We Got Married: Episode 12 (HouseWarming Party I)

wgmnew

Title: We Got Married [Episode 1] [Episode 2] [Episode 3] [Episode 4] [Episode 5] [Episode 6] [Episode 7] [Episode 8] [Episode 9] [Episode 10] [Episode 11]

Author: Felicia Rena

Rating: PG 15+

Genre: Romance, Family, and others

Main Casts: Im Yoon Ah, Lee Jong Hyun

Guest Stars: SNSD Taeyeon, Hyoyeon, Sooyoung, Seohyun

Other Casts: Kim Jung Min as MC1, Park Mi Sun as MC2, Lee Ji Hye as MC3, Danny Ahn as MC4

Disclaimer: I do not own anything except storyline. This story is pure fiction. All casts belongs to God.

Poster by Felicia Rena

Author’s Note: Haloo, jeongmal mianhaeyo karna FF ini telat update tiga hari dari jadwal biasanya. Kemarin aku lagi sakit dan jadi nggak bisa update FF ini :’) Well, nggak mau banyak omong lagi, langsung aja baca ya. Semoga nggak mengecewakan 🙂 *bow* Btw, minggu ini FF ini akan kembali update hari Sabtu.

*Note: Yang berwarna merah adalah komentar dari para MC di studio. Oranye adalah pertanyaan dari PD-nim di sesi interviewPink adalah Yoona di sesi interviewBiru adalah Jonghyun di sesi interview.

Hope you’ll enjoy this fanfic ^^

NO PLAGIAT, Please…:)

.

.

.

EPISODE 12 – HOUSEWARMING PARTY I

March 15, 2014 – WGM Village

Yoona dan Jonghyun duduk berhadapan di sofa. Jonghyun sibuk dengan gitarnya sementara Yoona hanya memandangi Jonghyun yang memainkan beberapa lagu.

MC2: Aku penasaran apa yang akan mereka lakukan hari ini.

TING TONG!

Suara bel menginterupsi kegiatan pasangan ini. Mereka berdua menoleh ke arah pintu, kemudian saling berpandangan. Yoona lalu berdiri dan berjalan menuju pintu.

Jonghyun masih memetik gitarnya tanpa melepaskan pandangannya pada Yoona sampai gadis itu kembali dengan sebuah amplop merah berpita di tangannya.

MC3: Oh! Mission card!

“Datang lagi?” tanya Jonghyun.

Yoona mengangguk sambil duduk di sebelah Jonghyun. “Sudah lama kita tidak mendapatkannya sejak mereka menyuruh kita untuk berbulan madu,” ujar Yoona.

Jonghyun meletakkan gitarnya dan mencondongkan tubuhnya mendekat ke arah Yoona yang sudah membuka amplopnya. Mereka berdua membaca mission card itu bersama-sama.

“Hari ini kalian akan mengadakan housewarming party.” Yoona dan Jonghyun membaca kalimat yang tertera dalam kartu putih itu keras-keras.

MC1,2,3,4: Housewarming party!

Housewarming party?” Yoona dan Jonghyun saling berpandangan kaget.

“Kalian bisa mengundang teman atau saudara kalian.” Yoona melanjutkan membaca baris berikutnya.

MC3: Siapa yang akan mereka undang ya?

Q: Apakah kalian sudah siap untuk mengadakan housewarming party?

Yoona: (tertawa) Apakah kalian akan menarik kembali misi itu jika kami belum siap? Kurasa cukup menyenangkan juga untuk mengadakan housewarming party. Ketika kau menikah dan mempunyai rumah sendiri, kau pastinya ingin mengundang teman-temanmu untuk berbagi kan?

Jonghyun: Yoona terlihat bersemangat dengan rencana itu, jadi aku akan mengikutinya.

Q: Siapa yang akan kalian undang?

Yoona: Memberku. Aku akan mengundang mereka. Mereka harus melihat kehidupan baruku (tertawa).

Jonghyun: Yang terlintas dalam pikiranku adalah memberku. Kurasa Yoona juga berpikiran sama denganku.

“Siapa yang akan kita undang?” tanya Jonghyun.

“Aku ingin mengundang memberku,” jawab Yoona cepat.

“Membermu, eoh?” Jonghyun tersenyum ragu.

Waeyo? Kenapa ekspresimu seperti itu?” Yoona menautkan alisnya bingung melihat perubahan ekspresi Jonghyun.

Aniyo. Tidak apa-apa. Baiklah, kita akan mengundang membermu,” sahut Jonghyun.

Jonghyun: Sejujurnya, aku merasa gugup. Aku tidak tahu mengapa, tetapi aku merasa belum siap untuk bertemu dengan SNSD cheo hyung dan cheo je.

“Kita juga harus mengundang member CNBLUE!” seru Yoona.

Jonghyun menganggukkan kepalanya setuju. Mungkin kehadiran para membernya sendiri bisa membantunya mengatasi kegugupan bertemu dengan saudari-saudari iparnya. Atau mungkin bisa saja yang terjadi justru sebaliknya. Membernya akan bersekongkol dengan saudari iparnya untuk menggodanya habis-habisan. Pikiran yang terakhir itu membuat Jonghyun hampir saja membatalkan niatnya untuk mengundang membernya.

“Aku akan mencoba menghubungi memberku,” ujar Yoona sambil mengeluarkan ponselnya dan memainkan jemarinya di atas layar datar itu.

Terdengar bunyi sambungan dari ponsel Yoona yang sengaja di loudspeaker. Tidak lama kemudian, suara seorang wanita terdengar menjawab panggilan Yoona.

MC4: Oh, nuguseyo? Siapa yang diteleponnya?

Yeoboseyo?”

Yeoboseyo! Eonni!”

“Oh, Yoona-ya!”

MC3: Suara ini—sepertinya aku tidak asing dengan suara ini.

MC2: SNSD Taeyeon!

MC1,3,4: Aaaah!

“Yoona-ya, ada apa kau meneleponku?” tanya Taeyeon. “Bukankah kau sedang bersama Jonghyun sekarang?”

Ne, aku sedang bersamanya sekarang, eonni,“ Yoona menoleh ke arah Jonghyun. “Kami akan mengadakan housewarming party hari ini dan aku berharap para member bisa datang. Apakah kalian bisa datang?”

Housewarming party? Jinjjayo? Benarkah?” Taeyeon memastikan kembali.

Ne,” Yoona mengangguk mengiyakan walaupun tahu Taeyeon tidak bisa melihatnya. “Eonni, kau bisa datang kan?”

“Hhmm… Kebetulan aku sendiri juga sedang tidak ada jadwal, jadi aku bisa datang. Untuk member yang lain, biar kutanyakan dulu pada mereka, eoh,” ujar Taeyeon.

Ne, araseo! Gomawo, eonni! Saranghae!” balas Yoona.

Ne! Saranghae!”

Yoona memutus sambungan teleponnya dengan Taeyeon. Ia melihat Jonghyun yang menatapnya gamang.

“Giliranmu,” kata Yoona.

Jonghyun seperti baru tersadar dan kebingungan mencari ponselnya, “Ah—ye—“

MC2: Jonghyun-ssi tidak bisa menyembunyikan rasa gugupnya (tertawa geli).

Setelah menemukan ponselnya, Jonghyun segera menghubungi membernya. Selang beberapa saat, terdengar suara seorang pria.

Yeoboseyo?”

Hyung! Ini aku, Jonghyun,” sahut Jonghyun setelah Yonghwa menerima panggilannya.

“Eoh, aku tahu. Ada apa?” balas Yonghwa.

“Aku dan Yoona akan mengadakan housewarming party di rumah kami. Apakah kau dan para dongsaeng bisa datang?” tanya Jonghyun.

“Hari ini—hhmm—“ Yonghwa seperti berpikir.

“Yonghwa oppa!” Yoona memanggil Yonghwa.

“Eoh, Yoona-ya?” Yonghwa terdengar sedikit kaget mendengar suara Yoona.

Oppa, kau harus datang! Kau sudah berjanji akan datang berkunjung ke rumah kami!” Yoona mengingatkan.

“Ah, ne, ne. Araseo. Baiklah, aku pasti akan datang, oke? Aku juga akan membawa Minhyuk dan Jungshin,” jawab Yonghwa akhirnya.

Ne. Gomawo, hyung,” ucap Jonghyun.

Gomawoyo, oppa! Kami menunggu kalian!” tambah Yoona.

Ne, araseo,” ujar Yonghwa sebelum sambungan telepon berakhir.

“Apa yang harus kita lakukan sekarang?” tanya Yoona pada Jonghyun.

“Aku belum pernah melakukan ataupun datang ke acara housewarming party sebelumnya,” sahut Jonghyun sambil mengangkat bahunya.

“Kurasa sebaiknya kita pergi berbelanja untuk membeli beberapa makanan. Kita tidak memiliki apapun untuk dimakan disini,” Yoona memberikan usul.

“Ide bagus.” Jonghyun mengiyakan. “Kalau begitu kurasa sebaiknya kita pergi berbelanja sekarang. Bagaimana?”

“Setuju! Kajja! Ayo kita pergi berbelanja!”

Beberapa saat kemudian, Yoona dan Jonghyun sudah berada di dalam mobil, siap untuk pergi berbelanja. Mereka berhenti di sebuah swalayan yang terletak di dekat rumah mereka.

“Apa yang harus kita beli?” tanya Jonghyun setelah mereka turun dari mobil.

“Mari kita lihat,” gumam Yoona sambil berjalan masuk.

Mereka mengitari beberapa bagian dalam swalayan dan serentak berhenti ketika melihat stand-stand makanan yang memberikan sampel. Mereka lalu bergerak mendekati stand terdekat yang memberikan sampel makanan.

MC3: Ekspresi mereka langsung berubah ketika melihat makanan (menggelengkan kepala)

MC2: Tepat seperti yang kita bayangkan akan terjadi pada shikshin couple kita ini

Annyeonghaseyo!” Yoona menyapa bibi penjaga stand.

“Oh! Annyeonghaseyo!” Bibi itu menyambut mereka ramah.

“Apa yang bibi jual?” tanya Yoona sementara Jonghyun hanya fokus menatap daging yang berada di atas panggangan.

“Daging. Kami menjual yang terbaik. Ini, cobalah!” Bibi itu memberikan sampel daging yang sudah matang pada Yoona dan Jonghyun.

Yoona menerima piring kertas dari bibi itu dan menusuk salah satu potongan daging dengan tusuk gigi lalu menyuapkannya pada Jonghyun sebelum memakannya sendiri.

“Hmm! Mashita!”

“Enak kan? Kalian bisa membuat berbagai macam olahan dengan daging ini,” promosi si bibi.

Ya! Bagaimana kalau kita mengadakan barbeque party?” usul Yoona.

“Setuju!” Jonghyun mengiyakan cepat.

“Bibi, kami mau membeli dagingnya!” seru Yoona.

Yoona dan bibi itu sibuk bertransaksi. Di sebelah Yoona, Jonghyun masih menatap daging-daging yang berada di atas panggangan dan sesekali melirik ke arah stand makanan lainnya.

“Apakah kalian pengantin baru?” tanya bibi itu.

Jonghyun akhirnya mengalihkan pandangannya dan menatap bibi penjaga stand itu.

Ne, kami adalah pengantin baru,” sahut Yoona dan Jonghyun.

“Kalian cocok sekali!” puji bibi itu.

“Ah, gomapseumnida!” Yoona dan Jonghyun membungkukkan tubuh mereka.

“Kalau begitu, ambillah ini!” Bibi itu menambahkan beberapa potong daging ke dalam kantong belanjaan Yoona.

Gamsahamnida!”

Beralih dari stand makanan, Yoona berjalan untuk mencari sayuran yang akan dimasak untuk barbeque party nanti. Jonghyun mendorong troli di belakang Yoona sambil sesekali menoleh ke sekitarnya.

Selesai dengan sayuran, Yoona berganti ke rak buah-buahan. Ia mengambil beberapa macam buah dengan persetujuan Jonghyun.

Setelah merasa cukup dengan belanjaan mereka, akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke rumah. Sesampainya mereka di rumah, Jonghyun meletakkan belanjaan di atas meja dapur dan mengeluarkan isinya. Ia mengambil buah-buahan yang mereka beli dan mencucinya sementara Yoona menyiapkan piring dan mengambil pisau.

Yoona mengambil buah-buahan yang sudah dicuci oleh Jonghyun dan memotongnya kecil-kecil. Jonghyun yang sudah selesai mencuci kini mengawasi Yoona dengan was-was.

“Hati-hati,” gumamnya sambil memperhatikan tangan Yoona yang sedang memegang pisau dan memotong strawberry.

Gwaenchana. Jangan khawatir. Aku sudah sering melakukannya,” sahut Yoona.

Walaupun Yoona berkata seperti itu, Jonghyun tetap tidak bergerak dari tempatnya dan terus mengawasi Yoona.

MC4: Ia bilang tidak apa-apa. Kenapa kau masih berdiri saja disitu?

MC3: Tentu saja karena ia merasa khawatir!

TING TONG!

Yoona dan Jonghyun sontak menghentikan kegiatan mereka dan menoleh ke arah pintu begitu mendengar bunyi bel. Yoona lalu berjalan ke arah pintu diikuti oleh Jonghyun di belakangnya.

Jigeumeun SNSD!”

Seruan itu terdengar begitu Yoona membuka pintu rumahnya. Di hadapan mereka sekarang berdiri empat member SNSD, Taeyeon, Hyoyeon, Sooyoung, dan Seohyun. Yoona tersenyum lebar melihat saudari-saudarinya itu.

Eonnideul, Seohyun-ah, kalian datang!” Yoona berseru riang.

 “Jjong seobang!” Alih-alih menanggapi Yoona, para member SNSD itu justru menyapa Jonghyun.

Jonghyun tersenyum kikuk menanggapi sapaan dari ‘kakak dan adik ipar’-nya itu. Ia membungkukkan tubuhnya sekilas sambil menggumamkan, “Annyeonghaseyo.”

“Ayo masuk!”

Yoona membuka pintu rumahnya lebar-lebar dan memberi jalan untuk para membernya supaya bisa masuk ke dalam. Taeyeon masuk pertama, diikuti oleh para dongsaeng-nya sesuai urutan.

“Ooh! Rumah kalian bagus sekali!” komentar Taeyeon yang disetujui oleh membernya yang lain.

“Oooohh!” Teriakan empat gadis itu semakin keras ketika melihat foto-foto pre-wedding Yoona dan Jonghyun yang kini terpajang di dinding.

Daebak!” seru Hyoyeon dan Sooyoung.

MC1: Mereka ramai sekali.

Q: Bagaimana kesanmu ketika bertemu dengan saudari iparmu untuk pertama kalinya?

Jonghyun: Mereka sangat ramai. Di dorm kami hanya ada empat orang laki-laki dan kami hanya berbicara seperlunya, kadang-kadang kami juga bercanda. Aku berpikir, ah, seperti inikah jika wanita berkumpul dalam sebuah ruangan?

Yoona tersenyum malu melihat tingkah para membernya. Jonghyun menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal, bingung harus bersikap seperti apa.

Mereka tidak duduk di atas sofa melainkan di karpet karena jumlah mereka terlalu banyak untuk duduk di sofa. Empat member SNSD itu sudah duduk, tetapi Yoona dan Jonghyun masih berdiri. Yoona lalu pergi ke dapur untuk menyelesaikan pekerjaannya memotong buah. Jonghyun bergerak mengikutinya di belakang.

Hyoyeon melihat Jonghyun yang membuntuti Yoona dan segera mencolek membernya yang lain. Ia lalu menunjuk ke arah Jonghyun sambil berbisik-bisik geli dengan Sooyoung.

“Jonghyun-ssi, kemarilah! Temani kami disini,” panggil Hyoyeon yang berusaha untuk menahan tawanya.

Jonghyun terlihat bingung dan ragu untuk melangkah mendekati mereka. Ia masih melirik sekilas ke arah Yoona yang sibuk memotong beberapa buah yang belum dipotong. Akhirnya ia mendekati para saudari ipar-nya itu dengan langkah pelan.

“Duduklah disini.” Taeyeon menepuk tempat kosong di sebelahnya.

Jonghyun menurutinya dan duduk di sebelah Taeyeon. Gerak-geriknya yang terlihat canggung membuat mereka tersenyum geli.

Yoona keluar dari dapur sambil membawa piring-piring berisi buah yang sudah selesai dipotong. Melihat itu, Jonghyun langsung melompat berdiri dan mendekati Yoona. Ia lalu mengambil alih piring-piring di tangan Yoona.

“Biar aku saja,” gumam Jonghyun.

Yoona duduk di sebelah Taeyeon sementara Jonghyun meletakkan piring di atas meja yang ada di depan mereka semua. Setelah itu, Jonghyun duduk di sebelah Yoona.

MC1: Ia terlihat lebih santai ketika Yoona ada di sampingnya.

“Waaa! Mari makan!”

Beberapa saat kemudian, semuanya sibuk menusuk potongan buah dengan garpu di tangan masing-masing. Tidak ada yang berbicara kecuali Taeyeon, Hyoyeon, dan Sooyoung yang berbisik-bisik sambil melirik ke arah Yoona dan Jonghyun.

Baik Yoona maupun Jonghyun tidak ada yang menyadari jika mereka sedang dijadikan objek bisikan. Mereka tampak asik memakan buah yang tersedia di depan mereka.

“Yoona-ya,” panggil Hyoyeon.

Waeyo?” Yoona menoleh ke arah Hyoyeon dengan mulut penuh strawberry.

“Kenapa kalian makan sendiri-sendiri? Bukannya seharusnya kau menyuapi suamimu?” ujar Hyoyeon.

Disampingnya, Taeyeon dan Sooyoung terkekeh geli sementara Seohyun menggelengkan kepalanya melihat kejahilan eonni-nya.

“Kami punya garpu sendiri-sendiri,” balas Yoona sambil mengangkat garpu di tangannya, begitu pula dengan Jonghyun.

Yoona: Aku tahu apa yang mereka rencanakan. Aku tidak akan semudah itu memberikannya pada mereka. Haha (tertawa).

Aigo, kalian ini—“ Taeyeon menggelengkan kepalanya. “bersikaplah lebih seperti pengantin baru.”

“Kami melakukannya! Apakah eonni tidak menonton broadcast sebelumnya?” elak Yoona.

“Kami ingin melihatnya langsung,” tukas Soyoung. “Yuri, Tiffany, dan Jessica sudah melihatnya langsung. Kami juga ingin!”

“Aku hanya tidak ingin membuat kalian iri,” balas Yoona dengan mata yang berkilat jahil.

MC3: Itu benar! Kalian pasti akan iri pada mereka nantinya.

Araseo. Araseo. Mungkin kau memang benar,” ucap Taeyeon akhirnya.

Giliran Yoona yang terkekeh geli. Ia lalu bangkit berdiri dan berjalan menuju dapur, bermaksud untuk mengambilkan minuman untuk mereka semua. Otomatis, Jonghyun ikut berdiri dan mengikuti Yoona. Empat member SNSD lain yang melihat itu meledak dengan tawa tanpa suara.

 “Jonghyun-ssi, kenapa kau terus-terusan mengikuti Yoona?” ujar Hyoyeon.

“Kemarilah, kami tidak akan menggigitmu!” tambah Sooyoung.

“Jonghyun-ssi!” panggil Taeyeon.

Jonghyun muncul dengan wajah yang jelas memperlihatkan kegugupannya. Yoona memperhatikan punggung Jonghyun dari belakang dan tertawa geli.

Yoona: Aku memperhatikannya dari belakang. Ia seperti ragu dan takut untuk mendekati mereka. Ia benar-benar terlihat salah tingkah di hadapan memberku (tertawa). Ia pasti masih merasa canggung dengan mereka. Aku tidak menyalakannya, jika mengingat memberku yang jahil dan sangat suka menggoda kami.

Jonghyun: Jinjjayo! Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, apa yang harus kukatakan. Apakah mereka akan menyukaiku? Haaah (menghela napas)! Ini semua benar-benar membuatku gila!

Oppa, kemarilah, duduk bersama kami.” Kali ini giliran Seohyun yang memanggilnya.

Jonghyun akhirnya melangkah kembali ke ruang tengah. Ia lalu duduk di sebelah Seohyun yang memang sudah lebih dulu dikenalnya sehingga ia tidak terlalu merasa gugup, walaupun sebenarnya, Jonghyun adalah member CNBLUE yang paling tidak terlalu dekat dengan Seohyun. Selain itu, ia tahu Seohyun tidak akan ikut menggodanya seperti yang di lakukan oleh member lainnya.

“Eii, kenapa kau duduk di sebelah Seohyun? Bukankah tempatmu tadi disini?” tanya Taeyeon sambil menepuk tempat dimana Jonghyun dan Yoona duduk sebelumnya.

“Itu benar. Jangan mendekati Seohyun. Kau sudah punya Yoona dan Seohyun adalah milik Yonghwa oppa.” Hyoyeon ikut menimpali.

Eonni!” Seohyun terlihat malu.

Jonghyun hanya tersenyum mendengar celotehan para ‘ipar’-nya. Tangannya kembali bergerak untuk menggaruk belakang kepalanya. Seohyun memperhatikan Jonghyun yang terlihat tidak tahu apa yang harus ia lakukan.

Oppa, kenapa kau tidak menyanyikan sebuah lagu saja untuk kami?” Seohyun mencoba mencairkan ketegangan Jonghyun.

“Lagu? Eh—ah—tunggu sebentar—“ Jonghyun mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan, mencari dimana ia tadi meletakkan gitarnya.

Setelah melihat gitarnya, Jonghyun beranjak mengambilnya dan kembali duduk di dekat Seohyun. Ia lalu memainkan beberapa kunci.

“Apa yang harus kunyanyikan?” tanya Jonghyun sambil menatap ke arah para ‘ipar’-nya itu untuk pertama kalinya.

“Apa saja. Mainkan saja apa yang ingin kau mainkan,” jawab Hyoyeon.

Jonghyun mengangguk dan mulai memainkan sebuah intro. Para member SNSD itu mengerutkan kening mereka mendengarkan melodi yang dimainkan oleh Jonghyun. Melodi yang sudah sangat mereka kenal.

“Oh!”

Deo dangdanghage neon Mr. Mr., Mr. Mr.” Jonghyun menyanyikan bagian reff dari lagu terbaru SNSD, “Mr. Mr.”

Nal gaseum ttwige han Mr. Mr. (choegoui namja) Mr. Mr. (geuge baro neo).”

Mereka menyanyikan lagu itu bersama-sama. Hyoyeon bahkan sudah menggerakkan tubuhnya untuk melakukan beberapa gerakan yang bisa dilakukannya sembari duduk.

Tidak lama kemudian, Yoona kembali dengan membawa nampan berisi gelas di tangannya. Suasana kini sudah jauh lebih mencair dibandingkan sebelumnya. Sepertinya gitar menjadi salah satu hal yang bisa membuat Jonghyun lebih santai selain keberadaan Yoona disisinya.

MC4: Kurasa gitar adalah saingan terberat Yoona-ssi.

Setelah Yoona kembali, Jonghyun turut bergeser kembali ke sebelah Yoona. Ia masih membawa gitarnya dan memetiknya pelan.

“Jonghyun-ssi, apakah kau tahu lagu kesukaan Yoona?” tanya Sooyoung.

Jonghyun menatap Sooyoung kemudian berlalih ke Yoona lalu menggelengkan kepalanya.

“Ia sangat menyukai lagu ‘Just the Way You Are’ milik Bruno Mars.” Sooyoung memberitahu Jonghyun diikuti anggukan setuju dari Taeyeon, Hyoyeon, dan Seohyun.

 “Aaaah!” Jonghyun menganggukkan kepalanya. “Aku baru tahu.”

“Kyuhyun oppa dan Changmin oppa selalu menyanyikan lagu itu di konser SMTOWN. Yoona tidak pernah absen untuk menonton mereka di belakang panggung setiap kali mereka menyanyikan lagu itu,” tambah Taeyeon.

Jinjjayo? Benarkah?” tanya Jonghyun pada Yoona. Yoona menggangguk pelan mengiyakan.

“Yoona pernah meminta Kyuhyun oppa dan Changmin oppa untuk menyanyikan lagu itu untuknya,” sambung Hyoyeon.

Aniyeyo! Aniyeyo eonni!” elak Yoona. “Aku tidak pernah meminta seperti itu!”

“Aku bisa menyanyikannya untukmu setiap hari,” celetuk Jonghyun.

Yoona menoleh dan mengerjap ke arah Jonghyun yang menatapnya. Member SNSD lainnya kembali tertawa tanpa suara. Pancingan mereka berhasil.

Jonghyun mulai memetik gitarnya, memainkan intro ‘Just the Way You Are’.

Oh your eyes, your eyes make the stars look like they’re not shining. Your hair, your hair falls perfectly without you trying. You’re so beautiful and I’ll tell you every day.”

Jonghyun menyanyikan lirik ‘Just the Way You Are’ dengan mengganti bagian lirik yang menyebut ‘she/her’ menjadi ‘you’. Yoona dan membernya tampak terhanyut dalam permainan gitar dan suara Jonghyun.

When I see your face, there’s not a thing that I would change. Cause you’re amazing, just the way you are.”

Jonghyun menatap Yoona sekilas dan tersenyum membuat lesung pipinya terlihat jelas. Di sisi lain, Taeyeon, Hyoyeon, dan Sooyoung sudah bertingkah seperti seorang fangirl.

And when you smile, the whole world stops and stares for a while. Cause girl you’re amazing, just the way you are.”

Jonghyun mengakhiri permainannya diiringi tepuk tangan dari Yoona dan Seohyun serta teriakan dari Taeyeon, Hyoyeon, dan Sooyoung.

MC1,2,3,4: (bertepuk tangan)

MC2: Kerja bagus, Jonghyun-ssi!

“Aku iri sekali,” gumam Taeyeon yang dibalas dengan anggukan setuju dari Hyoyeon.

TO BE CONTINUED

PREVIEW EPISODE 13 – HOUSEWARMING PARTY II

TING TONG!

Bel berbunyi membuat pandangan semua orang tertuju pada pintu.

Nuguseyo?”

Jonghyun membuka pintu dengan Yoona berada di belakangnya. Pintu dibuka dan menampakkan tiga orang lelaki di baliknya.

“Oh!”

Annyeonghaseyo!”

Tiga member CNBLUE yang baru datang ini saling bertukar salam dengan para member SNSD yang sudah datang lebih dulu. Kedatangan mereka membuat suasana rumah Yoona dan Jonghyun semakin ramai. Terlebih lagi, bahan godaan mereka kini bukan hanya Yoona dan Jonghyun.

Yonghwa duduk di sebelah Seohyun dan menjadikan mereka sebagai bahan godaan baru. Bahkan Yoona dan Jonghyun-pun ikut mengomentari pendahulu mereka itu.

“Siapa yang lebih romantis di antara Yonghwa-ssi dan Jonghyun-ssi?” Hyoyeon melontarkan pertanyaan jahil.

“Ayo kita adakan kontes!” Sooyoung menimpali dengan bersemangat.

Eonni!” protes Yoona dan Seohyun serentak.

Yonghwa dan Jonghyun saling berpandangan bingung sementara kedua maknae mereka, Minhyuk dan Jungshin sudah tertawa terbahak-bahak.

Jonghyun: Soal romantis, aku jelas kalah dari Yonghwa hyung.

Yoona: Aku tidak berpikir Jonghyun akan menang jika bicara soal romantis melawan Yonghwa oppa. Kurasa mereka memiliki cara mereka masing-masing untuk menjadi romantis dan aku menyukai apapun yang Jonghyun lakukan untukku.

Advertisements

16 thoughts on “We Got Married: Episode 12 (HouseWarming Party I)

  1. aaah, yg kutunggu tiap malming akhirnya muncul juga..
    astagaaaa, kupikir ini ga dilanjutin lagi..
    GWS lenaa..

    ciyee yg didatengin sm ipar2nyaa..
    kyknya episode slnjutnya bklan seru, yongseo bklan jd bahan bully nih sm yg lain, trmsuk sm deerburning ini.. haahahaha..
    jonghyun kl ud ktmu sm gitar, canggungnya ilang tuh.. gitar emg brpengaruh bgt ya sm jonghyun..
    lucu ngebayangin jonghyun yg kikuk sm ipar2nya.. wkwkwk.. SNSD bener2 jail yaa, kl ud gitu anggunnya hilang dh mereka..
    shikshin inii, ngeliat makanan muka berbinar2.. astagaa dasar pasangan tukang makan.. klop lah mereka..

    gasabar nunggu selanjutnya..

  2. Kyaaa~ Finally! Keep refreshing this blog since Saturday night. Thankiess autor ^^

    Awkward Jjong because of sister-in-law is so cute. Lucu si Jjong pa nya. Tapi maklum sih, satu lawan banyak. Apalagi yang di hadepin SNSD yang udah ketahuan hebohnya gimana xDD

    Will be waiting for the next chapter thor, and thank you for YS momentnya juga diselipin ㅋㅋㅋ
    Fighting~!! Get well soon too, thor ^^

  3. aku juga iri..huhu..pengin juga di nyanyi’in…*di tabok Yoona
    Buat Jonghyun..haha kocak bisa salah tingkah gtuh..dan apakah kamu sedikit cemburu waktu Hyoyeon bilang Yoona minta di nyanyiin sama Changmin-Kyuhyun,..kekeke, makin seru nih preview ny,ga sabar minggu depan…
    Fighting Rena..GWS 🙂

  4. Ngga papa thor
    Smga cpt smbuh 😀
    Daebakkkkk
    Kereeennnnn cerita ny
    Lucu lihat tgkh lee jonghyun oppa
    Enak bngt yoona eoni
    D nyayi’n tiap hri
    Buat jonghyun oppa
    Toppppp dahh

  5. huwaaa…mw dong dinyanyiin sama jonghyun…iya klo soal romantis pasti romantisan yonghwa tpi jonghyun punya cara sendiri bwt nunjukkin keromantisan’a dia…

  6. kkk episode ini bikin keinget sm episode wgm yongseo 😀 episode ini bagus thor tp jonghyun sm yoona kurang romantis u.u episode selanjutnya lebih romantis ya thor kan asik ada yongseo juga kkk semangat author!! dan semoga cepat sembuh!!^^

  7. Hahahah jjong kau lucu skali 😀
    Ngabayangin jjong dibully member snsd tuh dpt bgt ekspresinya 😀
    Oke next part ga sabar lnjutnnya 🙂

  8. wahhhh benar saingan terberat Yoona emang gitar… hehehe… lucu juga bila ngebayangin tingkah Jonghyun yang ngikuti Yoona mulu… hahahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s