Tentu saja! Perasaan seperti itu pasti ada menjelang pernikahan.

“Mari kuperkenalkan dulu dengan fotografer yang akan memotret kalian hari ini,” ujar Gwae Hyun.

“Ini adalah fotografer Lee Jae Ho.” Gwae Hyun memperkenalkan seorang pria berkacamata yang semula sibuk mengarahkan pada staffnya.

MC1: Oh! Bukankah dia—

“Sebagai tambahan saja, ia adalah fotografer yang memotret pasangan Yonghwa dan Seohyun tiga tahun yang lalu,” lanjut Gwae Hyun.

MC1,2,3,4: Aaaaahhh!

Ne, senang bertemu denganmu lagi, Jonghyun-ssi,” ujar Lee Jae Ho sambil menjabat tangan Jonghyun kemudian tangan Yoona.

“Yi Soo akan membawa kalian untuk bersiap-siap selagi aku berbicara dengan Lee Jae Ho-ssi untuk membicarakan konsep foto kalian nanti,” ujar Gwae Hyun.

Yoona dan Jonghyun mengangguk kemudian mengikuti Yi Soo ke sebuah ruangan untuk di make-up. Baju-baju yang akan mereka pakai nanti juga sudah disiapkan. Mereka di make-up di ruangan yang sama, tetapi ada sekat yang memisahkan mereka berdua. Yi Soo juga melarang Jonghyun untuk melihat Yoona yang sedang di make-up.

“Kau tidak boleh melihatnya,” larang Yi Soo. “Kau pasti akan lebih terpesona ketika melihatnya nanti.”

Jonghyun selesai lebih dulu dan segera mengganti pakaiannya. Sementara itu, Yoona memerlukan waktu lebih lama untuk bersiap-siap karena selain menggunakan make-up yang lebih banyak dari Jonghyun, ia juga harus menata rambutnya.

MC3: Oh, Jonghyun benar-benar tampan mengenakan jas seperti itu. Ia terlihat seperti seorang pangeran.

Setelah berganti baju, Jonghyun kembali ke ruangan tempat ia di make-up tadi. Make-up Yoona sudah selesai dan ia juga sudah mengganti bajunya dengan gaun pengantinnya. Kini giliran rambutnya untuk di tata. Jonghyun menunggu sambil berjalan mondar-mandir.

MC3: Ia pasti merasa gugup.

MC1: Saat-saat seperti ini pasti terasa gugup sekali kan?

MC4: Aku benar-benar ingin tahu seperti apa rasanya.

Annyeonghaseyo!”

Jonghyun menoleh ketika mendengar suara beberapa orang menyapanya. Empat orang berjalan memasuki ruangan itu. Mereka adalah SNSD Yuri dan Tiffany serta CNBLUE Minhyuk dan Jungshin.

“Oh! Annyeonghaseyo!” Jonghyun membalas sapaan mereka.

Nuguseyo? Eonni?” terdengar suara Yoona dari balik sekat.

Yuri dan Tiffany langsung menghampiri Yoona sementara Minhyuk dan Jungshin menemani Jonghyun menunggu.

“Woah, Minhyuk-ah, kita akan melepas satu hyung kita lagi,” ujar Jungshin pura-pura terharu.

“Benar. Tak kusangka akan secepat ini.” Minhyuk mengikuti Jungshin.

“Waa! Yepputa!” seru Yuri dan Tiffany kagum.

“Yoona, kau cantik sekali!” puji Tiffany. “Jonghyun-ssi, Yoona benar-benar cantik!”

“Kau pasti akan terpesona nanti!” tambah Yuri pada Jonghyun.

Minhyuk dan Jungshin terlihat penasaran. Mereka akhirnya berjalan mendekati Yuri dan Tiffany. Jonghyun memandang mereka dengan tatapan yang sulit diartikan.

“Oh! Hyungsoo cantik sekali!” Minhyuk dan Jungshin ikut berseru kagum setelah melihat Yoona.

MC2: (tertawa) Jonghyun-ssi—Jonghyun-ssi pasti bertambah gugup sekarang. Ia pasti tidak sabar untuk melihat Yoona-ssi.

Jonghyun: Apa yang sebenarnya mereka lakukan? Aku sudah tidak sabar. Mereka terus menggodaku. Mereka benar-benar membuatku merasa sangat penasaran.

Minhyuk dan Jungshin kemudian kembali ke sisi Jonghyun. Tidak lama kemudian, Yuri dan Tiffany juga kembali menampakkan diri mereka sambil tersenyum lebar.

“Kau pasti akan kaget. Kau harus bersiap-siap, Jonghyun-ssi,” ujar Tiffany.

Ketika Yoona berjalan keluar, Minhyuk dan Jungshin kembali ber-oh ria. Jonghyun menatap Yoona dengan mulut setengah terbuka. Ia jelas tidak bisa menyembunyikan kekagumannya.

Jonghyun: (diam) Woaah! Ia benar-benar cantik. Benarkah ia istriku? Kurasa aku adalah laki-laki paling beruntung di dunia (tertawa malu).

“Jonghyun-ssi, ucapkan sesuatu!” Kata-kata Yuri mengembalikan kesadaran Jonghyun.

Otte? Bagaimana?” tanya Yoona.

Yeppeo. Kau sangat cantik,” ujar Jonghyun.

“Aku sudah mengatakannya padamu. Kau pasti akan terpesona,” kata Tiffany sambil tertawa bersama Yuri.

“Kau beruntung sekali, hyung,” ujar Jungshin.

MC2: Jungshin chingu! Apakah ia merasa patah hati? Yoona-ssi adalah member favoritnya di SNSD kan? Sekarang Yoona-ssi menjadi kakak iparnya.

Q: Yoona adalah member favoritmu di SNSD kan?

Jungshin: Ne.

Q: Bagaimana perasaanmu ketika ia justru menjadi kakak iparmu?

Jungshin: Ah, pertanyaan ini! Semua orang menanyaiku bagaimana perasaanku dan aku harus menjawab berulang kali kalau aku bahagia untuk mereka. Untuk Jonghyun hyung dan Yoona sunbae. Gwaenchanhaseyo.

Jonghyun mengulurkan tangan kanannya dan Yoona menyambutnya. Mereka berjalan keluar ruangan dengan tangan saling menggenggam. Yuri, Tiffany, Minhyuk, dan Jungshin bersorak untuk mereka di belakang.

Neomu yepputa!” Lee Jae Ho ikut memuji penampilan Yoona dalam balutan gaun pengantinnya. “Kau benar-benar beruntung, Jonghyun-ssi.”

Kamsahamnida,” balas Yoona sementara Jonghyun tersenyum bangga.

MC2: Seorang pria pasti akan merasa sangat bangga ketika pasangannya dipuji seperti itu.

MC1&4: Tentu saja!

MC4: Sangat bangga dan sangat bahagia. Aaaah! Aku iri pada Jonghyun!

“Nah, sekarang saatnya kita untuk membicarakan konsepnya,” ujar Jae Ho. “Gwae Hyun mengatakan padaku kalau Yoona ingin konsep outdoor tetapi Jonghyun menolaknya?”

Ne. Aku ingin melakukannya tetapi ia bilang ini bukan musim yang tepat.” Yoona mengiyakan.

“Dimana kalian pertama kali bertemu?” tanya Jae Ho.

“Uhmm, di program ini? Er, Jeju island,” jawab Yoona. “Sebuah restoran hotel di Jeju Island.”

“Kalian sudah saling kenal sebelumnya?” tanya Jae Ho lagi.

Ne,” sahut Yoona. “Kami sudah berteman cukup dekat sebelumnya.”

“Apakah umur kalian sama? Satu line?”

Ne.” Kali ini Jonghyun yang menyahut. “Kami sama-sama line 90.”

“Kudengar kau melamarnya sambil bermain gitar dan menyanyikan sebuah lagu?” Jae Ho terus bertanya untuk mengetahui kisah Yoona dan Jonghyun.

Jinjjayo?” Yuri dan Tiffany berseru bersamaan.

Eonni, kalian tidak melihat episode-nya kan?” balas Yoona pada dua eonni-nya.

“Wua, romantis sekali,” ujar Yuri dan Tiffany dengan wajah iri.

“Ceritakan semua tentang kalian supaya aku bisa membantu merancang konsepnya,” ujar Jae Ho.

Q: Adakah pose atau konsep yang ingin kalian lakukan?

Jonghyun: Back hug. Sejak dulu aku ingin sekali melakukan back hug pada pasanganku.

Yoona: Back hug. Itu favoritku (tertawa).

“Orang-orang menyebut kami sebagai shikshin couple,” kata Yoona. “Kami berdua sama-sama suka makan dan kami menjadi semakin dekat lewat makanan.”

“Ah, geuraeyo?” Jae Ho terlihat tertarik.

“Kemudian, karena kami berteman dan seumur, jadi sejak awal kami tidak menggunakan bahasa formal satu sama lain,” lanjut Yoona.

“Tuan fotografer, Jae Ho-nim,” potong Tiffany. “Ada yang ingin kami tanyakan.”

Jae Ho menoleh ke arah Tiffany. “Ada apa?”

“Apakah ada kemungkinan untuk mereka melakukan kissing scene?” Yuri dan Tiffany bertanya penuh semangat pada sang fotografer.

MC1,2,3,4: Aaaah!

MC1: Kami juga menunggunya!

MC2: Bisakah kalian melakukannya hari ini?

Eonni!” Semburat merah muncul di kedua pipi Yoona melebihi blush-on yang digunakannya.

Yoona: (tertawa malu) Aaaahh, apa yang mereka lakukan? Aku benar-benar malu! Aku tidak sanggup menatap Jonghyun setelah itu.

Jonghyun: (blank) Apa yang Yoona pikirkan? Aku tidak ingin terburu-buru. Bukan berarti aku tidak ingin melakukannya, tetapi aku tidak ingin memaksanya dan membuatnya merasa tidak nyaman.

MC3: Ia menginginkannya (mengganggukkan kepala)

MC4: Tentu saja! Semua laki-laki pasti seperti itu!

“Jika ada kesempatan, tentu saja kami akan melakukannya,” jawab Jae Ho membuat Yoona dan Jonghyun kaget sementara Yuri dan Tiffany kembali bersorak.

“Karena mereka seumur, kurasa konsep sekolah cocok untuk mereka.” Minhyuk memberikan idenya.

Kereuchi! Ya, itu ide yang bagus sekali!” ujar Yuri menyetujui.

“Aku ingin konsep empat musim,” ucap Jonghyun. “Dimulai dari musim dingin, kemudian semi, panas, dan gugur.”

Jonghyun: Karena Yoona menyukai konsep outdoor, aku terpikir untuk melakukan konsep empat musim. Aku berharap kami bisa melewati empat musim itu bersama-sama.

“Baiklah, kita bisa mulai perlahan nanti. Sekarang kita mulai scene pertama dulu,” kata Jae Ho.

Jae Ho menyuruh para staff-nya untuk bersiap di posisi masing-masing. Mereka dengan cepat mempersiapkan set pertama.

Yoona menggigiti bibirnya gugup. Ia sama sekali tidak menatap Jonghyun lagi, begitu pula dengan Jonghyun. Mereka seolah saling menghindari bertemu pandang satu sama lain.

“Jangan gugup dan jangan canggung,” pesan Tiffany pada Yoona dan Jonghyun sebelum mereka memulai sesi foto berdua.

Yoona: Terlambat. Eotteoke? Kami tidak pernah merasa canggung sebelumnya, tetapi kali ini kami benar-benar merasa canggung. Untuk pertama kalinya ia terasa begitu jauh.

Jonghyun: Ige mwoya? Apa yang terjadi? Aku benar-benar merasa gugup dan canggung. Aku bahkan tidak berani menatap wajahnya. Bagaimana kami bisa melakukannya?

Jae Ho mengarahkan Yoona dan Jonghyun untuk mengambil beberapa scene berdua. Untungnya, setelah melakukan beberapa scene bersama, ketegangan di antara mereka berdua mencair.

Setelah mengambil beberapa foto, mereka memasuki set empat musim sesuai dengan keinginan Jonghyun. Studio besar itu telah disulap dengan menjadi empat musim pada masing-masing sudutnya.

Pada set pertama, yaitu musim dingin, studio dipenuhi dengan salju-salju buatan. Mereka memutuskan untuk mengambil dua foto dengan timeline berbeda di masing-masing musim, yaitu saat mereka masih sekolah dan masa sekarang. Walaupun itu artinya mereka harus berkali-kali mengganti baju.

Yoona dan Jonghyun melakukan konsep anak sekolah terlebih dulu. Mereka berganti konstum dengan seragam sekolah. Sebuah mistletoe dipasang di atas set musim dingin. Kisah mereka di musim dingin yang akan terpotret nanti adalah bertemu di bawah mistletoe. Menurut tradisi yang berasal dari barat, setiap orang yang bertemu di bawah mistletoe harus berciuman jika tidak ingin tertimpa kesialan.

“Untuk set ini, kalian hanya perlu saling memandang di bawah mistletoe,” ujar Jae Ho.

Set kedua adalah musim semi. Karena set salju masih akan digunakan, maka mereka berpindah sudut ruangan untuk mengambil gambar berlatar musim semi yang identik dengan bunga mekar. Jonghyun memberikan setangkai bunga mawar merah pada Yoona, yang kepalanya dipenuhi dengan hiasan bunga.

Selanjutnya adalah musim panas dengan dikelilingi pepohonan hijau. Kencan sepulang sekolah ini dihabiskan dengan duduk bersama di sebuah ayunan sambil memakan es krim.

Musim terakhir adalah musim gugur. Mereka berpindah ke set dengan daun-daun cokelat berguguran. Di belakang mereka berdiri sebuah tenda kecil. Cerita terakhir untuk masa sekolah ini adalah kemping bersama. Kali ini para tamu tidak hanya menonton tetapi juga ikut berfoto bersama. Yuri, Tiffany, Minhyuk, dan Jungshin ikut berfoto sebagai teman-teman sekolah Yoona dan Jonghyun yang sedang menikmati kemping.

Setelah empat musim untuk masa sekolah selesai, Yoona dan Jonghyun bersiap untuk kembali ke set musim dingin untuk masa sekarang. Yoona mengenakan baju pengantin yang mirip dengan yang digunakannya dalam music video ‘Time Machine’. Salju-salju kembali berjatuhan dan mistletoe tetap terpasang di atas mereka.

“Kali ini kalian harus berciuman!” seru Tiffany.

Yoona melotot menatap Tiffany dan Yuri, yang bersorak bersamanya.

“Aku baru saja akan meminta mereka melakukan hal itu,” timpal Jae Ho, membuat Yoona dan Jonghyun melongo.

MC1,2,3,4: Omo! Jinjjayo?

MC2: Lee Jae Ho-nim, gomawoyo!

Kali ini tidak hanya Yuri dan Tiffany saja yang sibuk bersorak tetapi juga Minhyuk dan Jungshin.

“Kalau pada set sekolah kalian hanya saling memandang, maka pada masa sekarang kalian akan berciuman,” jelas Jae Ho, mengabaikan ekspresi kaget dari pasangan itu.

Jae Ho tidak memberi kesempatan bagi mereka untuk memprotes maupun meralat keputusan itu. Pria itu sudah bersiap dengan kameranya dan menunggu Yoona dan Jonghyun untuk melakukan perintahnya.

Jinjjayo? Kita benar-benar akan melakukannya?” Jonghyun tidak bisa lagi mengontrol nada suaranya yang terdengar gugup.

“Tentu saja. Mendekatlah perlahan, angkat dagu wanitanya dan lakukan saja pelan-pelan,” ujar Jae Ho memberikan arahan.

“Dimana?” Jonghyun bertanya dengan bodohnya.

“Tentu saja di bibirnya!” Dua member SNSD dan CNBLUE yang hadis disana serempak berteriak.

Yoona menutupi wajahnya yang semakin memerah sementara Jonghyun masih melongo menatap Jae Ho.

“Oke, ayo semuanya bersiap pada posisi masing-masing,” atur Jae Ho.

Araseo. Kita lakukan sekali jadi,” ujar Jonghyun.

Yoona mengangkat kepalanya dan menatap Jonghyun yang bergerak mendekat. Jonghyun mengangkat tangannya dan menyentuh dagu Yoona. Kedua mata mereka bertemu dan mereka harus berusaha untuk tidak tertawa. Yoona kemudian menutup matanya dan membiarkan Jonghyun mengangkat dagunya. Perlahan Jonghyun semakin mendekat dan menutup jarak di antara mereka dengan mengecup lembut bibir Yoona.

MC1,2,3,4: Ooooohhh!!!

Yuri dan Tiffany bersorak sambil melompat-lompat tanpa suara. Minhyuk dan Jungshin sama-sama menggumamkan, “Waow” dan bertepuk tangan pelan.

“Oke!” seru Jae Ho setelah melakukan beberapa kali jepretan.

Jonghyun melepaskan Yoona dan mereka tidak bisa menutupi warna merah yang muncul di wajah masing-masing. Yoona tertawa kecil dan membuat Jonghyun ikut tertawa juga.

Q: Bagaimana kesan kalian tentang ciuman pertama kalian?

Yoona: Aku hanya berdiri diam dan tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku membiarkan Jonghyun melakukannya sendiri. Tetapi setelah selesai, aku merasa bersalah karena aku membiarkannya melakukannya sendiri. Ketika bibir kami bertemu, jantungku berdebar sangat kencang.

Jonghyun: Aku tidak tahu bagaimana aku bisa melakukannya. Aku khawatir tentang apa yang akan dipikirakannya setelah itu. Apakah ia tidak menyukainya? Bagaimana hubungan kami setelah ini? Apakah kami akan menjadi canggung? Tetapi kemudian aku melihatnya tertawa padaku dan aku merasa, oh, aku sudah melakukannya dengan baik (tertawa).

Setelah menyaksikan apa yang mereka tunggu-tunggu, para tamu-pun pamit pulang. Namun mereka masih sempat menggoda Yoona dan Jonghyun terlebih dulu.

“Yoona-ya, kami pulang dulu. Jangan lakukan yang lebih dari tadi, araseo?” gurau Yuri.

“Jjong seobang! Kami titip uri Yoona ya,” pesan Tiffany.

Hyung, jangan curi-curi kesempatan,” ujar Jungshin yang sukses mendapatkan pukulan dari Jonghyun.

“Lanjutkan dengan baik, hyung. Hyungsoo, kami pulang dulu,” pamit Minhyuk.

Mereka lalu berpindah ke set musim semi. Yoona memakai mini dress yang memiliki sambungan di belakangnya. Walaupun sempat tidak menginginkan Yoona menggunakan mini dress, tetapi akhirnya Jonghyun mengijinkannya untuk set ini dan musim panas. Kali ini Jonghyun memegang sebuket bunga mawar merah segar, tetapi ia mengulurkan hanya satu tangkai pada Yoona. Yang istimewa adalah, ketika Yoona memegang setangkai bunga itu, Jonghyun menjatuhkan sebuah cincin di atasnya.

from music video "You Don't Know Love" - K.Will

from music video “You Don’t Know Love” – K.Will

MC3: Oh! Aku suka sekali scene ini!

Pada set musim panas, Yoona dan Jonghyun kembali bertemu dengan es krim, tetapi kali ini hanya satu es krim untuk mereka berdua. Jae Ho kembali mengarahkan mereka untuk mendekatkan wajah dengan hanya dibatasi es krim.

“Kau tahu scene ini mengingatkanku pada apa?” tanya Yoona pada Jonghyun.

“Apa?”

“Music video terbarumu, Romantic J,” sahut Yoona. “Kau melakukan cotton candy kiss dengan Juniel.”

MC4: Ia cemburu! Ia cemburu!

“Aaah!” gumam Jonghyun. “Wae? Kau cemburu?”

Ani,” elak Yoona, tetapi air mukanya berubah kesal.

Wae? Kau juga mencium laki-laki lain di drama mu kan? Kau bahkan juga menikah dengan mereka dalam drama. Kenapa di setiap dramamu harus ada adegan pernikahan sih?” kata Jonghyun.

MC3: Aigo, mereka lucu sekali jika sedang cemburu seperti itu!

MC1: Hanya tinggal satu scene, kenapa mereka jadi bertengkar seperti itu?

“Bukan aku yang membuat ceritanya,” sahut Yoona.

“Bukan aku juga yang membuat konsep musik videonya,” balas Jonghyun.

Q: Kenapa kalian bertengkar?

Yoona: Omo! Aku benar-benar tidak berniat bertengkar dengannya. Tetapi mengingat itu tiba-tiba membuatku merasa kesal.

Jonghyun: Haaah! Kenapa ia harus menikah di setiap dramanya? Aku ingin jadi yang pertama, tetapi ini bukan pertama kalinya kan?

“Di set terakhir ini, Jonghyun akan memeluk Yoona dari belakang ditengah daun-daun yang berguguran,” kata Jae Ho.

MC2: Ooh! Back hug yang mereka inginkan!

MC4: Apakah mereka masih bisa melakukannya setelah bertengkar seperti itu?

Yoona dan Jonghyun bersiap di atas set musim gugur sambil menunggu aba-aba dari Jae Ho. Yoona membelakangi Jonghyun sehingga mereka tidak perlu saling tatap. Ketika Jae Ho memberi aba-abanya, Jonghyun langsung memeluk Yoona erat. Yoona nampak sedikit kaget, tetapi ia dengan cepat mengatur ekspresinya. Jonghyun memeluk Yoona dan menempelkan pipinya pada pipi gadis itu.

MC1: Oh! Apakah ia tidak memeluknya terlalu kencang?

MC4: Ya! Jonghyun-ssi, jangan mencuri-curi kesempatan!

MC3: Yoona kelihatannya tidak menyangka Jonghyun akan memeluknya tiba-tiba seperti itu.

Q: Kau tiba-tiba memeluknya?

Jonghyun: Eoh, begitu mendengar aba-aba dari Jae Ho-ssi, aku langsung memeluknya dan kurasa aku melakukannya terlalu kencang. Tapi saat itu—setelah kami melakukan perdebatan kecil tadi—aku ingin mengatakan padanya kalau sekarang ia adalah milikku dan memberitahunya kalau aku adalah miliknya (tertawa).

Q: Apakah kau kaget?

Yoona: Aku merasa sangat kaget awalnya, tetapi kemudian aku merasa hangat. Aku merasa dilindungi dan aman. Mungkin seperti itu.

Semua scene sudah dilakukan. Jonghyun, Yoona, dan semua staff bertepuk tangan bersama mengakhiri pekerjaan mereka hari itu.

Kamsahamnida!” ucap Yoona pada semua staff termasuk Jae Ho.

MC1,2,3,4: (bertepuk tangan)

MC2: Chukhahamnida! Kalian sudah bekerja keras hari ini.

“Foto-foto kalian akan jadi sebelum hari pesta pernikahan kalian nanti,” ujar Jae Ho.

Yoona: Aku tidak sabar untuk melihat hasilnya. Seperti apakah ekspresi kami dalam foto-foto itu nanti?

TO BE CONTINUED

PREVIEW EPISODE 7 – VALENTINE’S DAY

Valentine’s day is coming! Kota Seoul dipenuhi dengan warna pink. Hampir setiap toko memajang ornamen-ornamen hati berwarna pink. Tidak hanya itu, penjual cokelat juga semakin bertambah banyak.

Yoona terlihat membungkus cokelat-cokelat sendirian. Ia memasukkan cokelat-cokelat itu ke dalam kantung plastik kemudian mengikatnya dengan pita cantik.

Yoona: Kami sama-sama sibuk selama bulan ini dengan persiapan comeback. Di hari Valentine ini, aku ingin menunjukkan dukunganku padanya.

Jonghyun datang ketika Yoona sedang memasukkan cokelat-cokelat yang sudah dibungkus itu ke dalam tasnya.

“Ayo kita ke dorm CNBLUE.”

Jonghyun: Ia cepat sekali akrab dengan para memberku. Kurasa ia memang orang yang seperti itu. Tapi aku merasa bangga padanya.

Hyungsoo, apakah ini semua buatanmu?” tanya Jungshin sambil mengamati cokelat pemberian Yoona di tangannya.

Please leave your comment

Author’s note: Sebenernya aku pingin banget nambahin editan foto untuk chapter ini biar lebih seru, tapi belum sempet ngedit, jadi (mianhae) ditunda dulu ya. Semoga Jonghyun disini udah lebih terbuka dari sebelumnya. Kalo ada kurang-kurang, please tell me biar bisa jadi perbaikan di episode-episode mendatang ^^

Advertisements

30 thoughts on “We Got Married: Episode 6 (Wedding Photoshoot)

  1. Whooooooaaaaaa skinship sm kisseu hahaha….seru bgt ep ini serasa lgsg nonton di tv. Smoga kedepannya mkn bnyk skinshipnya, gpp curi2 kesempatan juga…;) Rena jjjiaaang…. daebak

  2. jonghyuuuun lucu bgt cemburunya haha
    jd pengen liat ini jd nyara deh. wgm jongyoon real.
    jonghyun sudah peningkatan bgt sikapnya ke yoona.
    ditunggu eps berikutanya

  3. Bahahahaha. Jonghyuuuunnnn aku padamu laaaahh.. :p
    Aku kalo baca ini suka bayaangin aslinyaaaaa…hiiiiiii suka banget chingu. Selamat ya udh bkin ff bagus..
    Wah ke dorm cnblue?
    Eh tapi klo jonghyun yg ke dorm snsd gmn yak? Hahahahahahhhhhaa
    Sukses chiing

  4. annyeoong..
    new reader, nama aku nova..
    sebelumnya mw mnta maaf, krna bru ninggalin jejaknya dipart ini..
    alesannya biar mudah ngerangkum semuanya.. heheheheee, jd authornya ga bosen baca komen aku dsetiap part sblmnya..
    tp setelah ini, janji bkalan ninggalin jejak disetiap partnya.. ^^
    ahihihiihihihiii, seneng dh sm couple ini.. seandainya ajj WGM bnran ada mereka yaa.. kkkkk…
    mereka sm2 line 90, ud kenal sblm ada WGM ini.. canggungnya ga ada dong ya.. pantesan mrka pke bhsa informal..
    suka sm nama couplenya, shikshin couple..
    mereka bener2 tukang makan, tp it yg buat mrka dket.. woaaaahh..
    scene ini seruu, ga bisa ngebayangin sprti apa mereka di wedding photoshoot aslinya.. *seandainya beneran ada..
    hhhh, jd ga sbar nunggu part selanjutnya..
    author-nim.. fightiiing..^^

  5. Jinjja Daebakk…
    Gomawoyo authornim..
    I love this couple so much
    Thanks for make this WGM story for DeerBurning..
    My delusional control my life waiting every episode of this story….
    Fighting for the next chapter… Saranghae…

  6. Cepat lanjutkan part 7 nya ya.. Kl kata memey d upin and ipin.. Saya suka… Saya suka sma couple yoona and lee jong hyun mreka serasi.. Like this ya..

  7. Keren….keren…keren… deeeburning is the best dech… jd ngebayangin wgm benaran mrk saat kissue n back hug… hehehe….

  8. Akkh so sweet bgt , senyum2 sndri bacanya XD
    Jonghyun super duper so sweet, ngabayanginnya bikin deg2an apalgi pas bagian kissing brasa gmana gitu
    Next part 🙂

  9. aku suka sm konsep Wedding Photoshootnya… Tp untuk kissing scene menurutku terlalu cepat, mengingat sifat Jonghyun yang awkward…
    tapi aku ngakak pas scene ‘oleh-oleh foto dari Amerika’.
    Author, You’re so Briliant!!! Ngasih foto selca dia buat Yoona itu ‘Jonghyun banget’. Kagak mau repot dah si abang… hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s