We Got Married: Episode 16 (Concert Day)

wgmnew

Title: We Got Married [Episode 1] [Episode 2] [Episode 3] [Episode 4] [Episode 5] [Episode 6] [Episode 7] [Episode 8] [Episode 9] [Episode 10] [Episode 11] [Episode 12] [Episode 13] [Episode 14] [Episode 15]

Author: Felicia Rena

Rating: PG 15+

Genre: Romance, Family, and others

Main Casts: Im Yoon Ah, Lee Jong Hyun

Guest Stars: CNBLUE Yonghwa, Minhyuk, Jungshin

Other Casts: Kim Jung Min as MC1, Park Mi Sun as MC2, Lee Ji Hye as MC3, Danny Ahn as MC4

Disclaimer: I do not own anything except storyline. This story is pure fiction. All casts belongs to God.

Poster by Felicia Rena

*Note: Yang berwarna merah adalah komentar dari para MC di studio. Oranye adalah pertanyaan dari PD-nim di sesi interviewPink adalah Yoona di sesi interviewBiru adalah Jonghyun di sesi interview.

Hope you’ll enjoy this fanfic ^^

NO PLAGIAT, please…:)

.

.

.

EPISODE 16 – CONCERT DAY

April 19, 2014 ; 17.15 KST – Jamsil Indoor Stadium

Jamsil Indoor Stadium tampak ramai hari ini. Sejak siang tadi, tempat itu sudah dipadati oleh ratusan orang. Mereka membawa berbagai macam atribut, seperti lightstick, handuk slogan dan macam-macam banner buatan sendiri. Walaupun pintu masuk ke dalam stadium belum dibuka, tetapi antusias para fans sudah terlihat selagi menunggu.

MC2: Ramai sekali.

MC3: Kepopuleran CNBLUE tidak perlu diragukan lagi.

Sementara itu, di dalam stadium juga tidak kalah ramai. Para kru berlalu-lalang menyiapkan segala keperluan untuk konser yang akan dimulai sebentar lagi. Mereka melakukan pengecekan dan persiapan terakhir untuk memastikan semua akan berjalan lancar nanti.

Di sebuah ruangan yang digunakan sebagai ruang tunggu, empat orang lelaki yang menjadi bintang malam ini tengah bersiap-siap. Sang leader, Jung Yonghwa, sedang terlibat dalam perbincangan serius dengan seorang kru. Di sudut lain, Jonghyun memainkan gitarnya, dan Minhyuk bermain-main dengan stik drum-nya. Di dekat mereka, Jungshin sibuk menyetel ulang bass-nya.

Hyung, apakah hyungsoo akan datang?” tanya Jungshin.

Jonghyun langsung berhenti bermain ketika mendengar pertanyaan Jungshin. “Wae? Memangnya kenapa?” Ia justru balik bertanya.

“Kenapa kau balik bertanya, hyung? Aku kan hanya bertanya. Memangnya tidak boleh?” Jungshin menggerutu kecil.

MC4: Jonghyun-ssi sepertinya tidak bisa akur dengan Jungshin-ssi.

MC3: Kurasa itu karena ia tahu Jungshin-ssi juga menyukai Yoona.

“Entahlah. Ia bilang ia ingin sekali datang, tetapi ia memiliki jadwal lain hari ini,” sahut Jonghyun sambil mengangkat bahunya.

Q: Apakah kau mengharapkan kedatangan istrimu?

Jonghyun: Kurasa jauh di dalam hatiku, aku berharap ia akan datang. Tetapi aku tidak ingin memaksa atau menekannya. Aku tahu ia juga memiliki kesibukannya sendiri. Jika ia tidak bisa datang hari ini, aku berharap ia bisa datang di hari yang lain.

“Sayang sekali,” gumam Jungshin yang membuatnya mendapatkan tatapan tajam dari Jonghyun.

Ya! Lee Jungshin! Berhenti mengharapkan istriku!” ujar Jonghyun.

“Bisakah kau berhenti berprasangka buruk padaku, hyung?” balas Jungshin.

Minhyuk menggeleng-gelengkan kepalanya melihat pertengkaran kecil antara Jonghyun dan Jungshin. Pemandangan seperti itu sudah sangat biasa baginya. Kedua membernya itu memang dikenal memiliki love and hate relationship.

“Sudah waktunya, guys. Ayo kita bersiap di belakang panggung.” Yonghwa memotong perdebatan Jonghyun dan Jungshin seolah tidak sedang terjadi apa-apa di antara mereka berdua.

Segera saja Jonghyun dan Jungshin berhenti saling menyerang dan mengambil alat musik masing-masing. Mereka lalu mengikuti Yonghwa dan Minhyuk yang sudah keluar lebih dulu.

Yonghwa membuka konser dengan menyapa fans yang hadir. Setelah itu Minhyuk memberi aba-aba untuk memulai lagu pertama melalui ketukan stik-nya. Sorakan dan teriakan heboh menggema dan mengiringi permainan CNBLUE sepanjang konser berlangsung. Cahaya lightstick menciptakan lautan biru di tengah kegelapan yang memadati seluruh penjuru stadium.

Di salah satu bagian, tepatnya di tempat para pemegang tiket VVIP, terlihat seorang gadis berambut panjang yang menutupi bagian bawah wajahnya dengan handuk CNBLUE. Gadis yang menggunakan kaos putih itu juga menggenggam lightstick biru di tangannya. Kedua matanya juga tidak pernah lepas dari panggung.

MC2: Apakah itu Yoona? Yoona-ssi?

MC1: Sepertinya itu memang Yoona.

MC3: Sudah kuduga ia pasti akan muncul di konser itu.

Q: Kau mengatakan kalau kau tidak bisa datang di konser suamimu.

Yoona: Aku berbohong, tentu saja (tertawa). Ia sama sekali tidak tahu jika aku datang menonton konsernya. Aku ingin membuat kejutan untuknya. Aku berharap ia benar-benar terkejut.

MC4: Kurasa Jonghyun tidak akan terlalu terkejut.

Yoona terlihat jelas sangat menikmati konser malam itu. Ia ikut menyanyikan beberapa lagu kesukaannya, dan menyanyikan hampir semua lagu yang diciptakan oleh Jonghyun. Ia juga mengangkat lighstick-nya tinggi-tinggi dan sesekali ikut bergoyang.

Sementara itu, di atas panggung, Jonghyun bagaikan sibuk dengan dunianya sendiri. Ia berlari ke sekeliling panggung sambil tetap memainkan gitarnya. Wajahnya sudah basah dengan keringat, tetapi ia masih terlihat sangat bersemangat. Sesekali ia melambaikan tangannya dan tersenyum pada fans-nya.

Q: Bagaimana perasaanmu ketika melihat suamimu di atas panggung?

Yoona: Sebenarnya ini bukan pertama kalinya aku datang menonton konsernya. Rasanya menyenangkan sekali bisa melihatnya di atas panggung seperti itu (tertawa). Ia terlihat begitu hidup dengan dunianya. Saat aku melihatnya di atas panggung, kurasa aku bisa memahami kecintaannya pada musik, terutama pada gitarnya (tertawa).

Setelah dua jam penuh euforia berlalu, konser-pun berakhir. Para member CNBLUE meninggalkan panggung satu-persatu setelah memberi salam pada fans mereka yang hadir. Setelah itu barulah para fans keluar dari stadium.

Empat member CNBLUE itu kembali ke ruang tunggu mereka. Di sana, muncul keributan kecil, seperti yang hampir selalu terjadi setelah selesai konser. Yonghwa sibuk mengipasi tubuhnya yang penuh keringat sambil terus mengeluarkan suara-suara. Minhyuk dan Jungshin membuat kehebohan hanya untuk mencari tas mereka. Jonghyun baru saja mengganti kaos-nya ketika manager CNBLUE masuk ke dalam ruangan dan memanggilnya.

“Jonghyun-ah, ada titipan untukmu,” ujar manager mereka sambil menyerahkan sebuah amplop berwarna biru muda pada Jonghyun.

“Apa ini?” tanya Jonghyun sambil membolak-balik amplop di tangannya. Jungshin mengintip dari belakang punggungnya ingin tahu.

“Surat dari penggemarmu,” sahut si manager sambil berlalu.

Kedua alis Jonghyun bertaut bingung. Ia merobek amplopnya dan mengeluarkan sebuah kertas yang terlipat. Ia membuka lipatan kertas itu dan membaca isinya. Seulas senyum perlahan muncul di bibirnya selagi ia membaca surat itu.

‘Oppa, aku adalah fans beratmu. Aku sangat ingin sekali bertemu denganmu. Apakah kau mau menemuiku?’

MC2: Nugu—seyo? Siapa yang mengirimnya?

MC4: Yoona, Yoona. Itu pasti Yoona.

MC3: Ia pasti berniat untuk mengagetkan suaminya dengan kemunculannya yang tiba-tiba.

“Dimana ia?” tanya Jonghyun cepat setelah ia selesai membaca surat itu.

“Kau mau menemuinya, hyung?” Jungshin mengernyitkan keningnya. “Kau kan tidak tahu siapa yang mengirimnya.”

“Aku tahu,” sahut Jonghyun santai.

Hyung, tunjukkan tempatnya padaku,” lanjut Jonghyun pada managernya sebelum Jungshin sempat bertanya lebih jauh.

Managernya mengangguk dan menyuruh Jonghyun untuk mengikutinya. Tanpa berpamitan pada membernya, Jonghyun langsung berlalu meninggalkan mereka.

“Aneh sekali.” Jungshin menggumam bingung ketika Jonghyun sudah pergi.

“Apanya yang aneh?” Yonghwa bertanya santai.

“Tidak biasanya Jonghyun hyung mau pergi begitu saja menemui entah siapa.” Kali ini Minhyuk yang menyahut.

“Bukan entah siapa,” ralat Yonghwa. “Yang mengirim surat itu pasti Yoona.”

MWO?” Minhyuk dan Jungshin berseru kaget.

MC2: Oh, darimana ia tahu?

“Kalau Jonghyun sampai langsung bersikap seperti itu, berarti siapa lagi yang mungkin mengirim surat itu kalau bukan Yoona? Ia pasti tahu kalau Yoona-lah yang mengirim surat itu,” sambung Yonghwa yakin.

“Darimana kau bisa mengetahuinya, hyung?” tanya Jungshin takjub.

MC2: Itu juga yang menjadi pertanyaanku. Darimana ia mengetahuinya?

“Aku hanya tahu saja,” sahut Yonghwa sambil mengangkat bahunya.

MC4: Mungkin ia pernah mengalami hal serupa.

Q: Apakah kau tahu siapa pengirim surat itu?

Jonghyun: Keurom (tersenyum)! Tentu saja! Aku tahu pasti ia yang ada dibalik semua ini. Kurasa aku cukup mengenalnya untuk bisa seyakin ini, bukankah begitu?

Jonghyun berjalan menyusuri lorong yang ditunjukkan oleh managernya. Ketika sampai di sebuah persimpangan, ia berhenti. Ia tahu Yoona menunggunya di balik dinding itu untuk mengagetkannya.

Sebuah ide jahil tiba-tiba terlintas di kepalanya. Alih-alih berjalan maju, Jonghyun justru berputar balik, berniat untuk ganti mengagetkan Yoona dari belakang. Ia berjalan memutar lorong berbentuk persegi itu. Ia mengintip sekilas dan melihat siluet seorang gadis yang sepertinya sedang memantau keadaan di lorong sebelahnya, tempat Jonghyun berjalan awalnya.

MC1: Apa yang akan ia lakukan?

Jonghyun berjalan mendekati Yoona dengan langkah perlahan, berhati-hati supaya tidak menimbulkan bunyi. Sesampainya ia di belakang gadis—yang masih belum juga menyadari kehadirannya—itu, Jonghyun mengangkat kedua tangannya dan menutupi kedua mata gadisnya.

Yoona terkesiap dan memekik kaget. Ia mencoba untuk melepaskan sepasang tangan yang menutupi matanya. Ketika tawa Jonghyun meledak, barulah Yoona berhenti untuk melepaskan tangan Jonghyun. Sebagai gantinya ia meletakkan kedua tangannya di pinggang.

Ya! Lee Jonghyun! Aku tahu itu kau! Cepat lepaskan tanganmu!” suruh Yoona.

Jonghyun terkekeh dan melepaskan tangannya. Yoona berbalik menatapnya dengan masih berkacak pinggang.

“Bagaimana kau bisa tahu kalau aku akan datang?” tanya Yoona.

Feeling,” jawab Jonghyun sambil tersenyum.

Yoona mengerucutkan bibirnya kesal. “Padahal aku berniat untuk memberi kejutan padamu,” katanya.

 “Caramu ini sudah sangat kuno. Tidak bisakah kau mencari kejutan lain yang lebih kreatif?” ucap Jonghyun.

Yoona: Tidak bisakah ia berpura-pura tidak tahu dan terkejut saja? (tertawa).

Yoona mencebikkan bibirnya dan melipat tangannya di depan dada. Ia menatap kesal Jonghyun dengan kedua matanya yang disipitkan.

Jonghyun semakin terkekeh melihat Yoona yang merajuk. Ia mengacak-acak gemas rambut Yoona, membuatnya berantakan.

Ya! Jangan mengacak-acak rambutku!” Yoona menepis tangan Jonghyun.

Jonghyun ganti mencolek pipi Yoona sambil tetap terkekeh geli. Yoona masih tidak bergeming dan menggembungkan pipinya.

Araseo,” kata Jonghyun akhirnya. “Apakah aku harus berpura-pura terkejut?”

“Aktingmu jelek! Kau pasti akan terlihat seperti orang bodoh,” ejek Yoona sambil menjulurkan lidahnya.

Ganti Jonghyun yang mengerucutkan bibirnya dan Yoona tertawa puas.

Kajja, kita ke ruang tunggu untuk bertemu dengan memberku. Mereka harus tahu kalau kau datang. Jungshin menanyakanmu sejak tadi,” ajak Jonghyun.

“Kuharap kau tidak cemburu padanya, Tuan Lee,” sahut Yoona sambil berjalan mengikuti Jonghyun.

“Aku? Tentu saja tidak, Im YoonA,” balas Jonghyun sambil mendengus pelan.

MC1: Aktingnya benar-benar jelek.

Suara pintu yang dibuka otomatis membuat Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin yang berada di dalam ruangan menoleh ke arah pintu. Mereka melihat Jonghyun masuk. Wajahnya yang berseri-seri sudah menjadi jawaban bagi para membernya mengenai siapa yang baru ditemuinya. Benar saja, Yoona muncul dari belakang Jonghyun.

Annyeonghaseyo!” sapa Yoona ketika ia berjalan masuk ke dalam ruangan.

Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin menegakkan tubuh mereka dengan cepat. Mereka langsung membalas sapaan Yoona bersamaan.

Hyungsoo! Annyeonghaseyo!”

Hyungsoo, kau datang?”

“Lihat! Aku benar kan? Pasti Yoona yang mengirim surat itu.” Yonghwa tersenyum penuh kemenangan pada Minhyuk dan Jungshin.

Jonghyun mendengus tertawa. “Kau dengar? Bahkan Yonghwa hyung-pun tahu kalau kau yang mengirim surat itu,” kekehnya.

MC1: Kami juga tahu.

Yoona memukul pelan bahu Jonghyun dengan sedikit membelalakkan matanya. Tetapi ketika ia menghadapi member CNBLUE lainnya, wajahnya langsung berubah cerah.

“Selamat atas kesuksesan konser kalian hari ini!” Yoona bertepuk tangan untuk keluarganya itu.

Kamsahamnida!” balas Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin bersamaan.

Hyungsoo, aku sudah menduga kalau kau pasti akan datang!” ujar Jungshin.

“Ah, jinjjayo? Sepertinya aku tidak bisa menyembunyikan sesuatu dari kalian,” sahut Yoona sambil tertawa.

“Ah, ya! Jonghyun-ah, aku ingin menunjukkan sesuatu padamu!” Yoona mencari-cari sesuatu di dalam tas jinjing yang dibawanya.

“Lihat ini!” Yoona mengeluarkan sebuah banner dan menunjukkannya pada Jonghyun.

Banner itu memajang foto-foto Yoona dan Jonghyun, baik foto mereka sendiri maupun berdua. Terdapat tulisan besar di bagian bawahnya berbunyi, ‘Jonghyun love Yoona. Yeongwonhi.’ Jonghyun tersenyum ketika melihat banner yang dipegang oleh Yoona.

“Wow!” Minhyuk dan Jungshin berdecak kagum sekaligus tertawa geli ketika mereka melihat banner itu.

“Ah! Aku sempat melihat banner itu dari atas panggung!” seru Yonghwa sambil menunjuk ke arah banner yang sedang dipamerkan Yoona.

“Ketika konser berakhir, seorang fans melihatku dan memberikan banner-nya ini padaku.” Yoona menjelaskan dengan kedua matanya yang masih berbinar antusias. “Ia juga mengatakan kalau ia mendukung kita.”

MC1: Apakah bukan ia sendiri yang membuat banner itu?

MC2,3,4: (tertawa)

“Jangan iri, hyung.” Jungshin menepuk-nepuk pundak Yonghwa. “Tadi aku juga melihat banyak fans yang membawa banner YongSeo couple.”

Ya!” amuk Yonghwa sementara yang lainnya tertawa.

“Tunggu sebentar. Aku akan bersiap-siap, lalu kita pulang,” ujar Jonghyun pada Yoona.

Yoona mengangguk dan membiarkan Jonghyun membereskan barang-barangnya. Ia menonton para member CNBLUE itu merapikan alat-alat musik yang mereka bawa. Tidak butuh waktu lama bagi Jonghyun untuk membereskan peralatannya. Ia tidak ingin membuat Yoona menunggu terlalu lama.

“Ayo kita pulang,” ajak Jonghyun sambil menggendong tas ranselnya sementara tangannya menjinjing tas gitar.

Hyung, kau akan pulang kemana?” tanya Jungshin.

“Tentu saja ke rumahku,” sahut Jonghyun. “Aku akan pulang bersama Yoona.”

“Baiklah kalau begitu.” Jungshin menganggukkan kepalanya.

“Yonghwa oppa, Minhyuk-ah, Jungshin-ah, aku pulang dulu. Annyeong!” Yoona mengucapkan salam perpisahannya sebelum Jonghyun menariknya pergi.

April 19, 2014 ; 22.03 KST – WGM Village

Sesampainya di rumah mereka, Yoona langsung menyalakan lampu dan berjalan menuju dapur.

“Istirahatlah, kau pasti lelah,” ujar Yoona seraya berjalan.

Jonghyun menganggukkan kepalanya dan merebahkan tubuhnya di atas sofa. Ia menggunakan tangannya untuk menutupi matanya.

Sementara itu, di dapur Yoona tengah menyiapkan sesuatu. Tidak lama kemudian, ia kembali ke ruang tengah dengan secangkir teh di tangannya. Ia meletakkan cangkir teh itu di atas meja dan menggoyangkan tubuh Jonghyun.

Jonghyun membuka matanya dan berganti posisi menjadi duduk. Yoona mengambil cangkir teh itu lalu memberikannya pada Jonghyun.

“Teh ginseng,” ujar Yoona menjawab tatapan bertanya dari Jonghyun. “Baik untuk menghilangkan lelah. Minumlah.”

Jonghyun menerima cangkirnya da menyesapnya pelan. Dalam hitungan detik saja cangkir itu sudah kosong tanpa sisa.

“Kau mau istirahat?” tanya Yoona.

“Hhmm.” Jonghyun menggumam pelan. Wajahnya memang sudah terlihat sangat lelah.

Tiba-tiba Jonghyun menjatuhkan kepalanya di pangkuan Yoona, membuat gadis itu sempat membelalakkan matanya kaget.

MC2,3: O—omo!

MC4: Ia mencari-cari kesempatan.

“Biarkan aku beristirahat seperti ini. Sebentar saja,” gumam Jonghyun pelan. Kedua matanya sudah terpejam.

Jonghyun: Kenapa aku melakukannya (berpikir)? Hmm, mungkin saat itu aku sudah terlalu lelah (tertawa).

Yoona menggelengkan kepalanya dan tersenyum geli. “Araseo. Baiklah, kali ini saja akan kuijinkan,” ucapnya.

Yoona: Awalnya tentu saja aku kaget, tetapi ketika aku melihat ia sangat lelah, jadi kupikir baiklah, aku akan membiarkannya (tersenyum).

TO BE CONTINUED

PREVIEW EPISODE 17 – SPRING DATE

Jonghyun dan Yoona berada di dalam mobil menuju suatu tempat. Sesekali Yoona menoleh penasaran ke arah Jonghyun.

“Kita mau pergi kemana?” tanya Yoona entah untuk yang keberapa kalinya.

“Nanti kau juga akan tahu,” sahut Jonghyun sambil tersenyum penuh rahasia.

Jonghyun: Teman-temanku mengatakan musim semi adalah musim cinta dan musim yang paling tepat untuk berkencan. Musim semi juga adalah musim kesukaanku, jadi aku ingin membaginya dengan Yoona.

Rupanya Jonghyun membawa Yoona ke salah satu taman musim semi. Sepanjang jalan setapak nampak teduh dengan naungan cherry blossom di kedua sisi. Bunga-bunga warna-warni bermekaran dengan cantik dan menambah keindahan taman. Yoona terlihat sangat senang, dilihat dari kedua matanya yang berbinar cerah.

Yoona: Aku tidak pernah menyangka kalau ia akan mengajakku ke tempat seperti itu. Tidak pernah sekalipun aku pernah terpikirkan tentang itu. Waa, aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. Aku merasa sangat senang.

Ketika malam datang, mereka berdua pergi untuk menonton salah satu festival musim semi yang terkenal, Lotus Lantern Festival. Mereka menatap kagum ke langit ketika lentera-lentera itu diterbangkan dan menebarkan cahaya memenuhi langit yang gelap.

 …

please leave your comment

*A/N: Ya, chapter kali ini memang lumayan pendek. Minggu ini aku harus nyelesaiin dua laporan penelitian dan jadi nggak bisa nulis banyak-bayak. Jeongmal mianhae. Sebagai permintaan maaf, kali ini aku juga kembali dengan editan foto, walaupun aku juga nggak pinter ngedit, tapi semoga setidaknya bisa menghibur ya ^^

jyconcertselca

Edited by Felicia Rena. Please do not remove the logo!

Advertisements

19 thoughts on “We Got Married: Episode 16 (Concert Day)

  1. Ngga pa” thor
    Klau pendek
    Tpi ttp seru crta
    Jdi senyum” geje
    Kereenn thor
    Daebakk
    D tnggu episode slnjtnya
    Hwaiting:D

  2. Sorry min baru sempet komen di ff yg ini
    Bagus banget ceritanya min
    Lanjutin ya
    Tapi kalo bisa buat ff tentang hyukstal juga min

  3. ga apa2 thor walaupun pendek yg penting di post jga…jungshin kan mank fanboy’a yoona jdi wajar klo dia nanyain trz ma jonghyun…di tunggu chapter 17’a thor…

  4. gk papa thor pendek ceritanya juga toh author jg udh ksh tau alesannya kenapa, tp kenapa tbc nya pas mereka lg melakukan sweet moment thooorㅜ.ㅜ *abaikan*
    btw ff nya keren thor, romantissssss banget 😀 ditambah lg sm imajinasi aku yg ngedukung bgt haha. semangat author!! eps selanjutnya sangat ditunggu^^

  5. jonghyun masi aja cemburu ma jungshin hahaha. kocak ihhh
    byk adegan unyu menurutku dsni yg aku suka bgt. yg yoona berniat ngasi kejutan tp akhirnya dia yg terkejut. terus yg nunjukin banner dr fans ampe yg d rmh itu suka bgt jong nyari kesempatan kyaaaak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s