We Got Married: Episode 15 (Practice Room)

wgmnew

Title: We Got Married [Episode 1] [Episode 2] [Episode 3] [Episode 4] [Episode 5] [Episode 6] [Episode 7] [Episode 8] [Episode 9] [Episode 10] [Episode 11] [Episode 12] [Episode 13] [Episode 14]

Author: Felicia Rena

Rating: PG 15+

Genre: Romance, Family, and others

Main Casts: Im Yoon Ah, Lee Jong Hyun

Guest Stars: CNBLUE Yonghwa, Minhyuk, Jungshin

Other Casts: Kim Jung Min as MC1, Park Mi Sun as MC2, Lee Ji Hye as MC3, Danny Ahn as MC4

Disclaimer: I do not own anything except storyline. This story is pure fiction. All casts belongs to God.

Poster by Felicia Rena

*Note: Yang berwarna merah adalah komentar dari para MC di studio. Oranye adalah pertanyaan dari PD-nim di sesi interviewPink adalah Yoona di sesi interviewBiru adalah Jonghyun di sesi interview.

Hope you’ll enjoy this fanfic ^^

NO PLAGIAT, please…:)

.

.

.

EPISODE 15 – PRACTICE ROOM

April 07, 2014 – CNBLUE Practice Room, FNC Entertainment, Cheongdam-dong

Harue han beonman geudaen tteoollyeojwoyo, miss you. Harue han beonman naneun ijeo bolgeyo.”

Empat orang laki-laki tampak asyik dengan instrumen musik mereka masing-masing. Mereka tampak serius memainkan alat musik mereka tanpa melakukan kesalahan. Suara yang keluar dari empat alat musik yang berbeda itu berpadu dengan apik menjadi lantunan sebuah lagu yang diisi dengan suara sang vokalis.

Can’t stop me now. Can’t stop me now. Geudareul dalmeun bom hyanggiga ajig chaneyo. Can’t stop me now. Can’t stop me now. Naneun meomchul su eopneyo I can’t stop loving you.”

Heutnallineun barame geudae tteoolla. Nun busin haessare geudae tteoolla. Naneun meomchul su eopneyo I can’t stop loving you!”

MC1,2,3,4: (bertepuk tangan)

“Okay!” Yonghwa berseru setelah mereka menyelesaikan satu lagu.

“Kerja bagus! Istirahat dulu selama lima menit sebelum melanjutkan ke lagu berikutnya,” lanjutnya yang disambut dengan anggukan oleh member lainnya.

“Aaah! Aku lapar sekali!” erang Minhyuk. Ia memundurkan kursinya dan bersandar pada dinding di belakangnya.

“Aku juga,” sahut Jonghyun yang sudah merebahkan diri di atas sofa.

“Bersabarlah sedikit lagi,” ujar Yonghwa. “Hari konser semakin dekat, jadi kita harus berlatih keras.”

MC4: Mereka akan mengadakan konser?

Araseo. Baiklah,” jawab Minhyuk.

Tidak lama kemudian, terdengar suara pintu ruangan yang dibuka. Empat lelaki itupun sontak menolehkan kepala mereka ke arah pintu, melihat siapa yang datang.

Annyeonghaseyo!”

MC2: Yoona-ssi!

Yoona tertawa kecil melihat kekagetan para member CNBLUE atas kemunculannya yang tiba-tiba dan tanpa peringatan. Minhyuk dan Jungshin yang semula duduk bersandar langsung menegakkan tubuh mereka. Jonghyun yang sedang duduk di sofa juga segera bangkit berdiri.

“Oh! Annyeonghaseyo!” Mereka berempat membalas sapaan Yoona.

“Bagaimana kau bisa kemari?” tanya Jonghyun.

“Aku menelepon manajer kalian dan memintanya untuk mengantarkanku kesini,” jelas Yoona.

Jonghyun dan membernya menganggukkan kepala mereka. Empat pasang mata itu kemudian mengarah pada bungkusan plastik cukup besar yang dibawa oleh Yoona. Seolah bisa merasakan tatapan mereka, Yoona mengangkat bungkusannya dan meletakkannya di atas meja yang ada di ruangan itu.

MC1: Mereka pasti berharap yang dibawanya adalah makanan.

“Aku membawa makanan untuk kalian. Kudengar kalian berlatih dari tadi pagi dan belum sempat makan siang,” kata Yoona.

“Ah! Jinjjayo? Benarkah?”

Dengan segera, para lelaki itu mendekati Yoona dan berebut untuk melihat apa yang dibawa gadis itu. Yoona menahan tawanya melihat tingkah mereka. Ia lalu mengeluarkan empat kotak nasi dan meletakkannya di atas meja dan langsung diserbu oleh CNBLUE.

MC3: Mereka pasti sangat lapar.

MC4: Mereka sangat bekerja keras untuk konser mereka yang akan datang, bahkan sampai melupakan waktu makan.

Kamsahamnida! Terima kasih makanannya!” Minhyuk dan Jungshin berseru riang sambil membuka kotak nasi mereka.

“Yoona-ya, gomawo,” ujar Yonghwa sambil ikut membuka kotak nasinya.

Cheonmaneyo. Tidak masalah bagiku,” sahut Yoona. Ia lalu duduk di sebelah Jonghyun yang rupanya diam-diam sudah memulai kegiatan makannya.

Jonghyun: Lagi-lagi ia membawakan sesuatu yang sama untukku dan memberku. Apakah ia tidak bisa memberikan sesuatu yang lebih spesial untukku dibandingkan dengan member-memberku? Bukannya aku mengeluh, tapi—bukankah aku suaminya? Ia seharusnya memperlakukanku berbeda dengan memberku.

MC1: Kurasa ia ada benarnya juga.

Q: Kau memberikan sesuatu yang sama untuk suamimu dan membernya?

Yoona: Ne. Aku membawakan mereka nasi kotak yang sama.

Q: Tidakkah kau berpikir jika suamimu menginginkan sesuatu yang lebih spesial? Bagaimana jika ia ingin diperlakukan berbeda dari para membernya?

Yoona: Benarkah? Apakah ia berpikir seperti itu? Aigo— mianhaeyo. Maafkan aku, aku benar-benar tidak tahu. Aku tidak berpikir seperti itu.

MC2: Aigoo, Yoona-ssi

Hyungsoo, apakah kau memasaknya sendiri?” tanya Minhyuk di sela-sela kegiatannya.

Aniyeyo.” Yoona menggelengkan kepalanya. “Aku takut kalau aku akan meracuni kalian jika aku memasaknya sendiri, jadi aku membelinya dalam perjalanan menuju kemari.”

MC4: Ia berlebihan.

Mereka tersenyum geli mendengar penjelasan Yoona. Jonghyun mengusap punggung Yoona dan bergumam pelan, “Aniya.”

“Kapan-kapan masaklah sesuatu untuk kami, hyungsoo,” kata Jungshin.

Jinjjayo? Apakah kalian yakin?” tanya Yoona dengan kedua alis terangkat.

Minhyuk dan Jungshin menganggukkan kepala mereka mantap. Yoona tersenyum senang melihatnya.

Araseo. Baiklah kalau begitu. Kapan-kapan aku akan melakukannya,” janji Yoona.

MC2: Setelah ini ia pasti akan bersemangat untuk belajar memasak.

Yoona hanya duduk memperhatikan selama para member CNBLUE menghabiskan makanan mereka. Tidak ada yang bersuara di antara mereka. Yoona tersenyum kecil. Sepertinya mereka berempat memang sangat lapar.

Setelah selesai dengan makanan mereka, barulah Minhyuk dan Jungshin memulai obrolan mereka dengan Yoona. Sesekali Jonghyun juga akan ikut menimpali obrolan mereka. Di sisi lain, Yonghwa memainkan gitarnya dan menyadari jika Yoona sedang memperhatikannya. Ia balik menatap Yoona ingin tahu.

“Apa kau tertarik untuk mempelajari alat musik?” tanya Yonghwa.

“Tentu saja!” Yoona menjawab dengan antusias. Kedua mata rusanya tampak berbinar penuh semangat.

“Apa kau ingin mempelajarinya sekarang?” Yonghwa menawari.

“Bisakah? Bolehkah?”

Yoona: Ini akan menjadi pengalaman yang menarik. Aku merasa bersemangat sekali! Sudah lama aku ingin mempelajari alat musik seperti ini, tetapi aku tidak pernah memiliki kesempatan untuk melakukannya.

 “Tentu saja! Mana yang ingin kau pelajari lebih dulu?” tanya Yonghwa lagi.

“Ehm—“ Yoona mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan yang dipenuhi alat musik.

Hyungsoo, apakah kau ingin belajar drum?” tawar Minhyuk sambil memeragakan memukul drum.

Aniya!” potong Jungshin. “Hyungsoo, apa kau ingin belajar memainkan bass?”

Yoona tertawa kecil dan menunjuk gitar milik Jonghyun yang diletakkan di salah satu sudut ruangan. “Aku ingin belajar bermain gitar,” katanya.

MC2: Minhyuk-ssi dan Jungshin-ssi terlihat kecewa (tertawa).

Q: Kenapa kau memilih gitar?

Yoona: Karena suamiku adalah seorang gitaris? Hahaha (tertawa).

Q: Bagaimana pendapatmu mengenai keinginan istrimu untuk belajar bermain musik?

Jonghyun: Ia terlihat bersemangat untuk mempelajari semuanya. Tetapi—aku rasa aku tidak ingin memberku mengajarinya! Aku akan mengawasi mereka! Syukurlah ia lebih memilih untuk belajar gitar (tertawa).

Q: Apakah kau merasa cemburu jika membermu mengajari istrimu?

Jonghyun: Aniyeyo! Bukan seperti itu, hanya saja—yah, apalah namanya.

Jonghyun tersenyum penuh kemenangan mendengar pilihan Yoona. Ia bangkit berdiri dan berjalan menuju gitarnya. Ia memberikan isyarat supaya Yoona mendekat padanya. Minhyuk mengambilkan kursi untuk Yoona di sebelah Jonghyun.

“Ah, gomawoyo. Terima kasih, Minhyuk-ah,” ucap Yoona.

Jonghyun memberikan gitarnya pada Yoona dan menunjukkan bagaimana cara memegang gitar yang benar dan caranya memetik. Member CNBLUE lainnya mengawasi mereka dengan serius.

Hyungsoo, apa kau tahu kalau Jonghyun hyung tidak pernah membiarkan orang lain menyentuh gitarnya?” kata Jungshin.

“Jonghyun hyung selalu menganggap gitarnya itu seperti kekasihnya,” tambah Minhyuk.

Maja! Benar sekali!” timpal Yonghwa.

Jonghyun melirik para membernya dengan sedikit kesal. Seperti biasanya, ia tahu membernya pasti akan memberitahu Yoona hal-hal mengenai dirinya setiap kali ada kesempatan.

Ireoke? Seperti ini?” Yoona menunjukkan kunci G-nya pada Jonghyun.

Ireoke. Yang benar seperti ini,” ulang Jonghyun sambil menggeser jari Yoona menuju letak yang benar.

“Aaah!” Yoona menggumam pelan.

Jonghyun mengajari Yoona dengan sabar. Ia menunjukkan letak-letak kunci dasar dan memainkannya. Yoona sendiri terlihat serius mempelajarinya.

Member CNBLUE yang lain terlihat mengawasi mereka dalam diam. Yonghwa masih memetik senar gitarnya pelan supaya suaranya tidak menganggu Yoona dan Jonghyun yang sedang berlatih. Minhyuk memukul-mukulkan stick drum-nya ke atas meja kecil.

“Lihatlah! Mereka sepertinya sudah melupakan kita.” Jungshin mengguman iri.

“Aaah! Aku benar-benar iri!” gerutu Yonghwa yang lalu memilih untuk menjauh dan kembali duduk di atas sofa. Walaupun begitu, kedua matanya masih lekat memandangi pasangan Yoona dan Jonghyun.

MC1: Ia bilang kalau ia merasa iri tetapi tetap memperhatikan mereka.

MC4: Apa sebenarnya maunya?

“Susah sekali,” keluh Yoona ketika ia kesulitan mencapai senar-senar dengan jemarinya.

“Jangan menekan senarnya seperti itu. Letakkan jarimu disini.” Jonghyun memindahkan jari Yoona satu persatu ke posisi yang lebih mudah.

“Ah, aratta!” ucap Yoona mengerti.

Yoona: Ia mengajariku dengan baik. Ia membetulkan posisi jariku jika aku salah meletakkannya. Ia juga cukup sabar menghadapiku, mengingat banyaknya kesalahan yang kubuat.

Jonghyun menganggukkan kepalanya, menyuruh Yoona untuk memetik senarnya. Pelan-pelan Yoona memetik senar gitarnya dan menghasilkan sebuah suara.

Ireoke? Apakah seperti ini?” tanya Yoona.

Jonghyun mengangguk sekali lagi dan mengacungkan ibu jarinya. Yonghwa bertepuk tangan dan berjalan mendekati mereka. Yoona terlihat sangat senang walaupun ia baru mempelajari satu kunci saja.

“Oh, kalian harus berlatih lagi kan? Kalian latihan saja. Aku tidak akan mengganggu kalian. Kalau begitu aku pulang saja,” ujar Yoona.

“Kau sudah mau pulang?” tanya Jonghyun.

Yoona mengangguk. “Ne, bukankah kau harus latihan?” jawabnya.

“Kau tunggu saja disini. Nanti kita pulang bersama. Tidak apa kan, hyung, kalau Yoona menonton kita latihan?”Jonghyun menatap Yonghwa.

“Tentu saja. Tidak masalah,” sahut Yonghwa.

Yoona tersenyum senang dan duduk di sofa sementara Jonghyun dan yang lainnya bersiap-siap untuk kembali berlatih. CNBLUE memainkan beberapa lagu lagi yang belum mereka latih, seperti “I’m Sorry,” “Sleepless Night,” “Love Is,” dan lainnya. Yoona terlihat menikmati proses latihan CNBLUE yang seperti mini-konser baginya. Ia juga ikut menyanyikan beberapa lagu.

MC4: Yoona-ssi terlihat sangat antusias menonton mereka latihan.

MC3: Tentu saja! Ia pernah mengatakan kalau ia adalah fan CNBLUE.

MC1: Pantas saja ia begitu bersemangat.

Sekitar satu jam kemudian, Yonghwa menyudahi latihan mereka. Masing-masing kemudian membereskan peralatan mereka dan menyimpannya dengan baik. Tidak lupa mereka juga mematikan peralatan listrik yang mereka gunakan.

Selesai dengan urusannya, Jonghyun segera menghampiri Yoona yang sudah menunggunya.

Hyung, kalau begitu, kami pergi duluan,” pamit Jonghyun pada Yonghwa.

“Baiklah. Pulanglah kalian berdua. Hati-hati di jalan,” pesan Yonghwa.

“Kami pergi dulu. Annyeong!” Yoona berpamitan pada Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin.

“Hati-hati di jalan, hyungsoo!” seru Minhyuk dan Jungshin bersamaan.

Hyungsoo, datanglah ke konser kami di Seoul nanti!” kata Minhyuk.

Araseo. Aku akan mengusahakan supaya bisa datang! Hwaiting!” balas Yoona sambil mengepalkan tangannya dan tersenyum.

Ia melambaikan tangannya pada Minhyuk dan Jungshin kemudian mengikuti Jonghyun yang sudah membuka pintu untuknya.

“Kau sudah ingin pulang?” tanya Jonghyun selagi mereka berjalan menyusuri koridor gedung FNC.

“Tidak juga,” sahut Yoona. “Memangnya kau ingin mengajakku kemana?”

“Kemarilah, aku akan menunjukkan suatu tempat padamu,” ajak Jonghyun sambil menarik tangan Yoona.

Yoona mengikuti Jonghyun dengan langkahnya yang dipercepat. Jonghyun membawanya ke lantai tiga gedung FNC. Di lantai itu terdapat beberapa ruangan dan Jonghyun mengajaknya masuk ke salah satu ruangan yang ada.

“Woah!”

Yoona memandang seisi ruangan dengan kagum. Rupanya Jonghyun membawanya ke salah satu ruang produser yang menjadi miliknya. Jonghyun tersenyum bangga sambil menutup pintu di belakangnya.

MC4: Ia pasti ingin menunjukkan seperti apa pekerjaannya pada istrinya.

MC2: Ne. Ia pasti ingin membuat istrinya bangga.

“Ini ruanganmu?” Yoona bertanya takjub.

Ne. Disinilah aku menciptakan lagu baru. Yonghwa hyung juga memiliki ruangan produser seperti ini,” terang Jonghyun.

Daebak!” gumam Yoona.

“Apa kau mau mendengarkan lagu baruku?” Jonghyun menawari.

“Bolehkah?” Yoona balas bertanya.

Jonghyun menganggukkan kepalanya. “Tentu saja,” katanya. Ia lalu menyalakan komputernya dan memainkan mouse dengan tangan kanannya.

“Apakah itu adalah lagu yang belum rilis? Benarkah aku boleh mendengarnya?” tanya Yoona lagi.

“Ini adalah lagu yang kutulis untuk singel Jepang kami nanti dan akan segera dirilis. Aku akan memperdengarkan versi demo-nya padamu,” lanjut Jonghyun.

Yoona duduk di sofa di belakang Jonghyun yang masih mengotak-atik komputernya. Ia memperhatikan Jonghyun yang tampak serius sambil tersenyum kecil.

MC3: Rasanya menyenangkan sekali jika kau bisa melihat suamimu sedang bekerja seperti itu.

MC2: Aku setuju! Benar sekali.

“Dengarkanlah,” kata Jonghyun sambil menyalakan player-nya.

Terdengar nada intro selama beberapa detik, kemudian suara Jonghyun mulai mengalun.

At night everything quiets down. Thinking of somebody.” ¹

MC1: Lagunya menggunakan bahasa Inggris?

MC3: Sepertinya begitu.

Hey, listen to my heart song. Can you hear me? This song for you. Hey, listen to my heart song every time.” ¹

Q: Kau yang menciptakan lagu itu?

Jonghyun: Ne. Aku mengkomposisi musiknya bersama salah satu produser musik di agensi kami. Sedangkan untuk liriknya, aku menulisnya sendiri.

Aku menulisnya ketika aku sedang teringat pada seseorang (tersenyum). Tidak, aku tidak akan memberitahu kalian.

MC2: Ah, waeyo? Waeyo? Kenapa, Jonghyun-ssi?

MC1: Bukankah sudah jelas untuk siapa ia menulis lagu itu?

MC3&4: Majayo! Jelas sekali!

Sebentar saja mendengarkan, Yoona sudah bisa bersenandung mengikuti alunan lagu yang terdengar. Tubuhnya bahkan ikut bergerak mengikuti irama.

Q: Bagaimana pendapatmu setelah mendengarkan lagu itu?

Yoona: Aku sangat menyukainya! Lagunya bagus. Aku menyukai melodi dan juga liriknya. Aku menyukainya! Ah, aku sulit mengungkapkannya dengan kata-kata (tertawa).

Otteyo? Bagaimana menurutmu?” tanya Jonghyun setelah mereka selesai mendengarkan lagu itu.

Joahaeyo! Aku menyukainya! Bagus sekali!” puji Yoona.

“Kau menyukainya?” ulang Jonghyun.

Yoona mengangguk mantap. “Ne. Aku sangat menyukainya!” serunya. “Kau benar-benar hebat!”

Entah untuk yang keberapa kalinya hari ini, Jonghyun kembali tersenyum bangga. Ia merasa sangat senang atas pujian yang diberikan oleh Yoona.

Jonghyun: Ia mengatakan kalau ia sangat menyukainya. Aku merasa sangat senang ketika mendengar ia berkata seperti itu. Ada rasa puas yang tidak bisa aku deskripsikan ketika itu (tersenyum).

MC4: Lihat senyumnya! Ia pasti senang sekali!

“Aku juga ingin belajar menciptakan lagu,” ujar Yoona.

“Memberku banyak yang sudah berpartisipasi dalam menulis lirik, tetapi aku belum memiliki pengalaman apapun,” sambungnya.

“Kau ingin aku mengajarimu?” tanya Jonghyun.

“Apakah kau mau mengajariku?” Yoona menatap Jonghyun.

“Aku bisa mengajarimu,” kata Jonghyun.

“Kau benar-benar luar biasa! Kau adalah suami terbaik di dunia!” Yoona berseru riang dan membuat Jonghyun terkekeh geli mendengarnya.

“Suatu hari nanti, bagaimana jika kita menciptakan lagu bersama? Kau mau?” usul Jonghyun.

“Boleh! Tentu saja aku mau!” sambut Yoona.

Yaksok? Janji?” Jonghyun menawarkan kelingkingnya pada Yoona.

Ne! Tentu saja!” Tanpa menunggu lama, Yoona langsung menyambut kelingking Jonghyun dan menautkan kelingkingnya disana.

TO BE CONTINUED

PREVIEW EPISODE 16 – CONCERT DAY

Ribuan orang memadati Jamsil Indoor Stadium. Mereka mengeluarkan lightstick berwarna biru di tengah kegelapan. Tidak henti-hentinya mereka bersorak menyaksikan aksi panggung empat orang lelaki.

Yoona terlihat di antara lautan penonton itu. Tangannya juga menggenggam sebuah lightstick yang menyala biru. Ia terlihat sangat menikmati konser malam ini. Sesekali ia akan ikut menyanyikan lagu-lagu yang disukainya.

Sementara itu, di atas panggung, Jonghyun bagaikan sibuk dengan dunianya sendiri. Ia berlari ke sekeliling panggung sambil tetap memainkan gitarnya. Wajahnya sudah basah dengan keringat, tetapi ia masih terlihat sangat bersemangat.

Yoona: Ia sama sekali tidak tahu jika aku datang menonton konsernya. Rasanya menyenangkan bisa melihatnya di atas panggung seperti itu (tertawa).

Seusai konser, para member CNBLUE kembali ke belakang panggung. Manajer mereka memberikan sebuah surat pada Jonghyun dan mengatakan bahwa itu adalah surat dari penggemarnya. Jonghyun membuka surat itu dengan penasaran. Member CNBLUE yang lain ikut mengintip dari balik bahunya. Seulas senyum muncul di bibir Jonghyun setelah membaca surat itu.

Jonghyun: Aku tahu pasti ia ada dibalik semua ini (tersenyum).

.

please leave your comment

.

¹ Lagu terbaru CNBLUE yang berjudul “Heart”, ditulis liriknya oleh Lee Jonghyun, dan dikomposisi oleh Lee Jonghyun dan Kim Jae Yang

HEART song 1min cut (credit: nuromianchaochi)

Advertisements

21 thoughts on “We Got Married: Episode 15 (Practice Room)

  1. Siapa yg ngga iri
    Dgn keromantisan deerburning
    Daebakkk
    Kereeennn
    Makiiinnn suka
    Lucu tgkh minhyuk,,jungshin,,yonghwa oppa
    Hahahah
    Kereennnn thoor
    Tooooppp bangett 😀
    Makin cinta sma ff ny
    Hwaiting untuk episode slnjutnya
    Daebakkk :p

  2. huwaaaa, updateannya cepet..
    asiiiik, kl sering2 gini tmbh semangat dh ngunjungin blognya..
    kkkkkkkk~…
    aaah, pantes lah jungshin, minhyuk sm yonghwa iri, deerburning bener2 sweet bgt, kl ud gitu dunia berasa milik berdua doang..
    hehehehhee..
    jonghyun, it namanya cemburu.. ngerasa banget pengen diistimewakan, skg setelah yoona tau fakta itu, semoga besok2 jonghyunnya lbih diistimewakan lah yaa..
    hahahahaa..

    hee, penasaran apa isi surat ituu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s