We Got Married: Episode 7 (Valentine’s Day)

wgmnew

Title: We Got Married [Episode 1] [Episode 2] [Episode 3] [Episode 4] [Episode 5] [Episode 6]

Author: Felicia Rena

Rating: PG 15+

Genre: Romance, Family, and others

Main Casts: Im Yoon Ah, Lee Jong Hyun

Other Casts: Kim Jung Min as MC1, Park Mi Sun as MC2, Lee Ji Hye as MC3, Danny Ahn as MC4

Guest Star: Jung Yong Hwa, Kang Min Hyuk, Lee Jung Shin

Disclaimer: I do not own anything except storyline. This story is pure fiction. All casts belongs to God.

Poster by Felicia Rena

*Note: Yang berwarna merah adalah komentar dari para MC di studio. Oranye adalah pertanyaan dari PD-nim di sesi interviewPink adalah kata-kata Yoona di sesi interviewBiru adalah Jonghyun di sesi interview.

Hope you’ll enjoy this fanfic ^^

NO PLAGIAT, Please…:)

.

.

.

EPISODE 7 – VALENTINE’S DAY

February 14, 2014 ; 11.48 KST – WGM Village

Siang itu, Yoona terlihat menyibukkan dirinya di dapur. Wajahnya nampak serius dengan pisau dan berbagai peralatan dapur lainnya. Entah sudah berapa jam yang ia habiskan untuk berkutat di tempat itu.

MC2: Mwoya? Apa yang sedang ia lakukan?

Ja! Selesai!” ujarnya senang.

Di atas meja kini terdapat sebuah nampan besar berisi potongan-potongan cokelat. Yoona mengambilnya dan membawanya ke ruang tengah yang juga sudah penuh dengan plastik dan kertas yang berserakan.

MC3: Aaah! Ia membuat cokelat untuk hari Valentine!

PD: Apa yang sedang kau lakukan?

Yoona: Aku membuat cokelat (tersenyum). Sudah satu minggu kami tidak bertemu karena kami sama-sama sibuk dengan persiapan comeback. Di hari Valentine ini, aku ingin menunjukkan dukunganku padanya.

MC4: Jonghyun-ssi beruntung sekali.

Yoona memakai sarung tangan plastiknya dan mulai memasukkan cokelat-cokelatnya ke dalam sebuah wadah yang sudah disiapkannya. Tidak lupa ia juga menambahkan hiasan pita cantik di atasnya. Setelah itu ia memasukkan bungkusan-bungkusan itu ke dalam tas dan menyimpannya di atas meja makan.

Ketika Yoona sedang setengah membereskan tempat-tempat yang berantakan karena pekerjaannya tadi, terdengar suara pintu dibuka. Jonghyun muncul dan terlihat bingung karena banyak potongan pita dan sisa-sisa kertas yang sedang dibersihkan oleh Yoona.

“Apa yang sedang kau lakukan?” tanya Jonghyun.

“Bersih-bersih,” jawab Yoona singkat.

“Apa yang kau lakukan sebelumnya? Yang membuatmu lalu harus bersih-bersih seperti ini,” kata Jonghyun lagi.

“Kau tidak perlu tahu,” sahut Yoona sambil tersenyum penuh rahasia.

Jonghyun memutar bola matanya mendengar jawaban dari Yoona. Ia duduk di lengan sofa sambil memperhatikan Yoona yang hilir mudik.

Kajja!” ucap Yoona setelah ia selesai dengan kegiatan bersih-bersihnya. “Maaf membuatmu menunggu lama.”

“Sudah siap?” Jonghyun bangkit berdiri dan mengeluarkan kunci mobilnya.

MC2: Oh, mereka akan kemana?

“Ayo kita ke dorm CNBLUE!” ujar Yoona bersemangat.

PD: Kemana kalian akan pergi?

Jonghyun: Hari ini kami akan mengunjungi dorm CNBLUE.

PD: Apakah kau merasa khawatir mempertemukan ‘istri’-mu dengan ‘saudara-saudara’-mu?

Jonghyun: Uh, aku merasa sedikit khawatir, terutama pada Yoona. Bagaimana jika mereka bertemu nanti? Apakah mereka akan baik-baik saja? Apakah nanti akan terasa canggung? Aku terus memikirkan hal-hal itu.

PD: Apakah kau merasa gugup atau cemas untuk bertemu dengan ‘saudara ipar’-mu?

Yoona: Jogeum. Sedikit. Aku tidak benar-benar memikirkannya. Aku hanya bersemangat sekali untuk bertemu dengan mereka. Hmm, aku adalah fan CNBLUE, jadi kurasa aku membayangkannya seperti aku akan mengikuti fan meeting dan bertemu dengan idolaku (tertawa).

MC1: Pantas ia terlihat sibuk. Kelihatannya ia juga menyiapkan oleh-oleh untuk ‘saudara ipar’-nya.

MC3: Sepertinya Yoona tidak terlalu gugup untuk bertemu dengan ‘ipar’-nya.

MC4: Ia malah membayangkan akan mengikuti fan meeting. Astaga (menggelengkan kepala).

“Baiklah kalau kau sudah siap. Kajja,” ajak Jonghyun.

Jonghyun membuka pintu dan keluar, diikuti oleh Yoona yang menenteng tas berisi cokelat buatannya.

.

February 14, 2014 ; 12.56 KST – DORM CNBLUE

Tampak tiga orang laki-laki berkumpul di ruang tengah dorm mereka. Yonghwa dan Jungshin duduk di sofa yang panjang dengan posisi malas-malasan. Sementara itu Minhyuk duduk tegak di atas tempat tidur yang yang ada di samping sofa sambil memperhatikan kedua membernya.

“Untuk apa ia datang kemari?” tanya Yonghwa dengan nada malas.

“Tentu saja untuk memamerkan ‘istri’-nya pada kita, hyung,” sahut Jungshin dengan nada yang tidak kalah malasnya.

Yonghwa menggerutu tidak jelas dan membuat Minhyuk tersenyum geli melihatnya.

MC4: Mereka pasti iri.

MC2: Tentu saja. Apalagi di hari Valentine seperti itu.

Yonghwa tiba-tiba saja bangun dan duduk tegak, membuat kedua dongsaeng-nya menatapnya bingung. Senyum jahil nampak terukir di wajah leader CNBLUE itu.

Waeyo hyung? Ekspresimu membuatku takut saja,” ujar Jungshin yang belum beranjak dari posisi malas-malasannya.

“Kita tidak bisa berdiam diri saja seperti ini. Ayo kita siapkan sesuatu,” kata Yonghwa.

Minhyuk mengerutkan keningnya tidak mengerti sementara Jungshin menatap Yonghwa dengan aneh.

“Apa yang sebenarnya kau rencanakan, hyung?” tanya Jungshin langsung.

“Membongkar semua rahasia Jonghyun. Supaya kita bisa menggodanya habis-habisan. Kekekeke,” sahut Yonghwa tenang.

Minhyuk menggeleng-gelengkan kepalanya sedangkan Jungshin justru tampak bersemangat dan siap untuk berkomplot dengan Yonghwa.

“Tidakkah sebaiknya kita menyiapkan sesuatu untuk menyambut mereka?” Minhyuk mulai bersuara.

Mwonde? Seperti apa misalnya?” tanya Yonghwa.

“Euh—saat Yonghwa hyung dulu, kita menyanyikan sebuah lagu dan membawa kue. Bisakah kita melakukan sesuatu semacam itu lagi?” usul Minhyuk.

MC3: Ah, Minhyuk baik hati sekali.

MC1&2: Ne, majayo. Benar sekali.

“Haruskah kita menyanyikan lagu lagi?” Jungshin nampak berpikir. “Lagipula kita tidak tahu apa yang Yoona sunbae suka.”

“Dan kita juga tidak punya waktu untuk mempersiapkannya,” lanjut Yonghwa.

“Mungkin kita bisa memberikan kejutan di hari pernikahan mereka nanti saja,” tambah Jungshin.

Minhyuk mengangkat kedua bahunya, membiarkan kedua rekannya sibuk dengan pikiran masing-masing.

Tidak lama kemudian, terdengar seseorang menekan password di luar. Sontak mereka bertiga melompat bangun dan menatap ke arah pintu.

Jonghyun membuka pintu dorm-nya dan masuk ke dalam. Dibelakangnya, Yoona masih setia mengikutinya.

Annyeonghaseyo!” Yoona dan ketiga member CNBLUE lainnya saling bertukar salam.

“Wuah! Apakah semua sepatu ini milik Yonghwa oppa?” tanya Yoona sambil menatap deretan sepatu yang tersusun rapi di rak.

Ne, itu semua milikku,” jawab Yonghwa.

“Oh, Oppa, annyeonghaseyo!” Yoona menyapa Yonghwa, yang memang cukup dekat dengannya karena mereka pernah menjadi MC bersama.

Annyeonghaseyo! Ayo duduk!” sahut Yonghwa sambil mempersilakan Yoona untuk duduk.

Jonghyun sudah lebih dulu duduk di sofa bersama Minhyuk. Mereka kemudian bergeser untuk memberi tempat Yoona di samping Jonghyun. Yonghwa duduk di tempat tidur manajer mereka bersama Jungshin.

“Kalian punya tempat tidur diluar?” tanya Yoona.

“Untuk manajer kami,” jawab Yonghwa.

Yoona menganggukkan kepalanya mengerti. Kedua matanya masih sibuk mengamati setiap sudut dorm itu.

“Ah, aku membawakan sesuatu untuk kalian!” ujar Yoona sambil membuka tasnya.

Yoona meletakkan tasnya di atas meja di depannya dan mengeluarkan bungkusan cokelatnya satu per satu.

“Ini untuk Yonghwa oppa,” ujar Yoona sambil memberikan salah satu bungkusan untuk Yonghwa.

“Ah, gamsahamnida,” ucap Yonghwa sambil menerima bungkusan yang diulurkan oleh Yoona.

“Ini untuk Minhyuk dan Jungshin-ssi.” Yoona juga memberikan masing-masing satu bungkusan untuk Minhyuk dan Jungshin.

Gamsahamnida, hyungsoo,” ucap Minhyuk dan Jungshin bersamaan.

Mereka tampak antusias mengamati cokelat yang diberikan oleh Yoona. Cokelat itu berbentuk huruf alphabet bertuliskan nama mereka masing-masing.

cnblue chocolate

Hyungsoo, apakah ini semua buatanmu?” tanya Jungshin yang masih asik mengamati cokelat pemberian Yoona di tangannya.

Ne. Aku membuatnya sendiri,” ujar Yoona.

 “Dan ini untukmu,” lanjutnya sambil memberikan satu bungkusan pada Jonghyun.

Wae?” tanya Yoona ketika Jonghyun menatap cokelatnya kemudian cokelat untuk ketiga membernya.

“Kenapa milikku sama dengan mereka?” Jonghyun menunjuk ke arah membernya.

Yoona mengerjapkan matanya bingung sementara tiga member CNBLUE lainnya menatap mereka geli.

“Bukankah kau mengatakan kau tidak merayakan hari khusus? Jadi kupikir ya tidak apa-apa,” jawab Yoona sambil mengangkat bahunya.

Yonghwa dan Jungshin meledak tertawa melihat Jonghyun memanyunkan bibirnya. Diam-diam Yoona juga ikut tersenyum geli melihat ekspresi Jonghyun.

PD: Apakah kau merasa kesal?

Jonghyun: Tidak benar-benar merasa kesal. Hanya saja—kurasa aku mengharapkan sesuatu yang berbeda dengan para memberku. Yah, bukankah aku suaminya? Seharusnya aku mendapatkan sesuatu yang lebih spesial.

MC4: Tentu saja kau akan kesal kalau kekasihmu memperlakukanmu sama dengan teman-temanmu.

MC1: Laki-laki tentu saja ingin mendapatkan perlakukan spesial dari kekasihnya.

“Aku belum sempat mengucapkan ini pada kalian. Memang terlambat satu bulan, tetapi selamat atas empat tahun debut kalian!” ujar Yoona sambil bertepuk tangan.

Aigo, gamsahamnida!” Yonghwa sedikit membungkukkan badannya, diikuti oleh Jungshin dan Minhyuk.

“Kalian juga akan merilis album baru di bulan ini kan? Aku sangat menunggunya,” tambah Yoona. “Aku adalah fan kalian. Apakah kalian tahu?”

“Ah, kami semua juga fan SNSD,” sahut Yonghwa.

“Ei, gotjimal. Jangan mengatakannya hanya karena aku mengatakan kalau aku adalah fan kalian,” kata Yoona.

Aniyeyo. Tidak seperti itu,” ujar Yonghwa sambil melambaikan tangannya. “Jinjjayo. Kami benar-benar fan.”

“Kalau begitu terima kasih,” sambung Yoona sambil tertawa.

“Apakah hyungsoo mendengarkan semua album kami?” tanya Jungshin.

Keureomnyo! Tentu saja! Aku sangat menyukai lagu-lagu kalian,” jawab Yoona.

“Kalau begitu, mana yang lebih hyungsoo sukai? Lagu-lagu buatan Yonghwa hyung atau Jonghyun hyung?” Jungshin iseng bertanya.

Semua mata tertuju pada Yoona, menunggu jawaban gadis itu. Namun nampaknya Yoona tidak memerlukan waktu lama untuk menjawab karena ia hanya memberi jeda selama tiga detik sebelum menjawab pertanyaan Jungshin.

“Yah, aku sangat menyukai lagu-lagu ballad. Jadi kurasa—“ Yoona melirik Jonghyun, “lagu-lagu buatan Jonghyun lebih memenuhi seleraku.”

Jonghyun mengangkat tangannya penuh kemenangan sementara Yonghwa tersenyum kecut. Jungshin dan Minhyuk sibuk menertawai leader mereka.

MC2: Ah, ini mengingatkanku saat WGM YongSeo couple dulu. Ketika ditanyai lagu yang ia suka, Seohyun-ssi hanya menyebutkan lagu Yonghwa-ssi. Kurasa sekarang saatnya Jonghyun-ssi balas dendam.

“Tapi aku juga menyukai lagu-lagu Yonghwa oppa,” tambah Yoona cepat sambil nyengir.

“Ah, tidak perlu bersimpati padaku,” sahut Yonghwa berpura-pura kesal.

“Yoona-ya,” panggil Jonghyun. Ia menunjuk Jungshin walaupun matanya tetap menatap Yoona. “Jungshin adalah fan beratmu. Aku sudah pernah mengatakannya kan?”

Wajah Jungshin nampak memerah. Ia lalu mengambil bantal dan melemparnya ke arah Jonghyun yang tertawa puas. Jonghyun menangkap bantal itu sebelum mengenai Yoona yang ada di sampingnya. Yoona dan Jonghyun tidak menyadari jika Yonghwa sedang memperhatikan mereka.

“Aku ingin menanyakan ini sejak tadi. Kalian hanya saling memanggil nama?” Yonghwa menyuarakan pertanyaan yang ditahannya sejak tadi.

Yoona dan Jonghyun menoleh ke arah Yonghwa kemudian saling bertatapan bingung.

Wae? Memangnya kenapa?” tanya Jonghyun. “Kami kan seumuran.”

 “Yaa—“ Yonghwa mengulur kata-katanya. “Apakah kalian tidak memiliki panggilan sayang atau panggilan khusus, seperti itu?”

“Maksud hyung?” Jonghyun masih mengerutkan keningnya tidak mengerti.

“Ya! Ya! Misalnya saja chagi-ya—“ Jungshin ikut menimpali sambil menatap ke arah Yonghwa.

Yeobo-ya,” tambah Yonghwa yang balas menatap Jungshin.

Nae sarang!” Yonghwa dan Jungshin menambahan sambil berpelukan.

Minhyuk tertawa terbahak-bahak sampai memegangi perutnya yang sakit karena terlalu banyak tertawa. Yoona hanya bisa tersenyum malu melihat tingkah kedua ‘iparnya’ itu. Sementara itu Jonghyun menatap Yonghwa dan Jungshin dengan tatapan jijik.

Ya!”

“Cobalah!” suruh Yonghwa di sela-sela tawanya. “Kami ingin mendengarnya.”

Shireo!” tolak Jonghyun. “Aku tidak pernah menggunakan kata-kata itu.”

“Kami merasa lebih nyaman dengan memanggil nama masing-masing,” Yoona ikut bersuara.

PD: Kenapa kalian tidak memiliki panggilan sayang untuk satu sama lain?

Yoona: Aku merasa lebih nyaman seperti ini. Bagiku tidak masalah apakah kami memiliki panggilan sayang atau tidak. Aku menginginkan hubungan dimana kami bisa menjadi seorang teman bagi yang lain. Kurasa lebih baik kami memanggil dengan nama jika kami lebih nyaman seperti itu daripada kami memaksa menggunakan panggilan sayang dan hanya membuat kami merasa canggung.

Jonghyun: Entahlah. Aku tidak pernah memikirkannya. Aku tidak pernah menggunakan panggilan-panggilan sayang seperti itu. Panggilan-panggilan itu terdengar aneh di telingaku.

“Haah, aku iri sekali dengan kalian,” ucap Yonghwa. Yoona dan Jonghyun menatapnya tidak mengerti.

“Kalian cepat sekali mengatasi kecanggungan di antara kalian dan cepat akrab,” sambung Yonghwa.

MC2: Memang mereka lebih cepat akrab dibandingkan YongSeo couple dulu. Tapi kurasa mereka memiliki keunikannya sendiri-sendiri dalam hubungan masing-masing.

MC1: Ne. Aku setuju denganmu.

“Itu karena kami sudah saling mengenal sebelumnya,” sahut Jonghyun.

“Tapi bukankah biasanya walaupun sudah saling mengenal-pun akan tetap terasa canggung? Karena kalian tiba-tiba dijodohkan dan dinikahkan dengan teman kalian.” Minhyuk ikut nimbrung.

“Atau—“ Jungshin menatap jahil ke arah Jonghyun dan Yoona, “jangan-jangan kalian sebenarnya saling menyukai, jadi kalian sangat senang ketika dipasangkan dan membuat kalian terlihat lebih natural.”

Ya!” Wajah Jonghyun dan Yoona sudah memerah karena malu.

Hyungsoo, apa kau tahu kalau kau sangat mendekati tipe ideal Jonghyun hyung? Ia menyukai wanita yang cantik dan seksi!” ungkap Jungshin.

Ya! Lee Jungshin, tutup mulutmu!” Jonghyun melemparkan kembali bantal yang tadi dilempar oleh Jungshin padanya.

Yoona: (menutup wajahnya sambil tertawa malu) Ah, jinjjayo? Benarkah? Gamsahamida. Aku merasa tersanjung.

Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin tertawa puas melihat pasangan di depan mereka kini sudah semerah kepiting rebus.

“Yoona-ssi, seperti apa pria idealmu?” tanya Yonghwa yang membuat semua orang menoleh ke arahnya.

“Aku? Tipe idealku?” Kali ini perhatian empat member CNBLUE itu beralih pada Yoona.

Yoona tampak berpikir sesaat. “Hmm. Yang kuinginkan dari seorang pria hanya satu. Aku menginginkan seorang pria yang mengerti dan memahamiku.”

“Apakah Jonghyun mendekati tipe idealmu?” tanya Yonghwa lagi.

“Umm—“ Yoona mengamati Jonghyun sesaat kemudian melanjutkan dengan malu-malu, “kurasa iya.”

Jonghyun tersenyum puas dan membuat membernya menggelengkan kepala melihatnya.

“Jonghyun-ah,” panggil Yonghwa. “Turunlah ke minimarket dibawah dan beli beberapa makanan disana.”

Wae? Kenapa harus aku?” balas Jonghyun.

“Karena aku ingin kau yang pergi,” sahut Yonghwa sekenanya.

“Kami ingin bersama dengan hyungsoo tanpa gangguan hyung,” timpal Jungshin yang langung mendapatkan tatapan tajam dari Jonghyun.

Ppali ppali! Kapan lagi aku memberikanmu kesempatan untuk menghabiskan uang untuk membeli snack?” ujar Yonghwa sambil melambaikan tangannya menyuruh Jonghyun untuk pergi.

Jonghyun mendengus kemudian menoleh ke arah Yoona. “Apakah tidak apa-apa kalau aku pergi sebentar?” tanyanya.

Yoona menggelengkan kepalanya. “Gwaenchana. Jangan khawatir,” jawabnya.

Araseo. Araseo. Aku merasa kalian bersekongkol untuk mengusirku,” gerutu Jonghyun sambil bangkit berdiri dan menatap ketiga membernya yang terkekeh.

“Kang Minhyuk, jangan coba-coba bergeser dari tempat dudukmu.” Jonghyun menunjuk Minhyuk kemudian beralih ke Jungshin. “Dan kau Lee Jungshin, jangan berpindah dari posisimu dan jangan mencuri kesempatan.”

Mwoya? Sejak kapan ia menjadi protektif seperti itu?” gumam Jungshin sambil menatap Jonghyun yang beranjak pergi.

“Aku mendengarmu,” balas Jonghyun tanpa menoleh.

MC2: Laki-laki akan seperti itu jika meninggalkan kekasih mereka dengan teman-teman lelakinya kan? Mereka akan menjadi protektif seperti itu.

MC1&4: Tentu saja!

“Ceritakan padaku semua mengenai Jonghyun yang kalian ketahui!” pinta Yoona antusias dan membuat perhatian mereka yang semua terfokus pada Jonghyun kini berpindah pada Yoona.

Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin menatap Yoona terkejut. Padahal awalnya mereka sendiri yang berniat untuk membongkar semua tentang Jonghyun untuk menggodanya, tetapi ternyata Yoona sendiri yang meminta mereka melakukannya.

PD: Kau ingin meminta member CNBLUE untuk bercerita tentang Jonghyun?

Yoona: Ne. Aku ingin mengetahui seperti apa suamiku ketika ia sedang tidak bersamaku. Bagaimana ia bersama para membernya dan bagaimana ia sehari-harinya. Kurasa banyak hal yang bisa kudapatkan dari mereka untuk mengenalnya lebih baik lagi.

Ya! Jangan bicara apa-apa!” Jonghyun yang sudah mencapai pintu tiba-tiba berbalik dan mengancam ketiga membernya.

Wae? Kenapa mereka tidak boleh bercerita?” Yoona menatap Jonghyun memelas.

“Pokoknya jangan ceritakan apapun!” kata Jonghyun lagi sambil melangkah pergi.

PD: Kenapa kau melarang membermu untuk bercerita tentang dirimu?

Jonghyun: Aku bisa membayangkan apa yang akan mereka katakan. Mereka hanya ingin menggodaku saja.

Tiga member CNBLUE yang tersisa itu segera mengeluarkan senyuman jahil mereka begitu Jonghyun keluar dari dorm.

Hyungsoo, apa yang ingin ku ketahui?”

“Apa saja. Ceritakan saja orang seperti apakah ia dan bagaimana ia di dorm sehari-hari.”

“Jonghyun hyung itu maniak game. Dulu ia tidak seperti itu, tetapi akhir-akhir ini ia tidak bisa lepas dari ponsel, komputer, ataupun i-padnya untuk bermain game,” lapor Jungshin.

“Jonghyun hyung tidak suka tidur. Biasanya ia hanya tidur selama tiga sampai empat jam sehari. Ia selalu berkata sayang jika waktunya digunakan untuk tidur dan lebih baik digunakan untuk berlatih atau mengkomposisi. Tetapi jika ia sudah merasa lelah karena kurang tidur, mood-nya bisa menjadi sangat buruk,” ujar Minhyuk.

“Jonghyun tidak pernah benar-benar memikirkan apa yang akan dipakainya. Ia tidak terlalu peduli pada mode yang sedang nge-tren dan ia juga tidak suka belanja baju, seperti itu. Tetapi ia selalu menjadi yang terakhir siap jika kami akan bepergian. Aneh bukan?” tambah Yonghwa.

Yoona tersenyum geli mendengarkan ocehan tiga ‘ipar’-nya itu. Mereka kelihatannya sudah gatal ingin membongkar semua kebiasan Jonghyun di depan Yoona.

“Dan, entah apakah hyungsoo sudah menyadarinya atau tidak. Jonghyun hyung mempunyai sense humor yang cukup bagus, tetapi semua leluconnya sama sekali tidak lucu,” ungkap Jungshin.

Mereka berempat tergelak tertawa bersama memikirkan lelucon-lelucon yang pernah dilontarkan oleh Jonghyun dan hanya berhasil membuat mereka sampai pada tahap melongo.

“Apakah hyungsoo ingin melihat kamar Jonghyun hyung?” tawar Jungshin setelah cukup lama mereka membicarakan Jonghyun.

“Bolehkah?” Yoona terlihat khawatir.

“Jangan khawatir. Yonghwa hyung yang akan bertanggung jawab,” ujar Jungshin sambil bangkit berdiri.

“Kenapa aku?” protes Yonghwa, namun ia ikut beranjak.

Mereka berempat berpindah menuju salah satu ruangan yang menjadi kamar Jonghyun.

“Kami baru pindah ke dorm ini sekitar satu tahun yang lalu dan kami mendapatkan kamar sendiri-sendiri,” jelas Jungshin sambil membuka pintu kamar Jonghyun.

Mereka bersama-sama masuk ke dalam kamar yang gelap. Minhyuk menekan saklar lampu yang berada di samping pintu. Cahaya lampu segera memenuhi ruangan dan menampilkan isi kamar Jonghyun.

“Hmm, cukup rapi. Tidak seperti bayanganku,” gumam Yoona.

Hyungsoo, kau tahu? Aku curiga Jonghyun hyung menyembunyikan sesuatu di dalam kamarnya. Ia tidak pernah membiarkan seseorang memasuki kamarnya tanpa pengawasannya,” ujar Jungshin.

“Ya, aku setuju. Bahkan saat CEO kami berkunjung dan mengecek kamar kami satu per satupun Jonghyun hyung terus membuntutinya,” timpal Minhyuk membenarkan.

“Begitukah? Mungkin aku harus memeriksanya,” sahut Yoona sambil terkekeh.

Ya! Apa yang kalian lakukan di kamarku?” Jonghyun tiba-tiba muncul di belakang mereka dan membuat mereka terlonjak kaget.

“Oh! Uh! Hyung, kau sudah kembali?” Jungshin menggaruk bagian belakang kepalanya yang tidak gatal.

“Cepat sekali kau kembalinya?” tanya Yonghwa heran.

“Aku sudah menduga kalian akan melakukan sesuatu seperti ini, jadi aku cepat kembali. Sekarang keluar kalian,” usir Jonghyun.

“Siapa yang hyung maksud? Ah, aratta. Kami akan keluar dan meninggalkan hyung dan hyungsoo disini. Kajja memberdeul!” seru Jungshin.

Ya!”

Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin serentak berlari keluar dan menutup pintu kamar Jonghyun rapat-rapat. Yonghwa dan Jungshin memegangi knop pintu dan menahannya.

MC1,2,3,4: Oooh!

Ya! Kalian! Buka pintunya!” Jonghyun menggedor pintu dari dalam. Ia bisa mendengar suara tawa para membernya diluar.

“Yonghwa oppa, tolong buka pintunya,” pinta Yoona dengan suara yang lebih halus.

“Sudahlah hyung. Buka saja, kasihan mereka,” ujar Minhyuk pada Yonghwa dan Jungshin.

“Ah, araseo. Araseo.” Yonghwa dan Jungshin akhirnya melepaskan tangan mereka dari knop pintu. Detik berikutnya, Jonghyun membuka pintunya dengan ekspresi siap berteriak pada mereka.

Ya!”

Yonghwa dan Jungshin nyengir menatap Jonghyun kemudian berhamburan kembali ke ruang tengah. Jonghyun ikut berlari mengejar mereka.

Hyungsoo, maafkan mereka,” kata Minhyuk pada Yoona. “Mereka memang sangat kekanak-kanakan.”

Yoona terkekeh geli melihat Minhyuk yang justru terlihat lebih dewasa dibandingkan Yonghwa dan Jonghyun.

MC3: Minhyuk-ssi benar-benar terlihat yang paling dewasa dibandingkan member lainnya.

Gwaenchanayo, Minhyuk-ssi,” ujar Yoona.

Yoona mengikuti Minhyuk kembali ke ruang tengah dimana Yonghwa, Jungshin, dan Jonghyun nampak bergulat.

Ya! Jonghyun hyung! Kau itu sudah menikah. Bersikaplah lebih dewasa,” tegur Minhyuk sambil duduk dengan tenang.

Jonghyun yang melihat Minhyuk dan Yoona sudah bergabung bersama mereka akhirnya bangkit dan kembali ke tempat duduknya di antara Yoona dan Minhyuk. Yonghwa dan Jungshin masih tertawa puas.

Setelah berhasil menghentikan tawa mereka, Yonghwa dan Jungshin duduk kembali di tempat mereka semula. Mereka berlima mulai mengobrol sambil memakan snack yang dibeli oleh Jonghyun.

Hyungsoo, apakah kau masih ingin mendengar cerita mengenai Jonghyun hyung?” tanya Jungshin.

 “Ada lagi yang belum kalian sampaikan?” Yoona balik bertanya dengan semangat.

Ya! Jangan mulai lagi!” keluh Jonghyun.

“Jonghyun hyung itu mudah sekali merasa kesepian. Ia bahkan tidak bisa makan sendirian, harus ada yang menemaninya. Memang manja sekali,” ungkap Jungshin tanpa mempedulikan tatapan Jonghyun.

“Diluar ia terlihat dewasa, pendiam, dan tenang. Tetapi sebenarnya saat bersama kami, ia bisa menjadi sangat kekanak-kanakan. Hyungsoo sudah melihatnya sendiri tadi,” kata Minhyuk.

“Kurasa kau sudah mengetahui hal ini. Jonghyun suka sekali makan. Ia hidup dan bekerja hanya untuk makan. Jadi jika suatu saat nanti mood-nya sedang buruk dan ia bisanya hanya marah-marah, sogok saja ia dengan makanan. Aku menjamin 100% ia akan langsung bisa kau kendalikan,” bongkar Yonghwa.

Jonghyun menghela napasnya pasrah mendengar membernya berebutan membongkar rahasianya yang tidak diketahui oleh orang luar.

Jonghyun: Aku tidak bisa lagi menghentikan mereka.

“Jangan khawatir jika Jonghyun hyung tidak pernah memberikan bunga atau hadiah lainnya. Ia memang tidak romantis, tidak peka, dan tidak sensitif. Ia bahkan tidak pernah merayakan hari-hari spesial,” lanjut Jungshin.

“Tapi aku terkejut ketika menonton episode kalian dan Jonghyun hyung dengan sukarela menyanggupi keinginan hyungsoo untuk merayakan two-two day,” timpal Minhyuk.

“Jangan tertipu dengan kesan luar yang diberikan oleh Jonghyun. Ia memang termasuk orang yang cuek dan bodoh untuk urusan seperti ini, tetapi jika rasa sayangnya sudah muncul, ia akan menjadi sangat perhatian. Ia pasti bisa mengurus orang yang disayanginya dengan baik,” tambah Yonghwa pada Yoona.

MC3: Oh, bukankah secara tidak langsung Yonghwa-ssi membongkar kalau Jonghyun menyayangi Yoona?

MC1,2,4: (tertawa)

Langit sudah berganti gelap. Yoona dan Jonghyun merasa sekarang sudah waktunya untuk kembali ke rumah mereka. Mereka berdua-pun berpamitan pada para member CNBLUE. Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin mengantarkan Yoona dan Jonghyun sampai ke pintu.

“Kapan-kapan mainlah ke rumah kami,” undang Yoona.

Ne, nanti kami pasti datang ke rumah kalian,” ujar Yonghwa.

“Kalau begitu kami pulang dulu,” pamit Jonghyun.

Annyeong!” Yoona melambaikan tangannya sebelum mengikuti Jonghyun pergi.

PD: Bagaimana menurut pendapatmu setelah melihat ‘istri’-mu bertemu dengan para membermu?

Jonghyun: Ia cepat sekali akrab dengan para memberku. Lebih cepat dari yang kubayangkan. Kurasa ia memang orang yang seperti itu. Ia memiliki kepribadian yang menyenangkan dan cepat akrab dengan orang lain. Karena itu aku merasa bangga padanya (tersenyum).

.

February 14, 2014 ; 18.02 KST – WGM Village

Yoona dan Jonghyun baru saja sampai di rumah mereka dan masuk ke dalam ketika terdengar suara bel. Mereka bertatapan bingung, kemudian Jonghyun berbalik ke arah pintu. Tidak lama kemudian Jonghyun kembali masuk menghampiri Yoona yang masih berdiri menunggunya di ruang tengah. Di tangan Jonghyun terdapat sebuah amplop.

Mission card? Oh, apalagi ini?” Yoona menutup wajahnya dan merebahkan tubuhnya ke atas sofa.

Jonghyun mengikutinya dan duduk di sebelahnya sambil merobek amplop mission card mereka.

Ani. Ini bukan misi,” ujar Jonghyun.

Yoona langsung menegakkan posisi duduknya dan menatap Jonghyun, menunggu laki-laki itu membaca apa yang tertulis di kertas yang dipegangnya.

“H-5!” Jonghyun membaca keras-keras isi kertas di tangannya. “H-5 menuju hari pernikahan kalian!”

Mwoya! H-5?” pekik Yoona.

MC2&3: Jinjjayo? Benarkah?

Yoona: H-5? Tidakkah ini terlalu cepat? Eottokhe? Aku mulai merasa cemas dan gugup sekarang.

Jonghyun: (blank-face) Aku tidak bisa berpikir. Aku ingin mempersiapkan sesuatu di hari pernikahan nantinya. Apakah bisa selesai tepat pada waktunya? (berpikir) Kuharap semua bisa berjalan lancar dan sesuai rencana.

MC3: Oh! Apa yang direncanakannya? Aku penasaran sekali!

TO BE CONTINUED

PREVIEW EPISODE 8 – THE WEDDING

Chukhahaeyo!”

“Yoona-ya, Jonghyun-ssi, selamat atas pernikahan kalian!”

Hari pernikahan akhirnya datang. Tiga member CNBLUE serta SNSD Yuri dan Jessica turut hadir di acara itu. Mereka berlima membuat acara semakin ramah dengan berbagai kehebohan yang mereka buat.

Yoona nampak terkesima saat memasuki ruangan yang mereka gunakan untuk merayakan pernikahan. Jonghyun sudah mempersiapkan sesuatu di ruangan itu yang membuat Yoona terharu ketika melihatnya.

Jonghyun: Aku mempersiapkannya sebagai kejutan untuknya. Aku hanya berharap ia menyukainya.

Yoona: Jinjja! Ia benar-benar merencanakannya? Aku sama sekali tidak menyangka ia akan menyiapkan semua itu.

Ditengah-tengah acara, datanglah seorang tamu tambahan yang akan ikut meramaikan suasana. Laki-laki itu berjalan masuk sendirian sambil tersenyum lebar.

Weirdo Yoona!”

Oppa!”

Semoga kalian tidak bosan untuk meninggalkan komen di setiap episode fanfic ini ^^

Author’s Note:

Jeongmal gamsahamnida buat semua pembaca setia fanfic ini dari episode pertama sampai sekarang, terutama juga buat yang setia meninggalkan komentarnya. Ditunggu kritik maupun sarannya supaya episode-episode mendatang bisa semakin baik dan memuaskan pembaca sekalian.

Advertisements

21 thoughts on “We Got Married: Episode 7 (Valentine’s Day)

  1. buahaha jonghyun pasrah smua kartunya dibuka membernya aihhh haha
    rasa coklatnya enak ga? td sempet meragukan diawal kan yoona ga bs masak hihi

    yess wedding day is coming. nunggu kejutannya apa nih? itu yg dtg telat kyuhyun ya? anggota kyuline woaa
    ditunggu part selanjutnya chingu

    fightinggg

  2. Hahahaha
    Kasian jonghyun oppa
    Θ̲̣̣̣̥ɪ̣̬̩̇̃̊ buka semua kedok ny
    Yg sabr y oppa
    Jdi pnsaran g mna acra pernikahan ny
    Kira” oppa yg d pngil yoona eonie
    Siapa? Ap kyuhyun oppa?
    Kerennn
    D tnggu klnjutan ny thor 😀

  3. Keren parah nih.. si jonghyun emg kyk gitu ya… kyk yg yh sama js bilang… hahaha. Aduh andai aja beneran nih wgm.. pasti ratingnya tinggi banget.
    Ceileee.. loh? Itu siapa yg terakhir dateng? Yg jelas bukan kyu’line kan???
    Siapa yg sering mggl yoong weird coba? Hm?
    Konflik dimulai.. jonghyun cemburu kah?o

  4. ihiiyyy..
    yg sweet bgt, pergi ke dorm suami, bawa coklat pula..
    it jonghyun cute ya kl lg ngerajuk gitu, wkwkwkwk..
    ga mau klh sm member yg lain.. hahahahaa..
    waah, itu sdh semua rahasia jonghyun dibongkar sm member yg lain..?? kkkkkkk, jailnya ga ktulungan it leader sm magnae..
    minhyuk emg plg kalem..

    udh nikah ajj..?? hahahahaaa..
    ga sbar nunggu part selanjutnya..
    it yg dtg kyuhyun kan..??
    author-ssi~ fightiiiiiiiiiiiiiiiiiiing…^^

  5. Horeeeee…. Kyu oppa yg datang (iya kan thor)…. karena yg manggil Yoona Weirdo hanya Kyu oppa… asyikkkkk makin seru aja nich….

  6. Poor jonghyun hahaha 😀
    Kebuka smua kartu jonghyun didpan yoona hahahhaa 😀
    Ga sabar deh tuk next episode 😉
    Keseruan sprti apa di wedding party shikshin couple 😀

  7. haduuuh..cape baca part 7 ini..seru bnget member2 CNBLUE ny..ngakak,
    Wow bentar lg mereka nikah.. Lanjut baca ah..kaya ny ada Kyuhyun nih..siapa lg yg manggil Yoona weirdo selain Dia..kekeke..

  8. kasian jonghyun oppa dihakimi (?) sama member cnblue yg lain ckck..penasaran sama kelanjutannya nih hoho fighting^^9

  9. Ya ampun, aku ngakak waktu baca scene Jungshin sama Yonghwa saling panggil ‘chagi’ ‘yeobo’. EPIC!!!!
    Aku bisa ngebayangin dengan jelas…
    hahaha…
    Alurnya semakin lama semakin menarik…. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s