We Got Married: Episode 11 (Today is White Day)

wgmnew

Title: We Got Married [Episode 1] [Episode 2] [Episode 3] [Episode 4] [Episode 5] [Episode 6] [Episode 7] [Episode 8] [Episode 9] [Episode 10]

Author: Felicia Rena

Rating: PG 15+

Genre: Romance, Family, and others

Main Casts: Im Yoon Ah, Lee Jong Hyun

Other Casts: Kim Jung Min as MC1, Park Mi Sun as MC2, Lee Ji Hye as MC3, Danny Ahn as MC4

Disclaimer: I do not own anything except storyline. This story is pure fiction. All casts belongs to God.

Poster by Felicia Rena

Author’s Note: Terima kasih banyak buat semua readers yang sudah menyempatkan waktunya untuk memberikan komen (baik dari awal maupun di chapter sebelum ini). Terima kasih juga buat semua yang masih mendukung seri ini, terutama yang ikut nyumbang ide. Neomu gomawoyo! Aku bakal terus berusaha buat ngelanjutin seri ini. Untuk episode ini mungkin sedikit lebih pendek dari biasanya. Mian, karena minggu ini banyak tugas yang harus diselesaiin, jadi motong waktu buat nulis. Tapi semoga kalian bisa menikmati cerita ini ya 🙂

*Note: Yang berwarna merah adalah komentar dari para MC di studio. Oranye adalah pertanyaan dari PD-nim di sesi interviewPink adalah kata-kata Yoona di sesi interviewBiru adalah Jonghyun di sesi interview.

Hope you’ll enjoy this fanfic ^^

NO PLAGIAT, Please…:)

.

.

.

EPISODE 11 – TODAY IS WHITE DAY

March 14, 2014 – WGM Village

Jonghyun duduk sendirian di sofa rumahnya. Ia terlihat sibuk dengan gitarnya. Jemarinya begitu lincah memetik senar-senar gitar sampai menimbulkan suatu alunan melodi yang indah.

Dugungeoryeo jam mot deuneun bam neol geurineun bam endless night. I bameul saeweo nege deullyeojul nege jeonhaejul sweet my love (My heart pounds on this sleepless night, a night where I draw you out, endless night. All night, I’ll let you hear, I’ll tell you about sweet my love).” Jonghyun menyanyikan lagu terbaru CNBLUE yang merupakan ciptaannya, ‘Sleepless Night’.

MC3: Suaranya sangat bagus.

MC2: Ia menciptakan lagu itu sendiri?

Jonghyun masih bermain-main dengan gitarnya ketika terdengar suara pintu dibuka. Tidak lama kemudian, Yoona muncul dengan wajah yang terlihat lelah. Melihat kedatangan istrinya, Jonghyun berhenti bermain dan menatap Yoona yang menghampirinya lalu merebahkan diri di sampingnya.

“Aku lelah sekali!” erang Yoona sambil memejamkan kedua matanya dan bersandar pada punggung sofa.

Jonghyun menatapnya sambil tersenyum dan kembali melanjutkan bermain gitar. Kali ini ia memainkan melodi ‘Can’t Stop’. Suara petikan gitarnya membuat Yoona membuka matanya dan menatap Jonghyun dengan pandangan aneh.

“Aku lelaah!” ucap Yoona setengah merengek.

Jonghyun menghentikan kegiatannya dan balas menatap Yoona dengan satu alis terangkat. “Lalu?” tanyanya.

“Pijati aku,” pinta Yoona.

“Kenapa aku harus melakukannya?” balas Jonghyun.

“Aish! Tega sekali kau pada istrimu yang lelah setelah seharian bekerja,” cibir Yoona.

Jonghyun terkekeh melihat Yoona yang tampak kesal. “Kalau begitu seharusnya kau dirumah saja,” sahut Jonghyun.

Shireo! Aku tidak mau hanya di rumah saja. Itu membuatku bosan!” ujar Yoona.

“Ya sudah, aku juga tidak mau memijatmu,” kata Jonghyun.

Ya!”

Q: Apa yang kau pikirkan tentang sikap suamimu?

Yoona: Jinjja! Ia benar-benar—aigoo (menghela napas)! Aku masih tidak mengerti jalan pikirannya. Di satu waktu ia bisa terlihat sangat manis dan perhatian, tetapi di lain waktu ia menjadi sangat menyebalkan. Apakah ia memiliki kepribadian ganda?

Q: Kenapa kau menolak permintaan istrimu? Tidakkah kau tahu kalau kau membuatnya kesal?

Jonghyun: Aku tahu (tersenyum geli). Aku sengaja melakukannya. Aku sengaja membuatnya kesal.

MC3: Omo! Omo! Ada apa dengan senyumnya itu? Sepertinya ia sedang merencanakan sesuatu!

MC4: Apakah hari itu hari spesial?

MC1: Kalau ia sampai membuat Yoona-ssi merasa kesal seperti itu, sebaiknya apapun yang ia persiapkan memang istimewa.

Jonghyun menahan senyumnya dan memetik senar gitarnya lagi. Ia berpura-pura tidak melihat Yoona yang menatapnya kesal.

Setelah beberapa saat, Jonghyun melihat kedua tangan Yoona yang terulur padanya. Ia menoleh dan melihat Yoona sedang mengulurkan kedua tangannya. Jonghyun menatapnya dengan kedua alis terangkat bingung. Yoona menepuk-nepukkan tangannya tidak sabar.

Mwo?” tanya Jonghyun.

“Permen,” jawab Yoona. “Mana hadiah white day-ku?”

MC1,2,3,4: Aaaah! White day!

Selain valentine’s day setiap tanggal 14 Februari, di Korea Selatan, setiap tanggal 14 Maret juga diperingati sebagai white day. Jika di hari valentine, seorang perempuan yang akan memberikan cokelat pada laki-laki, maka saat white day, giliran si laki-laki yang akan memberikan cokelat, permen, atau hadiah lain untuk si perempuan sebagai tanda ia membalas perasaannya.

Q: Apa yang kau harapkan dari suamimu sebagai hadiah white day?

Yoona: Hhmmm (berpikir)… Daging? (tertawa). Permen? Cokelat? Aku hanya berharap ia ingat kalau hari ini adalah white day dan menyiapkan hadiah untukku.

Q: Apakah kau menyiapkan sesuatu untuk istrimu sebagai hadiah white day?

Jonghyun: Sudah kukatakan aku tidak merayakan hari-hari seperti itu (tersenyum).

MC2: Aigo! Benarkah ia tidak menyiapkan sesuatu? Tidak barang sebungkus permen-pun?

MC4: Gotjimal! Ia berbohong! Ia pasti berbohong!

MC3: Kurasa juga seperti itu. Ia pasti menyiapkan sesuatu. Lihat saja senyumnya begitu mencurigakan.

MC1: Ia akan berada dalam masalah besar jika tidak menyiapkan apapun.

Q: Benarkah kau tidak menyiapkan apapun?

Jonghyun: (tertawa) Oke, ini rahasia. Aku memang menyiapkan sesuatu.

MC1,3,4: Sudah kuduga!

“Bukankah aku sudah pernah berkata padamu kalau aku tidak merayakan hari-hari seperti itu? Atau aku belum mengatakannya?” ujar Jonghyun cuek.

Yoona menurunkan tangannya dengan kecewa. Ia menatap Jonghyun sebal.

“Ya! Aku membuatkanmu cokelat di hari valentine lalu!” kata Yoona.

“Lalu? Lagipula cokelatku tidak ada bedanya dengan yang kau berikan pada memberku,” balas Jonghyun.

“Tetap saja aku memberimu cokelat!” Yoona menjawab dengan keras kepala.

“Aku kan tidak memintanya. Sudah kukatakan kalau aku tidak pernah merayakan hari-hari spesial seperti itu,” sahut Jonghyun.

“Aiish! Kau ini benar-benar—“

MC1: Apakah mereka akan bertengkar hanya karena setoples permen?

Q: Bagaimana pendapatmu tentang suamimu yang berkata ia tidak menyiapkan apapun?

Yoona: Ia benar-benar tidak menyiapkan apapun? Jinjjayo? Apakah ia benar-benar akan bersikap seperti itu? Aiishh… Aniyeyo, ia hanya bercanda kan? Aku tahu ia pasti hanya bercanda. Haah (menghela napas).

MC2: Tenang saja, Yoona-ssi. Ia memang hanya bercanda.

“Kau menyebalkan sekali!” Yoona melipat kedua tangannya di depan dada dan menatap Jonghyun dengan wajah ditekuk.

Jonghyun mengangkat bahunya acuh tak acuh sambil tetap memainkan melodi dari gitarnya. “Lalu, apa yang kau inginkan?” tanyanya.

“Bagaimana kalau kita berkunjung ke dorm-ku?” usul Yoona.

MWO?” Jonghyun sontak menoleh ke arah Yoona kaget.

Q: Kau ingin membawa suamimu ke dorm-mu?

Yoona: Yah, kita pergi ke dorm CNBLUE di hari valentine lalu. Bukankah seharusnya kali ini  kita pergi ke dorm SNSD? Bukankah begitu (tertawa)?

Waeyo?” Yoona mengernyit bingung melihat Jonghyun yang menatapnya horor seolah ia baru saja mengusulkan sesuatu yang mengerikan.

No! Shireo! Tidak mau!” tolak Jonghyun.

Waeyo?” tanya Yoona lagi.

“Aku—“ Jonghyun menimbang-nimbang jawabannya. “Tidak apa. Hanya saja—tidak mau.”

Yoona menatap bingung Jonghyun yang tiba-tiba terlihat gugup. Ia benar-benar tidak mengerti dengan sikap laki-laki itu.

MC4: Kurasa ia takut untuk bertemu dengan saudara iparnya.

MC1: Kurasa juga seperti itu.

Hoksi—apakah kau takut pada para memberku?” tebak Yoona.

Jonghyun mengatupkan mulutnya rapat-rapat, tidak menjawab pertanyaan Yoona. Ia lebih memilih untuk menyibukkan dirinya memainkan beberapa chord gitar. Sayangnya, Yoona tidak melepasnya begitu saja.

“Benar kan? Kau takut pada para memberku?” Yoona terkekeh geli.

Jonghyun masih menolak untuk menjawab dan membuat Yoona mengambil kesimpulannya sendiri. Gadis itu mulai tertawa terbahak-bahak membayangkan Jonghyun jika bertemu dengan membernya.

MC4: Delapan saudara ipar perempuan (berpikir). Kurasa itu memang perlu dikhawatirkan.

Yoona: Aku justru semakin ingin mempertemukan mereka (tertawa)!

Ya! Berhenti menertawaiku!” Jonghyun mendengus kesal.

Yoona masih tertawa sampai memegangi perutnya yang sakit karena terlalu banyak tertawa. Ia baru mulai menghentikan tawanya ketika Jonghyun menatapnya tajam.

“Bukankah tadi kau berkata kalau kau lelah? Kalau begitu istirahatlah,” ujar Jonghyun setelah Yoona berhenti tertawa.

“Kurasa aku memang akan melakukannya,” kata Yoona sambil beranjak berdiri dan berjalan menuju kamar mereka.

Jonghyun meliriknya sekilas dan tersenyum penuh arti ketika melihat Yoona berjalan menuju kamar.

MC2: Apakah ia meletakkan kejutannya di dalam kamar?

Yoona menekan gagang pintu kamarnya dan mendorongnya terbuka. Jonghyun masih mengawasinya dari belakang.

“Uwaaah!”

Yoona terpekik kaget ketika melihat suasana kamarnya. Di rak yang ada di sudut ruangan tergantung banyak sekali cotton candy berwarna pink dan biru. Selain itu di atas tempat tidur juga terdapat toples berisi permen dan beberapa lolipop yang tersebar di sekitarnya.

Q: Apa yang kau pikirkan ketika melihat isi kamarmu?

Yoona: Aku benar kan? Ia pasti hanya bercanda ketika mengatakan tidak menyiapkan sesuatu untukku (tertawa puas). Ia benar-benar penuh dengan kejutan.

MC3: Ia terlihat senang sekali.

Q: Kau menyiapkan semuanya sendiri?

Jonghyun: Aku berunding dengan memberku dan meminta usul dari mereka, berhubung aku tidak begitu pandai dalam hal seperti ini. Mereka juga memberikan hadiah untuk Yoona sebagai balasan dari cokelat yang di berikannya saat valentine lalu.

“Apakah kau masih marah padaku?”

Jonghyun tiba-tiba sudah muncul di belakang Yoona yang belum beranjak dari ambang pintu karena masih merasa takjub. Melihat itu, Jonghyun mendorong bahu Yoona untuk masuk ke dalam kamar.

Cotton candy itu adalah hadiah dari memberku,” terang Jonghyun sambil menunjuk deretan cotton candy yang tergantung. “Pink untuk SNSD dan Biru untuk CNBLUE.”

“Mereka juga memberikan ini.” Jonghyun ganti menunjuk ke arah kertas-kertas yang di jepit pada tali yang tergantung di kaca meja rias. “Ini adalah ucapan yang mereka tulis untukmu.”

Yoona memandangi kertas-kertas berisi ucapan lengkap dengan tanda tanganya itu . Ia mengambil salah satu kertas kemudian membacanya.

Uri hyungsoo, happy white day. Terima kasih untuk cokelat yang kau berikan saat valentine lalu. Aku memakannya sampai habis dan rasanya benar-benar enak! Bisakah hyungsoo membuatkannya lagi? Kekeke. Hyungsoo jjang! From Jungshin.”

Hyungsoo, cokelat yang kemarin benar-benar enak. Neomu gomawoyo. Happy white day. From Minhyuk.”

“Yoona-ya, gomawo! Apakah Jonghyunie memberimu hadiah white day? Jika tidak, laporkan saja padaku. Aku akan memarahinya! Yah, semoga kau juga menyukai hadiah dari kami. Happy white day. From Yonghwa.”

Senyum terus terukir di wajah Yoona sembari ia membaca ucapan-ucapan dari ‘ipar’-nya itu. Ia lalu mengambil kertas terakhir dengan tanda tangan Jonghyun dan membacanya juga.

Happy white day. Apa kau benar-benar berpikir kalau aku tidak menyiapkan sesuatu? Ha! Kena kau! Sebenarnya, aku tidak percaya kalau aku ingat kapan itu white day. Dan aku lebih tidak percaya lagi karena aku merayakannya! Ini semua karena dirimu, kau tahu? Jadi jangan marah lagi padaku, oke? From Jonghyun.”

Q: Bagaimana kesanmu setelah melihat kejutan yang disiapkan oleh suamimu dan hadiah dari iparmu?

Yoona: Aku benar-benar terharu, terutama ketika membaca ucapan-ucapan yang mereka buat. Tentang para iparku, aku berpikir, ‘ah, mereka memikirkanku. Mereka berpikir tentang diriku.’ Itu membuatku senang. Ini semua benar-benar di luar dugaanku. Aku sama sekali tidak memikirkan tentang hal ini.

Q: Menurutmu, apakah istrimu menyukai apa yang sudah kau persiapkan?

Jonghyun: Tentu saja ia menyukainya (tertawa)! Aku tahu ia pasti akan menyukainya!

Q: Kenapa kau berpikir seperti itu?

Jonghyun: Aku hanya tahu saja (tersenyum).

MC3: Aku juga akan menyukainya jika ada yang melakukan itu untukku. Sayangnya bahkan tidak seorangpun memberiku hadiah white day.

MC4: Apakah kau memberikan cokelat pada seseorang di hari valentine?

MC3: Tidak juga (tertawa).

Pandangan Yoona teralihkan ke toples permen dan lolipop yang tersebar di atas tempat tidur. Kedua matanya tidak berhenti berbinar dan bibirnya tidak berhenti menebar senyum.

“Permen!” Yoona berseru riang seperti anak kecil.

Jonghyun tertawa kecil melihatnya dan menggelengkan kepalanya. Yoona membuka tutup toplesnya dan menuang semua isinya ke atas tempat tidur, berbaur dengan macam-macam lolipop. Tangannya kemudian sibuk memilih-milih berbagai jenis permen yang ada.

Jonghyun: Ia terlihat seperti anak kecil. Wajahnya cerah dan matanya berbinar. Ia tidak berhenti tersenyum dan begitu bersemangat ketika melihat permen-permen itu. Neomu gwiyeowoso. Ia terlihat sangat menggemaskan (tersenyum).

“Apa yang akan kita lakukan dengan permen sebanyak ini?” tanya Yoona saat ia dan Jonghyun sudah kembali duduk di ruang tengah.

Di atas meja di depan mereka tersebar macam-macam permen hadiah dari Jonghyun. Yoona sudah memakan beberapa di antaranya dan sekarang ia sedang mengunyah permen karet, begitu pula dengan Jonghyun.

Jonghyun mengangkat bahunya. “Entahlah. Kau bisa membagikannya pada para membermu juga. Atau kau juga bisa menyimpannya sendiri,” jawabnya.

“Hei,” Yoona menolehkan wajahnya ke arah Jonghyun. “Ada sesuatu yang belum pernah kita lakukan selama ini.”

Kedua alis Jonghyun bertaut. “Mwo?” tanyanya penasaran.

Selca!” seru Yoona sambil mengeluarkan ponselnya. “Kita belum pernah mengambil selca bersama!”

MC2,3: Aaah, benar juga! Mereka belum pernah selca berdua.

Kajja! Ayo kita mengambil selca!” Yoona mulai merajuk lagi.

Araseo. Araseo.” Jonghyun menganggukkan kepalanya.

Yoona memposisikan kamera ponselnya menggunakan kamera depan. Refleks, Jonghyun mendekatkan diri ke arah Yoona supaya wajah mereka berdua bisa terlihat di layar.

Hana, dul, set!”

Setelah menghitung sampai tiga, Yoona menekan tombol untuk mengambil gambar mereka. Ia lalu mengecek hasilnya dan tersenyum puas.

By Felicia Rena. Do not remove the logo!

By Felicia Rena. Do not remove the logo!

MC1,2,3,4: Aaaah! Bagus sekali!

MC2: Mereka sangat cantik dan tampan.

Joa! Joa! Joahaeyo! Aku menyukainya!” Yoona berseru senang sambil menunjukkan hasilnya pada Jonghyun.

“Aku akan mengirimkannya pada eonnideul-ku,” ujar Yoona sambil mengotak-atik ponselnya.

“Untuk apa?” tanya Jonghyun.

“Untuk membuat mereka iri,” sahut Yoona sambil tertawa.

MC1,2,3,4: Aigooo!

Eonni, aku mendapatkan hadiah white day! Apa yang kalian lakukan di dorm hari ini? Kekeke!”

TO BE CONTINUED

PREVIEW EPISODE 12 – HOUSEWARMING PARTY I

Jigeumeun SNSD!”

Kali ini rumah pasangan Yoona dan Jonghyun diramaikan dengan kedatangan empat member SNSD, Taeyeon, Hyoyeon, Sooyoung, dan Seohyun. Yoona menyambut saudari-saudarinya itu dengan senyum cerah. Sementara itu Jonghyun tidak bisa menyembunyikan kecanggungannya.

“Jjong seobang!”

Jonghyun tersenyum kikuk menanggapi ucapan-ucapan dari ‘kakak dan adik ipar’-nya. Sesekali ia hanya membalas dengan senyum canggung atau tertawa kecil. Ia terlihat seperti orang bingung dan terus membuntuti Yoona kemanapun gadis itu pergi. Tingkahnya yang seperti anak kecil itu membuat para member SNSD yang melihatnya meledak tertawa dan semakin bersemangat untuk menggoda Jonghyun.

“Jonghyun-ssi, kenapa kau terus-terusan mengikuti Yoona?”

“Kemarilah, kami tidak akan menggigitmu!”

“Jonghyun-ssi!”

Yoona: Ia benar-benar terlihat salah tingkah di hadapan memberku (tertawa). Ia pasti masih merasa canggung dengan mereka.

Jonghyun: Jinjjayo! Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, apa yang harus kukatakan. Apakah mereka akan menyukaiku? Haaah (menghela napas)! Ini semua benar-benar membuatku gila!

.

Please leave your comment

Masih menerima kritik dan saran maupun sumbangan ide untuk episode-episode berikutnya ^^

Advertisements

21 thoughts on “We Got Married: Episode 11 (Today is White Day)

  1. kyaaaaaaaa abang jonggg mantaaap
    berhasil buat uri yoona bahagia.
    itu lucu bgt bayangin adegan merajuknya yoona.
    makin sukaaaaa.
    dan itu buat next eps lucuuuu bgt jjong kikuk dpn iparnya.
    ditunggu next eps 😉

  2. wow…. selcanya cute >_<
    iya sih short update tapi teteo aku suka xD
    nanti cuma snsd aja yg dateng, cnblue ngga?
    ditunggu next chapternyaaaaa xD

  3. So sweet bgt jonghyun :* melt dibuatnya, yoona jga kliatan seneng bgt 😀
    Pasti itu hadiah white day trindah yoona XD
    Jongyoon couple pling sweet saat mereka ngerjain satu sama lain XD
    Jd inget yongseo couple pas kdtengan iparnya di snsd yonghwa lucu bgt XD
    Next ada seo kan? Dtgin yong jga dong hehe
    Ditunggu part brikutnya 😀

  4. ngebayangin jonghyun yg kaku ketemu sm member snsd yg saangat periang ~lucu nih kayaknya kkk jd inget sm wgm yongseo 😀 next episode lebih romantis dan lebih lucu lg ya thor^^

  5. Semoga ff ini blm tamat pas jongyoon ultah yaa.. trus ada moment ngerayain ultah bareng pas tanggal 30.. ultah jonghyun dirayain skalian sama ultah yoona gitu.. bahaha.. dan mereka ada special stage gitar solo jonghyun dan musik cnblue buat musik dancenya yoona Bareng soshi sister..cnsd special stage..
    Hwaiting neee

  6. permen ny masih bnyak kan…bagi sini Yoong..
    Abang Jonghyun nih,bener2 makin hari makin romantis aja..walau sedikit aneh,kaku,cuek,kekeke..tapi it yang bikin aku makin gregetan,gemes..
    Dan aaah.. Ga sabar nunggu chap 12 ny..dari preview ny kaya ny saya bakal di buat ngakak nih sama kelakuan Jonghyun..Yoong,bantu suami mu nanti ya buat ngadepin 8 saudara mu.,wah I can’t wait..FIGHTING Rena!

  7. Haii author~ Perkenalkan new reader’s here ^^
    Suka banget ma storiesnya, kerinduan sama deerburning jadi terbanyar deh. walaupun… TTTT *yasudahlah*
    Karakternya oke, bisa langsung ngebayangin Abang Jjong sama Yoonanya yg kadang2 lovey dobey kadang2 berantem. Jjang deh author. ^^

    Tapi saya termasuk kebiasaan baca FF JongYoon di AFF yg YongSeonya ceritanya udah sama2 dan lovey dovey. Jadi pas baca part mreka disini jadi aga canggung krna dsini mrka kaya biasa2 aja. hehehe.. tapi not complaining thor, gimanapun ini JongYoon FF dan saya mengerti. Tp boleh kan request ys momentnya kadang2. =) *dilempar*

    Aduuhh.. new reader tapi ngocehnya kepanjangan. Miiann thor… Ditunggu lanjutan WGMnya sama ur another great stories :’)

    Regards; with love
    -yoochan-

    • haloo.. welcome disini yaa ^^ semoga betah dan suka sama cerita2 yg ada.. hehe 😀
      author juga suka kok sama yongseo.. kalo ada kesempatan pasti deh dikasih moment2nya.. haha 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s