We Got Married: Episode 14 (Truth or Dare)

wgmnew

 

Title: We Got Married [Episode 1] [Episode 2] [Episode 3] [Episode 4] [Episode 5] [Episode 6] [Episode 7] [Episode 8] [Episode 9] [Episode 10] [Episode 11] [Episode 12] [Episode 13]

Author: Felicia Rena

Rating: PG 15+

Genre: Romance, Family, and others

Main Casts: Im Yoon Ah, Lee Jong Hyun

Guest Stars: Super Junior Kyuhyun, DBSK Changmin, SHINee Minho

Other Casts: Kim Jung Min as MC1, Park Mi Sun as MC2, Lee Ji Hye as MC3, Danny Ahn as MC4

Disclaimer: I do not own anything except storyline. This story is pure fiction. All casts belongs to God.

Poster by Felicia Rena

Author’s Note: Maaf ya karena episode ini baru muncul hari Minggu, soalnya satu minggu kemarin aku lagi UAS jadi susah nemu waktu buat nulis :’) Tapi aku usahain supaya episode ini nggak telat terlalu lama. Maaf juga karena sekarang FF ini jadi sering telat karena aku lagi sibuk sama tugas-tugas kuliah yang harus selesai sebelum akhir semester, jadi bener-bener nyita waktu buat nulis, bahkan aku harus nunda beberapa FF yang seharusnya publish juga :” Well, semoga episode ini lebih baik dari kemarin yaa. Episode kali ini mungkin nggak banyak momen DeerBurning-nya, karna aku pingin lebih menggambarkan kehebohan Kyu-line plus Yoona. Oh ya, selamat menjalani UAN bagi yang kelas 3 SMA. Semoga lancar dan sukses ^^

*Note: Yang berwarna merah adalah komentar dari para MC di studio. Oranye adalah pertanyaan dari PD-nim di sesi interviewPink adalah Yoona di sesi interviewBiru adalah Jonghyun di sesi interview.

Hope you’ll enjoy this fanfic ^^

NO PLAGIAT, please…:)

.

.

.

EPISODE 14 – TRUTH OR DARE

April 05, 2014 – S.M. Building, Cheongdam-dong

Sebuah mobil Mercedes-Benz berwarna putih terlihat terparkir di depan bangunan kantor S.M. Entertainment. Tidak lama kemudian, seorang gadis dengan gaya kasual-nya keluar dari gedung S.M. dan berjalan menuju mobil itu. Ia mengangkat kepalanya sehingga wajah cantiknya yang semula tertutup topi menjadi terlihat jelas.

MC2: Oh, Yoona-ssi!

Yoona masuk ke dalam mobil dimana Jonghyun sudah menunggunya. Di luar sana tentunya banyak fans yang sibuk dengan kamera ponsel maupun tablet mereka, mencoba untuk mengabadikan momen itu.

Hari ini Jonghyun memang sengaja menjemput Yoona yang memiliki urusan di kantor S.M. Kebetulan Jonghyun sendiri juga baru pulang dari kantor agensinya, FNC Entertainment. Kantor agensi mereka berdua memang berada di daerah yang sama, Cheongdam-dong.

“Kau sudah lama menungguku?” tanya Yoona.

“Belum.” Jonghyun menjawab singkat sambil menggelengkan kepalanya.

Jonghyun baru akan melajukan mobilnya ketika ponselnya berbunyi. Ia mengambil ponselnya, melihat nama peneleponnya, kemudian menyeret tombol jawab.

Yeoboseyo?”

“Jonghyun-ah.” Terdengar suara seorang lelaki di seberang sana.

MC3: Oh! Super Junior Kyuhyun!

Ne, hyung? Ada apa?” tanya Jonghyun.

Neo eodiya? Kau ada dimana sekarang?”

“Aku?” Jonghyun melirik Yoona yang balas menatapnya ingin tahu. “Aku berada di depan gedung S.M. Aku baru saja menjemput Yoona.”

“Ah, kalau begitu datanglah ke tempat dimana kita biasa bertemu. Ajak Yoona bersamamu,” ujar Kyuhyun

“Tapi, hyung—“

“Changmin yang memintamu untuk datang.” Kyuhyun menambahkan dengan cepat.

Jonghyun menghela napasnya panjang begitu mendengar Kyuhyun menyebut nama Changmin. Seperti yang pernah Kyuhyun katakan sebelumnya, Kyu-line hanyalah nama, tetapi pemegang kendali sebenarnya adalah Changmin. Jika Changmin sudah berkata sesuatu, maka tidak ada yang berani menolak atau membantahnya.

Araseo. Araseo. Aku mengerti. Aku akan segera kesana, hyung. Tunggu saja,” sahut Jonghyun akhirnya.

MC1: Tentu saja! DBSK Changmin memang yang paling kuat!

“Bagus! Jangan lupa bawa Yoona juga bersamamu, okay? Aku, Changmin, dan Minho sudah menunggu kalian disini,” balas Kyuhyun.

Ne, araseo,” kata Jonghyun sebelum memutuskan sambungan telepon.

Waeyo? Ada apa?” tanya Yoona dengan alis bertaut.

“Kyuhyun hyung.” Jonghyun menjawab sambil melajukan mobilnya. “Sepertinya ia ingin kumpul kyu-line lagi. Ia bilang Changmin hyung menyuruhku untuk datang dan mengajakmu juga.”

Yoona mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti.

MC4: Siapa saja anggota Kyu-line ini?

MC2&3: Super Junior Kyuhyun-ssi, DBSK Changmin-ssi, SHINee Minho-ssi, dan CNBLUE Jonghyun-ssi.

MC1: Jadi selain Jonghyun, semua anggota Kyu-line adalah artis S.M.?

MC3: Ne, majayo. Benar sekali.

Q: Bagaimana kau bergabung dengan Kyu-line?

Jonghyun: (mengangkat bahu) Entahlah, semuanya terjadi begitu saja (tertawa). Saat itu Kyuhyun-ssi mendekatiku dan berkata kalau mulai sekarang aku bergabung dengan line-nya. Hanya begitu saja (tertawa).

Q: Apakah kau mengenal semua anggota Kyu-line?

Yoona: Keuromnyo! Tentu saja! Super Junior Kyuhyun, DBSK Changmin, SHINee Minho. Bagaimana mungkin aku tidak mengenal mereka? Mereka adalah sunbae dan hoobae-ku dan aku cukup dekat dengan mereka.

Jonghyun menghentikan mobilnya di sebuah restaurant, masih di daerah Cheongdam-dong. Ia lalu turun dari mobil disusul oleh Yoona. Mereka berdua masuk ke dalam restaurant dan langsung disambut oleh seorang pelayan yang mengantarkan mereka ke depan sebuah ruangan VIP. Jonghyun mengetuk pintunya dua kali sebelum menekan gagang pintu dan membukanya.

“JongYoon couple 100th days anniversary, chukhaderimnida!”

MC4: Oh! Benarkah? Sudah 100 hari?

MC1,2,3: Chukhaderimnida!

Jonghyun dan Yoona mengerjapkan kedua mata mereka kaget seiring dengan terian dan bunyi letusan kecil, serta potongan-potongan kertas kecil yang berhamburan di depan mereka. Setelah kemeriahan selama beberapa saat itu, akhirnya Jonghyun dan Yoona bisa melihat dengan jelas dalang dari semua keramaian ini.

Kyuhyun berdiri paling dekat dengan mereka dengan cengiran lebar khas-nya. Di sebelah kanan mereka berdiri Minho yang masih memegang terompet kecil dan sesekali meniupnya. Changmin berdiri paling belakang sambil tertawa lebar.

“JongYoon couple 100th days anniversary, chukhaderimnida!” Kyuhyun mengulang ucapan mereka tadi seraya menarik Jonghyun dan Yoona masuk.

“Kalian menyiapkan semua ini?” Yoona menatap Kyuhyun, Changmin, dan Minho satu persatu dengan ekspresi tidak percaya.

Ne, noona. Kami menyiapkan ini semua untuk kalian,” balas Minho.

Jonghyun mengamati sekeliling ruangan takjub. Di belakang Changmin terdapat banner dengan tulisan ‘Happy 100th days anniversary JongYoon couple!’ tertempel di dinding.

“Aaaah! Maja! Hari ini sudah 100 hari!” Yoona menepukkan tangannya. Kedua matanya melebar mengingat hal itu.

MC4: Ia lupa.

MC3: Kurasa mereka berdua lupa.

Kyuhyun, Changmin, dan Minho menatap Yoona. “Kau lupa?” tanya Kyuhyun.

Yoona menganggukkan kepalanya. Ia lalu menoleh ke arah Jonghyun.

“Apakah kau mengingatnya?” tanyanya pada Jonghyun.

“Tidak. Aku juga tidak mengingatnya,” sahut Jonghyun sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.

Kini Kyuhyun, Changmin, dan Minho ganti menoleh ke arah Jonghyun. Mereka lalu serempak menggelengkan kepalanya.

Q: Kalian benar-benar melupakan 100th days kalian?

Yoona: Aku benar-benar melupakannya! Aku tahu 100 hari kami jatuh pada tanggal 5 April, tetapi kurasa aku terlalu sibuk dengan kegiatan comeback-ku sampai aku melupakan tanggal ini.

Jonghyun: (tersenyum) Yah, bukankah aku memang tidak pernah mengingat-ingat hal seperti ini (tertawa)?

MC2: Kurasa mereka terlalu sibuk sampai melupakannya (tertawa).

MC4: Jonghyun-ssi sepertinya memang benar-benar tidak peduli pada hal-hal seperti itu.

Aigo… Berterima kasihlah pada kami yang sudah merayakannya untuk kalian kalau begitu,” ujar Minho.

“Benar sekali! Kalian harus berterima kasih pada kami!” ulang Changmin.

Q: Bagaimana perasaan kalian setelah melihat kejutan yang dipersiapkan oleh Kyu-line?

Yoona: Aku tidak pernah menyangkanya sama sekali. Benar-benar tidak pernah! Aku merasa tersentuh karena mereka menyiapkan semuanya untuk kami. Gomapta Kyuhyun oppa, Changmin oppa, dan juga Minho-ya (tertawa).

Jonghyun: Woah, aku benar-benar terkejut saat itu. Aku tidak bisa berbicara apa-apa. Sejujurnya aku terkejut karena mereka mengingatnya, bahkan disaat aku dan Yoona sendiri melupakannya.

MC2: Kalian beruntung memiliki teman-teman seperti mereka.

Anja! Duduklah!” ujar Changmin yang sudah duduk terlebih dulu di sofa.

Kyuhyun berjalan ke sebelah Changmin dan duduk di sebelahnya. Jonghyun dan Yoona mengikuti duduk di sisi lain Changmin. Sementara itu Minho duduk di sebelah Kyuhyun. Posisi tempat duduk mereka adalah membentuk huruf U mengikuti bentuk sofa. Di atas meja sudah tersedia berbagai makanan yang sudah dipesan oleh Kyuhyun dan Changmin.

Selama beberapa saat, keheningan muncul di antara mereka. Jonghyun dan Yoona saling berpandangan ketika menyadari mereka sedang menjadi pusat perhatian tiga orang lainnya. Senyuman penuh arti sudah melengkung di bibir Changmin.

“Maaf karena aku tidak bisa hadir di pernikahan kalian waktu itu. Mianhae,” Changmin memulai pembicaraan.

Gwaenchanayo, oppa. Kami tahu kau sedang sibuk,” balas Yoona.

Changmin menghela napasnya. “Yah, sebenarnya aku menyesal karena tidak datang. Aku merasa aku melewatkan hal yang menarik setelah melihat foto-foto yang ditunjukkan oleh Kyuhyun padaku,” lanjutnya sambil nyengir jahil.

Minho tertawa terbahak-bahak sementara Kyuhyun mengeluarkan senyuman miring khas-nya sambil mengeluarkan ponselnya. Kyuhyun mengotak-atik ponselnya selama beberapa saat sebelum menunjukkan foto-foto yang dimaksudkan Changmin pada Jonghyun dan Yoona.

MC2&3: Oh! Foto itu!

MC1: Foto pra-wedding mereka!

MC4: Aah, Kyuhyun-ssi memang mengatakan ia mengambil foto mereka bukan?

Ya! Oppa!” Yoona berteriak keras dengan semburat merah muncul di pipinya ketika menyadari foto-foto itu adalah foto pra-wedding-nya. Kyuhyun memang pernah mengatakan ia mengambil foto itu, tetapi Yoona tidak menyangka kalau ia benar-benar melakukannya.

Para anggota Kyu-line—kecuali Jonghyun—itu tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah Yoona dan Jonghyun yang sudah memerah bak kepiting rebus.

“Aish! Kalian menyebalkan sekali!” Yoona menggerutu sebal sambil melemparkan ponsel Kyuhyun pada si empunya. Beruntung Kyuhyun dapat menangkap ponselnya sehingga ponsel malang itu tidak sampai membentur meja, lantai, atau dinding.

“Sudah, sudah. Ayo kita makan saja. Aku sudah lapar.” Minho menengahi.

Geurae! Aku juga sudah lapar!” tambah Jonghyun.

Beberapa menit kemudian mereka habiskan untuk menekuni makanan masing-masing. Berbeda dengan sebelumnya, saat sedang makan, mereka semua tampak hening. Seperti Yoona dan Jonghyun, Changmin juga dikenal sebagai shikshin dalam grup-nya sehingga tidak heran jika ia juga sibuk dengan makanannya sendiri.

“Aaah! Kenyang sekali!” Kyuhyun menepuk perutnya.

“Apa yang akan kita lakukan sekarang?” tanya Minho.

 “Ayo kita bermain,” usul Changmin.

“Truth or dare!” seru Minho cepat.

MC2&3: Truth or dare?

“Truth or dare? Shireo!” tolak Yoona. Ia melipat kedua tangannya di depan dada.

Wae? Bukankah itu permainan yang menyenangkan?” ujar Changmin.

Yoona mengernyitkan keningnya curiga. Baginya, bermain truth or dare dengan Kyuhyun dan Changmin adalah sebuah malapetaka. Kita tidak akan tahu apa saja yang bisa mereka tanyakan atau mereka minta kita lakukan, kan? Lihat saja senyuman yang tertempel di wajah mereka itu!

Yoona: Aku sudah mengenal Kyuhyun oppa dan Changmin oppa dengan baik. Jika mereka sudah bersatu, apa yang tidak bisa mereka lakukan? Mereka adalah troublemaker (menghela napas). Yah, walaupun sebenarnya aku adalah bagian dari mereka. S.M. troublemaker (tersenyum).

“Aku tidak percaya pada kalian,” gerutu Yoona pelan yang hanya bisa didengar oleh Jonghyun yang duduk di sebelahnya. Jonghyun terkekeh kecil mendengar gerutuan Yoona.

“Baiklah, sudah diputuskan kalau begitu,” kata Kyuhyun sambil mengambil sebuah botol wine yang sudah kosong dan meletakkannya dalam posisi tidur di atas meja.

“Yang kalah harus membayar semua ini, setuju?” usul Kyuhyun.

“Tapi ini banyak sekali, hyung,” kata Minho.

“Kalau begitu kita cari dua orang yang kalah,” tambah Yoona.

“Setuju.”

“Siap?”

Kyuhyun memutar botol itu dan membiarkannya berputar selama beberapa saat. Mereka semua menatap botol itu dengan napas tertahan, berharap supaya moncong botol tidak berhenti ke arahnya. Setelah berputar beberapa kali, botol itu akhirnya mulai melambat dan mengarahkan moncongnya ke arah Minho.

“Minho-ya, truth or dare?” seru Kyuhyun girang.

Minho mengerang pelan. “Hmm… truth,” jawabnya setelah berpikir selama beberapa saat.

“Siapa yang lebih mendekati tipe idealmu? SNSD Yuri f(x) Sulli atau f(x) Krystal?” Kyuhyun memulai.

Ya! Hyung, kau mau membuat gosip?” Minho menggertak kesal.

“Jawab saja pertanyaanmu, Choi Minho,” ujar Yoona yang sepertinya tertarik mendengar jawaban Minho.

Minho terlihat berpikir dan menimbang-nimbang jawabannya. Semua yang menatapnya bahkan sudah mulai merasa bosan karena ia tidak kunjung menjawab.

Ya! Cepat jawab!” Changmin mulai menunjukkan ketidaksabarannya.

Araseo. Araseo. Eung—f(x) Krystal,” jawab Minho akhirnya.

“Uh-oh, lihatlah Jonghyun menatapmu!” Kyuhyun terkekeh sambil menunjuk Jonghyun yang terkejut.

Minho segera menoleh ke arah Jonghyun yang terlihat sedikit gugup.

“Ia adalah fan Krystal,” beber Kyuhyun.

Jonghyun hanya mengeluarkan cengirannya karena tidak tahu harus menanggapi seperti apa. Ia juga tidak berani menatap Yoona.

MC2: Oh, Kyuhyun-ssi!!!

Q: Apakah kau mengetahui kalau suamimu adalah fan dari Krystal?

Yoona: Ya, aku mengetahuinya. Aku mengetahuinya saat aku menonton salah satu show dimana ia menjadi bintang tamunya. Ia tidak pernah mengatakannya secara langsung padaku.

MC3: Yoona pasti merasa kecewa.

MC4: Apakah itu buruk?

MC3: Keuromnyo! Tentu saja! Jangan pernah menutupi hal sekecil apapun dari istrimu atau hal kecil itu akan menjadi besar.

“Ayo kita lanjutkan!” Changmin buru-buru menambahkan. Ia lalu kembali memutar botol.

“Aaah! Andwae!” Jonghyun mengeluh keras-keras ketika moncong botol mengarah padanya.

“Jonghyun-ah, truth or dare?” tanya Changmin.

Jonghyun terlihat berpikir keras, menimbang setiap pilihan yang ia miliki. Sesekali ia melirik ke arah Kyuhyun dan Changmin yang sudah tersenyum jahil.

“Hati-hati dengan pilihanmu. Aku mungkin akan menanyakan pertanyaan yang sensitif,” kata Kyuhyun.

Jonghyun: Aku sempat melihat ke arah mereka dan mereka benar-benar menakutkan (menggelengkan kepala). Aku khawatir dengan apa saja yang mungkin mereka ucapkan.

“Dare.” Jonghyun menjawab setelah menghela napas panjang.

Kyuhyun menarik sudut bibirnya membentuk senyuman miring. Aura evil menguar darinya dan membuat Jonghyun sedikit bergidik melihatnya.

Here we go!” gumam Changmin.

“Dance Gee for us!” ucap Kyuhyun.

MWO?”

Jonghyun membelalakkan kedua matanya. Ia sudah menduga permintaan-permintaan semacam ini akan muncul.

Hyung, aku tidak bisa dance!” ujar Jonghyun.

“Yoona bisa membantumu. Kau bisa belajar darinya,” balas Kyuhyun.

Wae? Kenapa aku jadi diikutsertakan?” protes Yoona.

Ya! Sebagai istri yang baik, bantulah suamimu,” timpal Changmin dan membuat Yoona mengerucutkan bibirnya.

Merasa tidak punya pilihan, akhirnya Yoona dan Jonghyun berdiri dari tempat duduknya. Mereka berdua saling bertatapan dan menghela napas pasrah. Yoona akhirnya mulai mengajarkan Jonghyun dance Gee bagian reff. Kyuhyun, Changmin, dan Minho yang menonton mereka berusaha keras untuk tidak tertawa.

MC4: Tidak diragukan lagi, Jonghyun-ssi memang seorang anggota band.

MC2: Ia benar-benar tidak bisa dance (tertawa geli)

Yoona mengajarkan satu persatu poin dari dance Gee pada Jonghyun yang terlihat mencoba untuk mengikutinya dengan gerakannya yang kaku.

“Ho! Ini benar-benar menarik!” kata Kyuhyun sambil mencondongkan tubuhnya ke depan.

Jonghyun berusaha mengingat semua detail yang di ajarkan oleh Yoona, walaupun jelas gerak tubuhnya masih sangat kaku. Yoona dengan sabar membantu Jonghyun dengan menyederhanakan gerakan-gerakan dance-nya sehingga mudah diikuti.

“—ketuk tiga kali seperti ini.” Yoona menunjukkan gerakan knock knock yang menjadi salah satu ciri khas Gee.

“—buat huruf ‘g’ menggunakan telunjukmu seperti ini.” Yoona menggerakkan jari telunjuknya dan menggambar huruf ‘g’ di udara kosong.

MC2&3: (mengikuti gerakan yang di ajarkan oleh Yoona)

MC1&4: (menatap MC2&3) Apa yang sedang kalian lakukan?

“Kita juga pernah menarikan Gee bukan? Majayo?” ujar Minho pada Kyuhyun dan Changmin selagi Jonghyun berlatih.

“Ne. Aku melakukannya saat Super Show yang kedua beberapa tahun yang lalu,” sahut Kyuhyun.

“Aku melakukannya di Running Man,” tambah Changmin.

“Aku melakukannya saat acara akhir tahun 2009,” sambung Minho.

“CNBLUE juga pernah berduet dengan SNSD Yuri dan Tiffany menyanyikan lagu Gee!” Jonghyun menimpali di tengah latihannya.

MC1&3: Omo! Jinjjayo? Benarkah?

“Woah, Gee akan menjadi lagu wajib Kyu-line setelah ini,” ucap Kyuhyun sambil terkekeh.

“Sudah selesai? Ayo kita coba!” Changmin terlihat sudah bosan menunggu.

Jonghyun menatap Yoona yang menganggukkan kepalanya. Ia menghela napasnya dan ikut mengangguk pelan.

“Okay! Hana, dul, set!” Changmin menghitung sebelum mulai bernyanyi bersama yang lain.

Neomu banjjakbanjjak nuni busyeo no no no no no. Neomu kkamjjakkkamjjak nollan naneun oh oh oh oh oh.”

Sulit rasanya bagi mereka untuk tidak menahan tawa melihat gerakan Jonghyun yang terbata. Jonghyun sendiri sudah memerah karena malu.

Neomu jjaritjjarit momi tteollyeo Gee Gee Gee Gee Gee. O jeojeun nunbit oh ye o joheun hyanggi oh ye ye ye.”

Mereka semua bertepuk tangan setelah Jonghyun selesai melakukan tantangannya. Jonghyun kembali duduk di sebelah Yoona dengan wajah yang masih memerah. Yoona menepuk-nepuk punggungnya sambil tertawa kecil.

MC1,2,3,4: (bertepuk tangan)

MC2: Kerja bagus, Jonghyun-ssi.

Jonghyun: Aku sudah menduga jika aku memilih dare, maka permintaan-permintaan seperti ini pasti akan muncul.

Minho memutar kembali botol di atas meja sampai akhirnya berhenti dan menunjuk ke arah Yoona.

“Yoona-ya, truth or dare?”

“Truth,” sahut Yoona tanpa berpikir panjang.

“Jika bisa memilih, siapa yang kau inginkan atau kau pilih untuk menjadi suamimu?” tanya Changmin pada Yoona.

Yoona mengerjapkan kedua matanya mendengar pertanyaan itu. Seketika kegugupan tampak meliputi wajahnya. Semua orang memandangnya dengan tertarik, menunggu jawabannya.

MC1: Itu pertanyaan yang sangat sensitif.

“Eng—oh—“ Yoona bergumam tidak jelas seraya melirik sekilas ke arah Jonghyun.

Yoona: Eottokhe? Aku harus menjawab apa (tertawa canggung)?

“Kami akan mempermudah pertanyaannya,” ujar Kyuhyun. “Apakah kau pernah memikirkan kalau Jonghyun yang akan menjadi suamimu?”

“Hhmmm—“ Yoona tampak ragu untuk menjawab. Ia melirik ke arah Jonghyun sekali lagi.

“Sebenarnya aku tidak pernah memikirkannya,” ungkapnya jujur. “Aku tidak pernah berpikir kalau Jonghyun yang akan menjadi suamiku.”

MC2: Ia jujur sekali.

MC1: Tentu saja! Karena ini adalah permainan truth or dare!

MC2: Ah! Benar juga!

“Apakah kau memikirkan orang lain untuk menjadi suamimu?” Changmin terlihat tertarik dengan pembicaraan mereka.

Ya! Kau hanya bisa menanyakan satu pertanyaan saja, oppa!” seru Yoona.

“Ayolah, pertanyaan ini berhubungan,” desak Changmin.

Andwae! Aku tidak akan menjawabnya! Hanya satu pertanyaan, ingat?” Yoona menolak keras.

Araseo. Baiklah, aku akan diam,” ucap Kyuhyun dengan wajah ditekuk.

Q: Apakah kau pernah memikirkan orang lain yang akan menjadi suamimu?

Yoona: Kenapa pertanyaan ini datang lagi? Yah, aku memikirkan beberapa nama, tetapi seperti yang sudah kukatakan, sejujurnya aku tidak berpikir mengenai Jonghyun. Mungkin karena kita seumuran dan dalam grup kami juga sudah ada yang pernah mengikuti program ini.

MC1&2: Benar juga.

“Ayo kita lanjutkan,” kata Kyuhyun sambil kembali memutar botol.

Assa!” teriak Minho dan Changmin ketika moncong botol kembali mengarah pada Jonghyun.

“Ah, wae? Kenapa aku lagi?” keluh Jonghyun.

“Jonghyun-ah, truth or dare?” tanya Changmin.

“Truth,” jawab Jonghyun dengan was-was.

“Apa kau menyukai Yoona noona?” Minho memberikan pertanyaannya.

MC4: Pertanyaan bagus!

Jonghyun menoleh sekilas ke arah Yoona yang menatapnya ingin tahu.

“Ya.” Jonghyun menjawab mantap, “Tentu saja. Tidak ada alasan untuk tidak menyukainya.”

“Maksudku bukan suka seperti itu, tapi—“

“Aku sudah menjawabnya, Choi Minho,” potong Jonghyun.

MC4: Kau seharusnya menjawabnya dengan lebih jelas, Jonghyun-ssi!

Minho mencebikkan bibirnya kesal. Kyuhyun dan Changmin terkekeh melihat Minho dan Jonghyun yang sekarang tampak salah tingkah. Yoona tersenyum puas di sebelah Jonghyun.

Changmin memutar kembali botol di atas meja. Mereka menatap waspada pada botol yang mulai melambat putarannya dan berhenti mengarah pada Yoona.

MOYA!” Yoona berseru kesal ketika botol itu menunjuknya lagi.

“Yoona-ya, truth or dare?” Changmin kembali bertanya.

“Truth!” sahut Yoona cepat.

“Kau tidak jera juga rupanya.” Kyuhyun mengeluarkan smirk-nya.

“Jika bukan Jonghyun, siapa yang akan kau pilih untuk menjadi suamimu?” Changmin mengulang pertanyaannya di awal yang belum dijawab oleh Yoona.

Yoona menggeram pelan. Ia melupakan pertanyaan itu. Mungkin seharusnya tadi ia memilih dare saja.

“Kyuhyun oppa?” sahut Yoona sambil memiringkan kepalanya menatap Kyuhyun.

Kyuhyun mendelik ke arahnya. “Ya! Jangan membawa-bawa namaku!” balasnya.

Wae? Kenapa tidak?” Yoona tersenyum geli.

“Ugh! Sepertinya kita butuh satu pendingin ruangan lagi,” celetuk Minho sambil melirik ke arah Jonghyun yang hanya diam.

Yoona terkekeh pelan kemudian menyelipkan tangannya ke lengan Jonghyun seraya menepuk pundaknya.

Yoona: Jika sekarang kalian bertanya padaku, aku akan tetap memilih Jonghyun. Sekarang aku tidak bisa berpikir mengenai orang lain yang menjadi suamiku. Aku menginginkan Jonghyun yang menjadi suamiku.

“Ayo kita lanjutkan lagi,” ujar Jonghyun.

Kali ini Jonghyun yang memutar botol di atas meja. Botol itu berputar beberapa kali sampai akhirnya berhenti dan mengarah pada Kyuhyun.

“Sial!” keluh Kyuhyun.

Hyung, truth or dare?”

“Dare.” Kyuhyun menjawab kalem.

Changmin menyipitkan kedua matanya. Sudut bibirnya tertarik membentuk senyuman penuh arti. Kyuhyun menatapnya waspada.

“Peluk Yoona.”

MWO?”

Baik Kyuhyun, Yoona, dan Jonghyun sama-sama melotot ke arah Changmin yang balas menatap mereka dengan ekspresi tanpa dosa.

“Ho! Ini benar-benar menarik!” Minho berujar santai.

Ya! Oppa! Kau sudah bosan hidup?” geram Yoona.

Wae? Kau tidak berani melakukannya, Cho Kyuhyun?” tantang Changmin dengan nada mengejek.

“Aish! Max Changmin, kau ini benar-benar!” Kyuhyun terlihat geram pada sahabatnya itu. “Ya! Aku tidak mungkin melakukannya! Mana mungkin aku memeluk istri sahabatku sendiri?”

“Kalau tantangannya mudah, permainan ini jadi tidak seru, tahu?” balas Changmin.

“Kau benar-benar sudah gila,” gerutu Kyuhyun sambil menggelengkan kepalanya. “Ara! Baiklah, aku kalah!”

Assa! Bagus! Kita sudah menemukan satu orang yang kalah. Tinggal satu orang lagi!” ucap Changmin sambil tersenyum penuh kemenangan, mengabaikan Kyuhyun yang menatapnya kesal.

MC3: Kasihan sekali Kyuhyun-ssi. Ia jelas tidak mungkin melakukan itu.

Changmin sekali lagi memutar botol itu. Entah keberuntungan apa yang membuat botol itu memilih untuk ketiga kalinya berhenti dan mengarahkan moncongnya pada Jonghyun.

Jonghyun menggerutu terang-terangan ketika melihat botol itu kembali memilihnya.

“Jonghyun-ah, truth or dare?” tanya Kyuhyun.

“Dare,” Jawabnya malas.

“Cium Yoona!” ucap Changmin yang sekali lagi mengundang pelototan dari Jonghyun dan Yoona.

MWO?”

MC4: Ini akan benar-benar menarik jika ia benar-benar melakukannya!

Oppa, apa kepalamu terbentur sesuatu?” Yoona mendelik ke arah Changmin.

Jonghyun menggelengkan kepalanya melihat Changmin yang tersenyum santai. Ia sampai pada kesimpulan kalau Changmin benar-benar tahu bagaimana caranya bermain.

“Baiklah, aku kalah. Aku tidak bisa melakukannya,” ujar Jonghyun akhirnya.

MC1&2: Aaah waeyo (kecewa)?

Q: Kau tidak bisa melakukan tantangan itu? Kenapa?

Jonghyun: Bukankah sudah jelas? Aku tidak ingin menciumnya hanya sebagai suatu permainan. Menurutku itu tidak baik dan aku mungkin akan menyakiti Yoona jika aku melakukannya.

MC1: Ia benar-benar seorang pria.

MC3: Ia adalah pria yang baik. Benar-benar seorang gentleman.

“Sudah kuduga. Jonghyun memang lelaki yang baik.” Changmin menganggukkan kepalanya puas. “Jja! Kita sudah menemukan dua orang yang kalah.”

Kyuhyun dan Jonghyun menggelengkan kepalanya ke arah Changmin. Dalam pikirannya, Kyuhyun bahkan sudah merencanakan berbagai cara untuk membalas sahabatnya itu.

“Kenapa Changmin oppa bisa tidak mendapat giliran sama sekali?” tanya Yoona heran.

“Mudah. Tentu saja karena aku sangat beruntung,” sahut Changmin dengan cengiran lebar tertempel di wajah tampannya.

“Changmin hyung benar-benar tahu caranya untuk bermain,” timpal Minho disambut anggukan setuju oleh Changmin.

Araseo. Aku dan Jonghyun yang akan membayar semuanya,” gumam Kyuhyun yang masih kesal.

Kyuhyun menuang wine ke dalam gelasnya dan mengangkatnya. “Jja! Ayo kita bersulang untuk merayakan 100 hari JongYoon couple.”

Jonghyun, Yoona, Changmin, dan Minho mengikuti Kyuhyun dan mengangkat gelas mereka masing-masing lalu bersulang bersama.

“Kita harus sering-sering berkumpul bersama seperti ini. Araseo?” ujar Changmin yang terdengar seperti titah bagi mereka.

Ne!” sahut semuanya kompak.

TO BE CONTINUED

PREVIEW EPISODE 15 – PRACTICE ROOM

Annyeonghaseyo!”

“Oh! Annyeonghaseyo!”

Menjelang konser yang akan di adakan di bulan April ini, CNBLUE rutin berlatih supaya bisa menampilkan yang terbaik untuk para fans-nya. Yoona juga ingin ikut menyemangati mereka dan memberikan dukungannya dengan berkunjung ke ruang latihan CNBLUE. Tidak lupa ia juga membawa makanan untuk mereka.

“Apa kau tertarik untuk mempelajari alat musik?” tanya Yonghwa.

“Tentu saja!” jawab Yoona.

“Apa kau ingin mempelajarinya sekarang?” Yonghwa menawari.

“Bisakah? Bolehkah?”

“Tentu saja! Mana yang ingin kau pelajari lebih dulu?”

Jonghyun mengajari Yoona bermain gitar. Mereka berdua tampak sibuk dengan dunia mereka sendiri sampai membuat member CNBLUE lainnya memutar bola mata mereka.

“Lihatlah! Mereka sepertinya sudah melupakan kita.” Jungshin mengguman iri.

Yoona: Ini benar-benar pengalaman yang menarik. Aku merasa bersemangat sekali!

Jonghyun: Ia terlihat bersemangat mempelajari semuanya. Tetapi—aku tidak ingin memberku mengajarinya! Aku akan mengawasi mereka!

.

please leave your comment

Menerima kritik dan saran yang membangun supaya episode-episode mendatang bisa lebih baik lagi. Aku juga menerima kalau ada yang punya ide untuk episode-episode berikutnya 🙂

.

*A/N: Sebagai ganti karena beberapa kali ini WGM tidak terbit sesuai jadwal biasanya, aku berencana untuk membuat WGM press conference dan mempublish beberapa CUT scene atau behind the scene dari episode mereka. Apa kalian setuju? Mungkin aku akan mempublish WGM press conference dalam satu minggu ke depan. Ada yang mau ‘nitip’ pertanyaan untuk mereka? Hehe xD

Advertisements

22 thoughts on “We Got Married: Episode 14 (Truth or Dare)

  1. Waaaaww
    Daebakkk
    Seru bnget
    Kalau udh ngmpl kyuline
    Keren
    Charming oppa emg bruntung
    Kshan kyuhyun dan jonghyun oppa
    Sabr ny
    Wkwkwk
    Kereenn 😀

  2. aaahhh..
    yg ditunggu2 kluar juga..
    kyu-line kumpul..
    seruuu ya, apalagi ngebayangin muka kyu yg kalah..
    changmin jjang.. ga prnh dpt gliran, plg sering buat jebakan.. hahahaha..

    wgm presscon..?? aiiihhh..
    ga sabar2..
    aaah, aku ga nitip pertanyaan deh, cmn nitip doa ajj buat copel ini.. longlast.. jgn cpt2 dipisahin mereka.. hehehehee..

    ganbate buat yg uas dn segala macam tugas kuliah..
    fightiiiiiiiiiing.. ^^

  3. Hallo, maaf sebelum ini cuma jadi silent rider, hbs bingung mau komen apaan? ^^a. Gak sia” deh bolak balik ke blog ini. Seru abiss. Gk sbr buat nunggu next nya 😀

  4. part ini bagus bangettttt.. dapet feel wgm nyaaa kalo dibandingin yg kemaren kurang greget hahahaha…
    good job!!!^^))b

    aku titip pertanyaan ya…
    “apa hal yang belum pernah kalian lakukan, dan ingin dilakukan oleh kalian berdua, dan apa rencana bagi hal tersebut/bagaimana cara mewujudkannya?”
    well ini umum, tapi aku penasaran kkkk

  5. seruuuuuu abis part ini kyaaaa
    changmin bener2 jail aihhh. hahaha
    author jjang makin kece deh ceritanya. hihi
    ditinggu part berikutnya

  6. Duo evil magnae mmg bner2 ya hahaha
    Aplgi changmin XP
    Tp jjoong sweet ya, jga hati yoona bgt gak mau popo krna permain itu 🙂
    Next ditunggu 😀

  7. aish jonghyun…gentleman bgt jdi cowo…
    kyu oppa jga keren ga mau meluk yoona krn ada suami’a…
    hahaha,,sm troublemaker berkumpul dan pemenang’a adalah choikang changmin…seru jga chapter ini walaupun moment JongYoon’a jarang…

  8. ahahaha..haaaah yah udah abis aja,seru banget eps ini,Changmin nih bener2,aigoo..Kyuhyun aja sampe kalah..kocak deh..like like ^^
    Oke,semangat buat press con ny,maaf ga ada pertanyaan deh,buntu,ehehe, 😛

  9. oh man! bener! ketulusan haram bgt kl dikarenakan permainan saya suka saya suka :’) preview ep 15 keknya menarik 🙂 adminssi mo bikin berapa ep? kl bs 1000 lebih ne biar mirip cinta fitri /? aokaok keep writing!

  10. hehehehe…. seru sekali bila Kyu-line ngumpul ditambah sama Yoona yang juga suka ngusilin orang… wah disini Changmin oppa sangat beruntung… tapi ga ada salahnya nanti Kyu-line ngumpul lagi n yg kena dikerjain adalah Changmin oppa pasti makin seru…. ditunggu lanjutannya…. makin asyik aja nich…

  11. akhirnya bisa baca ff wgm lg stelah bbrp miggu ini aku absen baca ff kkk hahaha aku ngakak baca episode ini thor, seru banget 😀 good job author!!

  12. hahaahhahahha kyuline memang kocak
    ini wgm cnsd versi jongyoon couple??
    thor, ceritanya jangan terlalu disamain kayak versi yongseo dong, soalnya di beberapa chapter kubaca mirip sama scene di wgm versi yongseo cma beda tokoh nya aja:3

    • halo.. makasih buat komennya ya ^^ untuk bikin cerita ini, jujur aja aku emg terinspirasi dr episode wgm yg asli ky yongseo, khuntoria, taeun, dsb, tp aku selalu berusaha biar nggak sama kaya aslinya kok. maaf ya kalo beberapa bagian masih keliatan sama. makasih udh mengingatkan lagi ^^

  13. Keren banget ceritanyaa.. Berasa nton wgm langsung…authornim daebaaak! Aaaaa.. Suka banget sama couple ini.. Moga mereka bisa menikah beneran di kehidupan nyata.
    Oya, nitip pertanyaan ‘kalian ingin punya berapa orang anak?laki-laki atau perempuan? Apa kalian ingin segera memiliki anak setelah menikah atau menunda dulu’ wkwkwkwk pasti merona wajah mereka, aseeek…
    Lanjutin terus ceritanya ya rena.. Biarkan mengalir apa adanya..
    Oya.. Klo boleh di chap berikutnya ada kunjungan ke keluarga jonghyun atau ke keluarga yoona. Soalnya Waktu wedding party mereka, ga muncul tokoh keluarganya..
    Gomawo ya authornim.. Dah menyajikan cerita yg sgt bagus.. Jd pelipur lara para deerburning shipper.. (Masih sangat berharap mereka bisa bersama di khdupan nyata).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s