We Got Married: Episode 8 (The Wedding)

wgmnew

Title: We Got Married [Episode 1] [Episode 2] [Episode 3] [Episode 4] [Episode 5] [Episode 6] [Episode 7]

Author: Felicia Rena

Rating: PG 15+

Genre: Romance, Family, and others

Main Casts: Im Yoon Ah, Lee Jong Hyun

Other Casts: Kim Jung Min as MC1, Park Mi Sun as MC2, Lee Ji Hye as MC3, Danny Ahn as MC4

Guest Star: Jung Yong Hwa, Kang Min Hyuk, Lee Jung Shin, Kwon Yuri, Jessica Jung, Cho Kyu Hyun

Disclaimer: I do not own anything except storyline. This story is pure fiction. All casts belongs to God.

Poster by Felicia Rena

*Note: Yang berwarna merah adalah komentar dari para MC di studio. Oranye adalah pertanyaan dari PD-nim di sesi interviewPink adalah kata-kata Yoona di sesi interviewBiru adalah Jonghyun di sesi interview.

Hope you’ll enjoy this fanfic ^^

NO PLAGIAT, Please…:)

.

.

.

EPISODE 8 – THE WEDDING

February 19, 2014 ; 13.40 KST

MC3: Akhirnya! The wedding is coming! Aku sudah tidak sabar untuk melihat apa yang akan terjadi.

Saat ini sudah lewat tengah hari. Di sebuah ruangan, terlihat banyak orang berlalu-lalang dengan membawa berbagai macam barang. Mereka nampaknya sedang mendekorasi ruangan tersebut dengan nuansa putih dan biru. Di satu sisi ruangan terdapat jendela kaca yang sangat besar menggantikan dinding sehingga mereka bisa melihat jelas keadaan diluar sana. Salju masih menumpuk di beberapa tempat dan pohon-pohon juga masih tertutup warna putih. Bulan Februari merupakan akhir musim dingin, tetapi bukan berarti salju telah berhenti turun.

Q: Bagaimana perasaan kalian hari ini?

Yoona: Entah bagaimana menjelaskan perasaan ini. Aku merasa sangat gugup dan disaat bersamaan juga sangat bersemangat. Aku bertanya-tanya sendiri apakah seperti ini rasanya menikah?

MC2: Ya, aku juga merasakan seperti itu dulu.

Jonghyun: Rasanya aneh. Aku masih belum percaya kalau aku akan menikah. Tapi disisi lain aku juga merasa senang. Aku akan menjadikan hari ini sebagai hari yang tidak akan pernah aku lupakan. Aku juga akan memastikan Yoona tidak akan pernah melupakan hari ini.

MC3: Tentu saja hari itu harus menjadi hari yang tidak terlupakan.

Sementara ruangan pesta sedang di dekorasi, di ruangan lainnya, Yoona dan Jonghyun sedang bersiap-siap. Mereka diminta untuk memasuki ruangan yang berbeda dan tidak diijinkan untuk bertemu sampai saatnya pesta nanti.

Selagi Yoona berada di ruangannya, Jonghyun justru keluar dan berkeliling mencari seseorang.

MC2: Oh, apa yang ia lakukan?

“Ah, Gwae Hyun-ssi!” Jonghyun memanggil seseorang.

Seorang laki-laki paruh baya menoleh ke arah Jonghyun dan tersenyum sambil berjalan menghampirinya.

MC4: Aaah! Wedding organizer-nya?

“Jonghyun-ssi!” Gwae Hyun menjabat tangan Jonghyun.

“Bagaimana persiapannya?” tanya Jonghyun.

“Semua sudah disiapkan. Tidak perlu khawatir. Apakah Anda ingin melihatnya?” sahut Gwae Hyun.

MC1&2: Mwoya? Mwoya? Apa yang mereka rencanakan?

-Flashback-

February 15, 2014 ; 11.20 KST – Gangnam-gu

Jonghyun turun dari mobilnya dan berjalan memasuki sebuah gedung bertingkat. Seorang staff menyambutnya kemudian mengantarkannya ke ruangan Park Gwae Hyun yang menjadi wedding organizer-nya.

“Jonghyun-ssi! Lama tidak bertemu!” sambut Gwae Hyun.

Ne. Saya baru saja kembali dari Amerika dan disibukkan dengan pekerjaan,” sahut Jonghyun.

Q: Kau datang menemui wedding organizer-mu sendirian?

Jonghyun: Ne. Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dan Yoona tidak boleh tahu ini (tersenyum). Ini akan menjadi kejutan untuknya.

MC3: Apa yang sebenarnya ia rencanakan?

“Jadi bagaimana? Apakah tanggal dan konsepnya sudah ditentukan?” tanya Gwae Hyun setelah mempersilakan Jonghyun duduk di depannya.

Ne. Tanggalnya adalah tanggal 19 Februari. Empat hari lagi,” kata Jonghyun.

“Baiklah.” Gwae Hyun menganggukkan kepalanya. “Bagaimana dengan konsepnya?”

Q: Kau sudah menyiapkan konsep untuk pernikahanmu?

Jonghyun: Ya. Aku sudah memikirkannya. Aku tetap berpendapat kalau tidak mungkin mengadakan pesta outdoor di musim yang masih dingin seperti ini. Tetapi aku akan melakukan hal lain sebagai gantinya.

“Ehm, sebelumnya sudah kami katakan bukan kalau Yoona menginginkan konsep outdoor tetapi aku tidak menyetujuinya. Aku ingin konsepnya indoor saja, tetapi—“ Jonghyun terlihat memilih kalimatnya.

“—bisakah kita mendekorasinya sedemikian rupa supaya terasa seperti outdoor?” tambah Jonghyun. “Seperti menambahkan salju buatan atau seperti apapun supaya memiliki feel seperti sedang berada diluar.”

MC2: Ah, jadi ia ingin menggabungkan konsep outdoor dan indoor?

Gwae Hyun terlihat berpikir. Tangannya mengetuk-ngetukkan pensil ke atas mejanya. Sesekali ia menganggukkan kepalanya.

“Saya ingin meminta tolong pada Anda untuk mencari ruangan yang memiliki jendela kaca yang menghadap keluar. Jadi kami tetap bisa melihat pemandangan diluar dari dalam,” kata Jonghyun lagi.

“Bisa kita atur,” ujar Gwae Hyun. “Kalau begitu aku akan mulai merancang konsepnya. Akan kupastikan pada hari H semua akan siap sesuai dengan keinginan Anda.”

Ne. Gamsahamnida. Ah, dan tolong rahasiakan ini dari Yoona. Ia tidak tahu apa-apa.”

-Flashback end-

 “Bolehkah?” tanya Jonghyun.

“Tentu saja. Ayo, ikutlah denganku,” kata Gwae Hyun.

Jonghyun berjalan mengikuti Gwae Hyun menuju ruangan pesta yang sedang didekorasi. Sepanjang perjalan melewati lorong, beberapa kali mereka berpapasan dengan staff yang membawa barang-barang untuk dekorasi. Para staff itu terlihat sangat sibuk untuk mempersiapkan tempat.

“Ini tempatnya.” Gwae Hyun berhenti di depan sebuah pintu yang terbuka dan melambaikan tangannya, menyuruh Jonghyun untuk mendekat dan melihat.

MC1,2,3,4: Ooooohhh!

Jonghyun melihat ke dalam ruangan dan berdecak kagum. Ruangan tersebut didesain seperti ruang makan dengan meja-meja bundar kecil dan kursi-kursi yang mengelilinginya. Pohon-pohon buatan diletakkan di berbagai sudut dan tempat. Tidak lupa dengan salju-salju buatan yang berkumpul baik di bawah pohon maupun menutupi dedaunannya.

Selain itu, langit-langit ruangan yang bergambar langit biru juga sudah digantungi dengan lampu-lampu hias yang menjuntai indah. Hiasan-hiasan berbentuk keping salju bertebaran di dalam ruangan.

MC3: Neomu yepputa! Benar-benar cantik!

Q: Kau merencanakan semuanya sendiri?

Jonghyun: (mengangguk) Aku mempersiapkan semua ini sebagai kejutan untuknya. Aku hanya berharap ia menyukainya. Aku merasa bersalah karena tidak mengabulkan keinginannya untuk mengadakan pesta outdoor. Aku tahu ia sebenarnya kecewa, hanya saja ia tidak menunjukkannya padaku. Semoga yang kulakukan ini bisa mengurangi rasa kecewanya. Kuharap ia akan terkagum-kagum melihat semua ini (tersenyum).

“Ini masih belum selesai,” ujar Gwae Hyun. “Kami menyesuaikan dekorasinya dengan pemandangan di luar ruangan supaya terlihat nyata.”

“Kami menambahkan lampu-lampu hias karena pestanya diadakan sore hari dan jika malam tiba, lampu bisa dinyalakan,” tambahnya.

“Yah, saya menyerahkan semuanya pada Anda,” kata Jonghyun.

“Kalau begitu lebih baik Anda bersiap-siap sekarang,” saran Gwae Hyun.

Jonghyun mengucapkan salam pada Gwae Hyun kemudian kembali ke ruangannya. Sudah saatnya ia bersiap-siap. Saat ini Yoona pasti sudah selesai di make-up sementara ia sendiri belum tersentuh satupun alat make-up.

February 19, 2014 ; 17.35 KST

Dua mobil memasuki halaman secara beriringan. Dari salah satu mobil keluarlah tiga orang laki-laki sementara itu dua orang gadis cantik turun dari mobil yang lain.

MC2,3: Oooh! CNBLUE members!

MC1,4: Dan SNSD Yuri dan Jessica!

Annyeonghaseyo!”

Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin menyapa Yuri dan Jessica, begitu pula sebaliknya. Mereka lalu berjalan bersama memasuki bangunan tempat pesta.

Annyeonghaseyo!” Yuri dan Jessica menyapa Gwae Hyun yang berpapasan dengan mereka.

“Apakah Anda Park Gwae Hyun? Wedding organizer Yoona?” tanya Jessica.

“Ah, ne. Senang bertemu dengan kalian semua,” sahut Gwae Hyun.

“Dimana Yoona? Apakah kami boleh menemuinya?” giliran Yuri yang bertanya.

“Lebih baik kalian langsung menuju ruangan pestanya. Lagipula acaranya sebentar lagi akan dimulai,” ujar Gwae Hyun sambil menunjukkan arah menuju ruang pesta.

“Baiklah. Gamsahamnida, Gwae Hyun-ssi,” ucap Yuri dan Jessica diikuti oleh ketiga member CNBLUE.

Omo! Omo! Lihat itu!” Yuri menunjuk deretan foto yang dipasang sepanjang lorong menuju ruang pesta.

MC4: Aah! Foto pre-wedding mereka?

“Wuoo!” Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin membuka mulut mereka karena terkejut melihat foto-foto yang dipasang.

“Kyyaaaa! Eottokhae? Aku iri sekali!” seru Yuri dan Jessica.

Foto-foto pernikahan yang di ambil awal bulan ini sudah dicetak dan sengaja dipasang di sepanjang lorong menuju ruang pesta supaya tamu yang datang juga bisa melihatnya. Secara berurutan, foto tersebut dipasang mulai dari latar musim dingin sampai musim panas.

“Jonghyun hyung!” Minhyuk melihat Jonghyun berjalan dari arah lain dan langsung memanggilnya.

“Oh! Kalian sudah datang?” Jonghyun bergerak mendekati rombongan tamunya.

“Jong seobang!” Yuri dan Jessica menyapa Jonghyun.

Annyeonghaseyo!” Jonghyun sedikit membungkukkan tubuhnya sambil membalas sapaan Yuri dan Jessica.

“Apa kau sudah bertemu dengan Yoona?” tanya Yonghwa.

Jonghyun menggelengkan kepalanya. “Belum. Aku tidak diijinkan untuk bertemu dengannya sampai acara dimulai nanti,” katanya.

“Jonghyun-ssi, apakah kau sudah melihat hasil wedding photoshoot-mu?” tanya Jessica sambil menunjuk deretan foto pre-wedding.

“Foto—ah—jadi fotonya sudah jadi?” Jonghyun yang awalnya nampak berpikir kemudian berubah menjadi terkejut melihat foto-foto yang dipasang.

Hyung, aku tidak menyangka kau berani melakukannya.” Jungshin menunjuk salah satu foto yang berlatar musim dingin dimana Yoona dan Jonghyun berciuman di bawah mistletoe.

MC2: Jungshin chingu sepertinya cemburu (tertawa).

Jonghyun hanya menggaruk kepalanya sambil mengeluarkan cengiran menanggapi ucapan Jungshin.

“Uwaaaah!”

Empat member CNBLUE itu menoleh ketika mendengar seruan kagum Yuri dan Jessica. Dua gadis itu sudah berjalan memasuki ruang pesta yang sudah selesai di dekorasi. Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin lalu mengikuti mereka berdua masuk ke dalam ruangan dan ikut bergumam kagum. Jonghyun mengekori mereka di belakang.

MC1,2,3,4: Ooooh!

Ruangan berbentuk persegi panjang itu kini didominasi oleh warna putih dari salju-salju buatan. Untaian lampu hias yang terpasang dilangit-langit sudah dinyalakan seiring dengan cahaya dari luar jendela yang semakin menipis. Cahaya biru yang terpancar dari lampu hias membuat suasana terasa romantis.

contoh dekorasi yang jadi inspirasi author

Yonghwa berjalan mendekati piano yang ada di samping panggung kecil yang akan menjadi altar. Ia mulai menekan-nekan tuts memainkan melodi yang indah. Selagi mereka mengagumi dekorasi ruangan, Gwae Hyun menghampiri mereka.

“Pengantin wanita sudah siap. Kita bisa memulai acaranya sekarang,” lapornya.

Jonghyun menganggukkan kepalanya. Sepeninggal Gwae Hyun, laki-laki itu mulai terlihat gugup. Berkali-kali ia menghela napasnya dan kerutan cemas muncul di antara kedua alisnya.

Minhyuk dan Jungshin menepuk pundak hyung mereka itu kemudian duduk di salah satu meja. Yuri dan Jessica juga memberi semangat pada Jonghyun dan duduk berdua di meja lain.

Jonghyun menunggu di depan panggung kecil itu sambil menggerakkan kakinya—kebiasaannya jika ia sedang merasa gugup.

Q: Apa yang kau rasakan ketika menunggu pengantin wanita di depan altar?

Jonghyun: Aku benar-benar merasa gugup. Aku tidak bisa berhenti menggoyangkan kakiku. Jantungku berdebar kencang dan berbagai perasaan seolah bercampur menjadi satu dalam diriku.

MC1: Oooh! Sudah dimulai! Sudah dimulai!

Suara ketukan sepatu hak tinggi terdengar di sepanjang lorong menuju ruang pesta. Yoona melenggang dalam balutan gaun pengantinnya bersama Yi Soo yang sedari tadi menemaninya. Gwae Hyun sudah menunggu mereka di depan pintu ruang pesta.

Yonghwa yang mengajukan diri berperan sebagai pianis kini ganti memainkan mars penikahan. Ketika Gwae Hyun membuka sebelah daun pintu yang semula masih tertutup, Jonghyun mulai menahan napasnya.

MC1,2,3,4: Ooooohh! Yeppeo!

“Wuaaaa!”

Seiring dengan seruan kagum dari para tamu, Yoona muncul dan melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan. Wajah visual SNSD itu nampak terkesima ketika ia memasuki ruangan yang sudah didekorasi sesuai dengan permintaan Jonghyun.

Q: Suamimu merencanakan dan menyiapkan dekorasi itu untukmu karena kau menginginkan pesta outdoor.

Yoona: Jinjja? Ia benar-benar merencanakannya? Aku sama sekali tidak menyangka ia akan menyiapkan semua itu. Aku tidak menyangka ia akan melakukan itu untukku. Ia benar-benar berusaha untuk mengabulkan keinginanku. Aku benar-benar senang dan terharu.

MC3: Aku juga akan merasa terharu jika ada laki-laki yang berusaha mengabulkan keinginanku sampai seperti itu.

Yoona tersenyum lebar yang membuat wajahnya terlihat berseri-seri. Kedua matanya fokus pada Jonghyun yang menunggunya dan kakinya melangkah mantap menghampiri Jonghyun.

Q: Apa yang kau rasakan ketika berjalan menuju altar?

Yoona: (tersenyum) Jantungku berdebar-debar begitu keras. Aku hanya melihat Jonghyun di ujung sana dan terus berjalan tanpa menoleh. Karena kurasa jika aku menoleh dan melihat eonni-ku maupun member CNBLUE lainnya, aku akan tertawa.

Q: Apa yang kau pikirkan ketika melihat Yoona berjalan menghampirimu?

Jonghyun: Ia sangat cantik (tersenyum). Ah, benarkah ia yang menjadi istriku? Aku merasa sangat beruntung. Semakin ia mendekatiku, semakin aku juga merasa gugup. Tetapi Yoona terlihat lebih santai dan ketika ia sudah ada di hadapanku dan ketika tangannya ada dalam genggamanku, semua perasaan gugup dan cemasku seolah hilang.

Yoona berdiri di depan Jonghyun dan tertawa kecil. Jonghyun ikut tertawa kecil dan mengulurkan tangannya. Yoona menyambutnya dan Jonghyun membawanya naik ke atas panggung kecil yang telah disiapkan.

Yuri, Jessica, Minhyuk, dan Jungshin bertepuk tangan riuh ketika Yoona dan Jonghyun sudah berada di atas panggung. Pasangan itu membungkukkan tubuh mereka ke arah para tamu sebagai bentuk hormat dan rasa terima kasih mereka.

Yonghwa mengambil kertas yang berisi susunan acara. Masih di depan piano, ia kini beralih dari pianis menjadi seorang MC.

“Sekarang, pasangan pengantin kita akan membacakan surat yang mereka tulis untuk pasangannya.” Yonghwa mengumumkan acara mereka.

Yuri dan Jessica memukul-mukul meja mereka dengan penuh semangat ketika Jonghyun dan Yoona masing-masing mengeluarkan kertas yang sudah mereka siapkan.

“Aku tidak pandai melakukan ini,” gumam Jonghyun sambil membuka lipatan kertasnya.

“Aku duluan?” tanya Jonghyun pada Yonghwa yang dibalas dengan anggukan.

Jonghyun menatap Yoona dengan tatapan mengancam. “Jangan tertawa, oke?” ujarnya.

Yoona mengacungkan jempolnya sambil tersenyum tanda setuju.

Jonghyun berdeham kecil sebelum mulai membacakan suratnya. “Yoona-ya, kita pertama kali bertemu empat tahun yang lalu dan kita sudah berteman selama tiga tahun lamanya. Saat itu tidak ada yang menyangka jika hari ini kita akan berdiri bersama di tempat ini. Selama perjalanan kita ke depan nanti, mungkin akan ada banyak hal yang terjadi, baik yang menyenangkan maupun tidak. Tetapi aku berharap, kita bisa melewati dan mengatasinya bersama-sama sebagai seorang sahabat, pasangan suami-istri, dan keluarga. Aku bukan laki-laki yang romantis dan terkesan dingin dan cuek, dan mungkin banyak hal yang tidak bisa kulakukan. Tetapi aku berjanji padamu kalau aku akan berusaha memberikan yang terbaik dan membuatmu menjadi wanita paling bahagia di dunia. Terima kasih karena kau sudah menerimaku sebagai suamimu. Aku merasa bahagia dan beruntung memiliku. Saranghaeyo.”

MC4: Ia mengucapkannya! Ia mengucapkannya!

MC3: Ia bilang kalau ia mencintainya!

Jonghyun: (menutup wajah dengan tangan karena malu) Selama ini aku memiliki prinsip ingin memiliki hubungan dengan seseorang yang akan kunikahi nantinya. Aku ingin ketika aku menikah, kami tetap hidup seperti saat kami sedang berpacaran. Aku menginginkan pasangan yang bisa kujadikan seorang sahabat dimana kami bisa bersenang-senang bersama dan saling terbuka.

Yonghwa dan Minhyuk tersenyum geli melihat wajah Jonghyun yang sudah semerah kepiting rebus sementara Jungshin justru secara terang-terangan tertawa terbahak-bahak. Tetapi dibalik itu mereka cukup terkejut karena seorang Jonghyun yang mereka kenal bisa mengucapkan hal manis seperti itu. Yuri dan Jessica di meja lain saling menatap gemas karena iri.

Sekarang giliran Yoona untuk membacakan suratnya. Ia membaca sekilas tulisannya dan tersenyum geli melihat tulisannya sendiri.

“Jonghyun-ah, hari ini adalah genap 56 hari kita bersama. Selama 56 hari itu, aku banyak melihat sisi lain dari dirimu yang belum pernah kulihat sebelumnya. Dan harus kukatakan kalau aku menyukainya. Terima kasih karena kau selalu ada disampingku, menjagaku, menjadi sahabat dan suami yang baik untukku selama 56 hari ini. Ayo kita terus bersama membangun hubungan yang kuat dan saling memahami selama 56 hari ke depan dan 56 hari ke depannya lagi dan 56 hari seterusnya. Saranghaeyo.” Yoona mengakhiri membaca suratnya dengan senyuman manis diiringi tepuk tangan dari para tamu.

Yoona: Hmmm. Aku hanya mencari satu hal dari seorang laki-laki. Aku menginginkan laki-laki yang bisa menerimaku dan memahamiku apa adanya. Jonghyun—ia bisa menerimaku dengan baik. Mungkin karena kami sudah berteman sebelumnya, jadi kami menjalani hubungan ini juga seperti seorang teman bagi yang lain. Tetapi aku benar-benar berterima kasih padanya untuk itu. Ia selalu menjagaku dan walaupun ia tidak mengatakannya, aku tahu ia selalu berusaha melakukan yang terbaik untukku.

MC3: Kurasa suatu hubungan dimana kita bisa menjadi seorang teman bagi satu sama lain memang baik dan menyenangkan.

“Jonghyun-ah,” panggil Yonghwa.

Waeyo, hyung?” tanya Jonghyun.

“Apakah kau yang menyusun acara ini?” tanya Yonghwa sambil mengacungkan kertas yang berisi susunan acara.

Ani. Bukan aku yang menyusunnya. Memangnya kenapa?” Jonghun balas bertanya.

“Karena acara selanjutnya dan selanjutnya lagi dan sampai selesai adalah makan,” sahut Yonghwa sambil membaca ulang kertas ditangannya dengan mata melotot.

Jonghyun dan Yoona terkekeh geli melihat Yonghwa. Mereka berdua turun dari atas panggung. Jonghyun mengulurkan tangannya dan membantu Yoona turun. Mereka lalu menghampiri tamu-tamu mereka. Sementara mereka beramah-tamah, makanan mulai dihidangkan.

Chukhahaeyo!” seru Minhyuk dan Jungshin sambil bertepuk tangan keras.

“Yoona-ya, Jonghyun-ssi, selamat atas pernikahan kalian!” Yuri dan Jessica turut memberikan ucapan selamat dan memeluk Yoona.

Aigo! Aku tidak menyangka kita akan melepaskan satu hyung kita lagi. Minhyuk-ah, kurasa setelah ini giliranmu,” ujar Jungshin pada Minhyuk.

“Ah, wae? Kenapa aku?” balas Minhyuk sambil memukul lengan Jungshin.

“Katakan padaku, kalau kau mengikuti program seperti ini juga, siapa yang kau inginkan sebagai pasanganmu?” tanya Jungshin.

Seketika wajah Minhyuk memerah mendengar pertanyaan dari Jungshin. Apalagi semua orang sekarang melihatnya dengan raut penasaran menunggu jawabannya.

MC2: Nuguseyo? Minhyuk-ssi, kami disini juga merasa penasaran.

“Sudahlah, katakan saja kau ingin bersama Krystal-ssi!” sambar Jungshin ketika Minhyuk tidak kunjung menjawab.

Ya!”

Pernyataan Jungshin sukses membuat wajah Minhyuk semakin merah karena malu. Entah apa yang ada didalam pikiran lelaki jangkung itu sampai menyebutkan nama Krystal, padahal ada Jessica disana.

MC1,2: Oooh! Krystal-ssi!

MC4: Mereka berpasangan dalam drama kan?

MC3: Aigo! Minhyuk lucu sekali ketika sedang malu seperti itu.

MC1: Bagaimana pendapat Jessica?

Jinjjayo? Minhyuk-ah, benarkah itu? Kau ingin berpasangan dengan adikku?” tanya Jessica.

Minhyuk melambaikan tangannya sambil tersenyum malu dan membuat Jessica semakin ingin menggodanya.

“Ia menyukai Krystal,” timpal Jonghyun santai.

Jonghyun: Minhyukie—ia adalah yang paling tenang di antara kami berempat. Ia lebih banyak menyimpan pikirannya sendiri, jadi kami tidak terlalu banyak tahu tentang siapa yang sedang ia sukai atau ia sedang dekat dengan siapa. Tetapi sejak ia bermain drama dengan Krystal, ia bisa terang-terangan memuji Krystal di depan kami. Uh, haruskan aku merencanakan blind date untuk mereka? (tertawa)

MC1,3: Ya! Ya! Kami akan sangat menunggu blind date mereka!

“Kau ingin berkencan dengan adikku?” tanya Jessica lagi pada Minhyuk. “Well, kalau itu kau, aku akan memberikan ijinku.”

Noona—“ Minhyuk tidak bisa berkata-kata dan membuat yang lain tertawa.

Weirdo Yoona!”

Semua orang menoleh ketika mendengar suara seseorang memanggil Yoona. Mereka melihat seorang laki-laki berjalan masuk sendirian dengan senyuman khasnya.

MC3: Nugu—?

Oppa!” Yoona sedikit mengangkat gaunnya dan berlari ke arah laki-laki yang baru datang itu.

MC2: Omo! Super Junior Kyuhyun!

MC3: Yoona tidak seharusnya berlari menghampirinya seperti itu! Bagaimana dengan Jonghyun?

MC4: Apakah Yoona dekat dengan Kyuhyun?

Q: Apa yang kau pikirkan ketika melihat Yoona berlari menghampiri Kyuhyun?

Jonghyun: Ia berteriak dan langsung berlari ke arahnya. Secepat itu seolah yang ia lakukan adalah refleks. Tidak, aku tidak cemburu (meyakinkan diri sendiri). Tetapi seharusnya ia ingat kalau ia sudah menikah.

MC3: Ia cemburu!

Q: Kenapa kau berlari menghampiri Kyuhyun?

Yoona: Aku berlari? Benarkah? Aku tidak mengingatnya (tertawa). Kyuhyun oppa dan aku sudah berteman dekat sejak kami masih menjadi trainee. Ia adalah oppa terdekatku, jadi mungkin aku hanya terlalu senang karena ia hadir di pernikahanku.

Q: Tidakkah kau berpikir kalau suamimu akan cemburu jika kau menghampiri laki-laki lain seperti itu?

Yoona: Sejujurnya, kurasa aku tidak memikirkannya saat itu. Apakah ia cemburu?

MC2: Tentu saja ia cemburu!

Kyuhyun tertawa lebar ketika melihat Yoona menghampirinya. Ia sudah mengangkat tangannya untuk mengacak rambut Yoona–seperti yang ia lakukan setiap kali bertemu dengannya—tetapi berhenti di tengah jalan karena melihat rambut Yoona yang sudah tertata rapi.

“Kau datang? Kupikir oppa tidak akan datang!” kata Yoona.

“Tentu saja aku datang! Bagaimana mungkin aku tidak datang kalau kalian berdua yang mengundangku,” jawab Kyuhyun.

“Yoona-ya, Jonghyun-ah, chukhaheyo!” ucap Kyuhyun sambil mendekati Jonghyun dan menjabat tangannya.

Gomawo, hyung,” sahut Jonghyun.

“Jonghyun-ah, kuharap kau bisa bertahan dan bersabar menghadapi weirdo yang satu ini,” tambah Kyuhyun.

Ya! Oppa! Apa maksudmu?” gerutu Yoona sambil memukul Kyuhyun.

Q: Apakah kau cemburu melihat kedekatan istrimu dengan salah satu teman dekatmu?

Jonghyun: Aniya. Tidak, aku tidak cemburu. Aku tahu kalau Yoona dan Kyuhyun hyung memang sudah dekat sejak dulu. Mereka sudah berteman selama—tujuh tahun—atau lebih dari itu. Aku baik-baik saja dengan hal itu.

MC4: Sudahlah, katakan saja kalau kau cemburu!

Selagi yang lain menikmati makanan mereka, Yoona dan Kyuhyun terlihat sibuk mengobrol. Jonghyun yang berada di dekat para membernya tidak henti melepaskan pandangannya ke arah mereka berdua.

MC3: Lihat! Ia sebenarnya cemburu! Kalau tidak, untuk apa ia melihat mereka dengan tatapan protektif seperti itu?

“Kyu oppa!” Yuri dan Jessica kompak memanggil Kyuhyun.

Kyuhyun menoleh ke arah mereka. Yuri dan Jessica melambaikan tangannya, menyuruh Kyuhyun untuk mendekat. Kyuhyun meninggalkan Yoona dan menghampiri mereka.

Wae?” tanya Kyuhyun.

“Apa yang kau lakukan dengan istri orang, oppa?” ujar Jessica.

Kyuhyun mengerutkan keningnya bingung. Kedua gadis di hadapannya menggelengkan kepalanya frustasi melihat kelemotan salah satu oppa mereka yang biasanya terkenal dengan ke-evil-annya.

“Apa kau tidak tahu kalau sejak tadi Jonghyun melihatmu dan Yoona terus?” tambah Yuri.

Kyuhyun sontak langsung menoleh ke arah Jonghyun. Tetapi karena Yoona sudah kembali padanya, maka Jonghyun juga sudah berhenti menatap Kyuhyun dan sekarang sedang menikmati makanan bersama dengan Yoona dan membernya.

“Kurasa ia cemburu padamu, oppa. Jadi jangan mendekati istrinya lagi,” kata Jessica sambil terkikik.

MC4: Kyuhyun-ssi, hati-hati pada Jonghyun.

Kyuhyun menganggukkan kepalanya. Setelah berpisah dengan Yuri dan Jessica, ia ganti menghampiri Jonghyun dan menepuk pundaknya.

“Kau cemburu padaku?” tanya Kyuhyun tanpa basa-basi lagi.

MC2: Omo! Kyuhyun-ssi!

MC1: Ia benar-benar tidak mengenal basa-basi

Jonghyun mengerjapkan kedua matanya kaget. Wajahnya terlihat bingung karena mendapat pertanyaan seperti itu dari Kyuhyun.

“Apa maksudmu, hyung?” balas Jonghyun.

“Apakah kau cemburu padaku karena aku mendekati Yoona?” Kyuhyun mengulangi pertanyaannya.

Ani. Aku tahu kalau kalian berdua memang dekat, hyung,” sahut Jonghyun.

“Jadi kau tidak cemburu?” Kyuhyun kembali memastikan.

“Tidak,” ujar Jonghyun mantap. “Tapi jangan terlalu dekat dengannya, apalagi di belakangku.”

MC4: Sudah kukatakan ia cemburu!

MC1,2,3: (tertawa)

“Itu sama saja, bodoh! Itu berarti kau cemburu padaku?” tukas Kyuhyun yang merasa gemas.

“Sama ya?” Jonghyun bertanya santai.

“Haaah! Kau ini!” Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

Ya! Weirdo!” Lagi-lagi Kyuhyun memanggil Yoona.

Yoona berjalan mendekati Kyuhyun dan Jonghyun dengan wajah ditekuk. “Ya! Berhenti memanggilku seperti itu, oppa!” omelnya.

“Ngomong-ngomong, aku sudah melihat deretan foto yang ada di depan.” Kyuhyun mengabaikan omelan Yoona dan menatap kedua dongsaeng-nya itu jahil. “Wah, kalian berani juga ya.”

Jonghyun dan Yoona sama-sama menatap Kyuhyun bingung.

“Foto dengan latar musim dingin itu,” jelas Kyuhyun. “Apa yang kalian lakukan dibawah mistletoe?”

Wajah Yoona dan Jonghyun langsung memerah ketika memahami apa yang dimaksud oleh Kyuhyun.

“Huh! Kau sih hanya melihat fotonya, oppa! Aku melihat saat mereka melakukannya!” seru Yuri.

“Kami juga melihatnya!” Jungshin dan Minhyuk mengangkat tangan.

“Aku tidak hanya melihat fotonya saja kok,” elak Kyuhyun. Ia mengeluarkan senyum evil kebanggannya. “Tetapi aku juga memotretnya. Aku akan menunjukkannya pada Changmin dan Minho!”

Oppa!”

Hyung!”

Tanpa terasa, malam semakin larut dan sudah saatnya mereka mengakhiri acara malam ini. Yoona dan Jonghyun mengganti baju mereka terlebih dulu sebelum kembali bergabung dengan para tamu untuk mengantarkan mereka pulang. Kyuhyun sudah pulang lebih dulu karena ia harus pulang ke rumahnya malam itu.

“Jonghyun-ssi, kami menitipkan Yoona kami padamu ya. Tolong jaga ia baik-baik,” ujar Jessica.

“Walaupun ia jahil dan terkadang suka seenaknya sendiri, tetapi ia sebenarnya orang yang baik,” sambung Yuri.

Ya! Eonni! Kau ini sebenarnya memujiku atau menjelekkanku?” timpal Yoona sambil menekuk bibirnya.

Yuri dan Jessica tertawa. Mereka memeluk Yoona dan berpamitan pulang. Yoona melambaikan tangannya pada mereka.

“Jonghyun-ah, kami juga pulang dulu,” pamit Yonghwa.

Hyung, kau harus menjaga hyungsoo baik-baik,” kata Jungshin.

Araseo,” sahut Jonghyun.

Hyungsoo, kalau Jonghyun hyung membuatmu kesal, katakan saja padaku,” pesan Jungshin.

Ya! Jangan merayu istriku!” gerutu Jonghyun dengan tatapan mengancam pada Jungshin.

MC1: Ini semakin seru saja.

“Kalau begitu kami pulang dulu ya,” ujar Yonghwa pada Yoona.

Ne, oppa. Jangan lupa janjimu untuk main ke rumah kami,” ucap Yoona mengingatkan janji Yonghwa saat mereka berkunjung ke dorm CNBLUE minggu lalu.

“Baiklah. Kapan-kapan kami pasti akan main kesana,” kata Yonghwa. “Annyeong!”

Setelah melepaskan member CNBLUE lainnya, Jonghyun menatap Yoona. “Kita pulang sekarang?” ajaknya.

Kajja! Ayo pulang!” sahut Yoona sambil memeluk lengan Jonghyun.

Mereka berjalan bersama menuju mobil Jonghyun dan pulang ke rumah mereka.

TO BE CONTINUED

PREVIEW EPISODE 9 – HONEYMOON TRIP

Jonghyun dan Yoona sama-sama membaca mission card yang menyuruh mereka untuk pergi bersama ke tempat yang sudah tertulis dalam rangka bulan madu mereka.

“Haruskah kita pergi?” tanya Jonghyun.

“Ugh, rasanya aku benar-benar lelah,” ujar Yoona sambil bersandar di sofa.

“Kita bisa pergi kemudian hanya tidur seharian di penginapan,” usul Jonghyun.

Yoona: Liburan ditengah persiapan comeback kami sepertinya bukan ide yang buruk.

Mereka berdua akhirnya memutuskan untuk pergi. Jonghyun mengemudikan sendiri mobilnya dengan Yoona duduk di sampingnya. Selama perjalanan mereka banyak berbicara mengenai apa yang sudah mereka lakukan dan apa yang ingin atau akan mereka lakukan ke depannya.

Sesampainya di daerah yang menjadi tujuan mereka, hari sudah berubah gelap sehingga Jonghyun langsung membawa mobilnya menuju penginapan. Mereka memutuskan untuk membuat ramyun, tetapi rupanya mereka bahkan tidak bisa membuat ramyun tanpa berdebat.

“Tambahkan lagi airnya!”

“Tidak! Itu terlalu banyak!”

Ya! Jangan memasukkannya seperti itu!”

“Bagaimana kalau kau memasaknya sendiri saja?”

Jonghyun: Kenapa ia tidak mau mendengarkanku?

Yoona: Ia menyebalkan sekali jika sedang bersikap seperti itu.

please leave your comment

Author’s Note:

Sedikit hint tentang HyukStal (Minhyuk-Krystal). Hehehe. Adakah yang suka sama couple ini? Setuju nggak kalau mereka sama-sama jadi guest di episode mendatang (entah kapan). Double date mungkin? xD

Oh ya, aku sangat menerima kalau ada yang mau kasih ide/usul tentang episode-episode mendatang sebaiknya mereka ngapain, karena timeline yang aku buat sebentar lagi habis dan aku belum ada ide lagi buat episode-episode setelahnya. Jadi silakan ya kalo ada yang mau berbagi ide ^^

Satu lagi, DeerBurning shippers, please visit blog baru khusus DeerBurning : DeerBurning Story . Masih baru dan butuh banyak support dari kalian. Kalian bisa kasih saran-saran buat blog itu. Kalo ada yang mau bantu ngelola blognya, just tell me. Yuk kita sama-sama support uri DeerBurning couple 😀

Bonus picture untuk semua pembaca setia seri We Got Married ini ^^

By: Felicia Rena. Do not remove link of this page on the picture.

By: Felicia Rena. Do not remove link of this page on the picture.

Advertisements

24 thoughts on “We Got Married: Episode 8 (The Wedding)

  1. uowwhh….what a coincidence!! the wedding day is my Birthday…Coayoo…
    semakin seru ja…. thanks
    Fighting authornim !!! 😀

  2. Bahaha. Jonghyun bisa juga ya kreatif minta konsep wedding bgini..
    Minhyuk krysta? Setuju laaaahh.. double date? Kykx ide bagus tuh.. seru2..
    Ermhh.
    Ching aku punya ide, tapi agak aneh sih.. hehe
    Jong sama yoon kan sm2 suka anak kecil, gmn kalo konsep wgm digabungs sama hellobaby, trus mrk dikasi mission buat ngadopsi anak gitu..
    Ya gak stiap hari juga mtk bareng anaknya, biar cuma sehari, trus smcm jln2 keluarga d taman hiburan gitu. Hahahaah

  3. chapter ini seru banget
    gimana reaksi Kyuline kalo tahu foto Yoona dan Jonghyun yg dikirim si Kyuhyun ya
    gak sabar baca next chapter….pengen tahu kalo mereka bertengkar seperti apa
    heheheee

  4. ahihihiiii..
    part ini seruuu..
    sampe bingung mw ngomen apa..
    hhh, kyuhyun jailnya ga hilang2 yaa, ga tw reaksi ember kyu-line yg lain ngeliat foto itu..
    buat couple hyukstal, aku ngeshipperin merekaaa..
    setujuuu banget kl mrka guestnya, blind date..
    aaaahhh, ga sbar dh nungguin part selanjutnya..
    fightiiiiiiiiiiiiing..^^

  5. So sweet
    Jonghyun oppa
    Kash kjutan yg indah buat yoona eoni
    Kerenn
    Hahah
    Jonghyun oppa
    Lucu pura” ngga cmburu

    G mna kalau ad satu moment
    Yoona dgn kyu_line
    Pasti seru tu
    Apa lg klau jonghyun lht
    Kdktan yoona eonie dgn anggta kyu line
    Heheeh

  6. jonghyun udah menyiapkan yg yoona mau woaaaa tapi mestinya yoona kasi respon apa gitu atas persiapan jonghyun itu kiss gitu hihihi
    di eps ini lagi2 yg buat greget cemburunya jonghyun sih haha. kapan2 yoona ya yg cemburu.
    setuju bgt itu hyukstal nongol d wgm ini kyaaaaaa. lucu kali tar diledekin mulu ma yoona jonghyun.
    wah honeymoon kyaaaaa masak ramen aja ribut ini. ngebayanginnya udah buat ketawa hihi

    lanjut author ditunggu karya lainnya

  7. as always, suka banget cerita kamu author-nim hahaha
    sebenernya aku udah ngikutin ini wgm dari awal, dan aku selalu baca ff deerburning kamu semua loooh hehe tp maaf banget baru sempet komentar. karena biasanya aku on/baca lewat hp hehe jadi susah login buat komentar *curcol
    anywaaay baca cerita kamu, apalagi yg wgm jongyoon ini beneran gampang untuk dibayangin.. real nya kerasa hahahaha
    ditunggu update-an nya ^_^)v

  8. hahahaha…jonghyun lucu bgt.. aku tidak cemburu,,aku tidak cemburu…tpi ngeliatin kyu oppa trz…
    wah ga sabar liat chapter 9’a…kyk’a berantem lgi nich…

  9. hallo author!! akhirnya bisa membaca kembali ff deerburning author stlah fakum jd readers utk sementara eh pas buka wp ini udh episode 8 aja 😀 utk bbrp episode aku komentarnya sekalian disini ajaya thor hehe
    well aku suka bgt wkt episode wedding photoshot senyum2 mulu bacanya kkk ngebayangin kalo itu bnrn jd kenyataan haha, pkoknya baca ff ini serasa nonton wgm bnrn 😀 ffnya semakin menarik dan seru thor, semakin romantis juga deerburningnya.. aku suka hihi next episode sangat ditunggu thor! :))

  10. Ternyt Jonghyun yg cuek n pendiam bisa juga membuat kejutan yg romantis….. kyupa emang jahil…. gmn ya reaksi chamgmin n minho saat kyupa memperlihatkan foto Deerburning? Ikutkan juga donk changmin n minho di wgm ini… apalg changmin pernah berucap bhw di SME kan Yoona yg tercantik…hehehehe

  11. Ngebayanginnya bikin ga brenti senyum2 sendri 😀
    Konsep wedding partynya sweet bgt XD
    Trnyata jonghyun bisa romantis bgt bgtu hihi
    Pling suka stiap jonghyun cemburu sama kyu krasa bgt feelnya 🙂

  12. lagi…Jonghyun lagi2 bikin hal2 yg ga terduga..menyentuh..konsep ny keqen bnget…unyu..
    Haha benerkan Kyuhyun,cemburu tuh Jonghyun..ga ngaku lg..ckck..
    Ada Hyukstal yah di eps selanjut ny ..eps berapa..ah aku telat bnyak.. Kejar ah..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s