We Got Married: Episode 22 (Her Birthday)

wgmnew

Title: We Got Married [Episode 1] [Episode 2] [Episode 3] [Episode 4] [Episode 5] [Episode 6] [Episode 7] [Episode 8] [Episode 9] [Episode 10] [Episode 11] [Episode 12] [Episode 13] [Episode 14] [Episode 15] [Episode 16] [Episode 17] [Episode 18] [Episode 19] [Episode 20] [Episode 21]

Author: Felicia Rena

Rating: PG 15+

Genre: Romance, Family, and others

Main Casts: Im Yoon Ah, Lee Jong Hyun

Guest Stars: CNBLUE, SNSD

Other Casts: Kim Jung Min as MC1, Park Mi Sun as MC2, Lee Ji Hye as MC3, Danny Ahn as MC4

Disclaimer: I do not own anything except storyline. This story is pure fiction. All casts belongs to God.

Poster by Felicia Rena

Author’s Note: Seharusnya FF ini publish Sabtu lalu, tapi laptop-ku mendadak rusak dan harus di service (yang kemungkinan baru selesai setelah lebaran) 😥 . Akhirnya penyelesaian chapter ini sedikit tertunda karena harus minjem laptop adek dulu. Mian sekaligus gomawo buat semua yang masih nungguin kelanjutan FF ini. Well, walaupun chapter ini sedikit lebih pendek, but hope you’ll enjoy this fanfic ^^

*Note: Yang berwarna merah adalah komentar dari para MC di studio. Oranye adalah pertanyaan dari PD-nim di sesi interviewPink adalah Yoona di sesi interviewBiru adalah Jonghyun di sesi interview.

NO PLAGIAT, please…:)

.

.

.

EPISODE 22 – HER BIRTHDAY

MAY 25, 2014 – Dorm CNBLUE

Jonghyun nampak sedang duduk sendirian di sofa yang ada di dorm CNBLUE. Tangannya sibuk mengutak-atik ponsel miliknya. Sesekali ia terlihat berpikir, lalu menggelengkan kepalanya.

MC1: Apa yang sedang ia lakukan?

Mwohae? Apa yang sedang kau lakukan?” Yonghwa baru saja keluar dari kamarnya dan penasaran melihat tingkah Jonghyun yang terlihat aneh dan tidak seperti biasanya.

Member tertua CNBLUE itu berjalan mendekati Jonghyun dan duduk di sebelahnya, mencoba untuk melihat isi ponsel rekannya itu.

“Aku sedang berpikir,” sahut Jonghyun tanpa mengalihkan pandangan dari ponselnya.

Yonghwa melongo sesaat mendengar jawaban Jonghyun. Ia lalu tertawa kecil seraya menggelengkan kepalanya.

“Apa yang sedang kau pikirkan?” tanya Yonghwa lagi.

Jonghyun: Sebentar lagi Yoona akan berulangtahun. Beberapa hari belakangan ini aku terus memikirkan apa yang harus aku lakukan di hari ulangtahunnya? Apa yang harus kuberikan sebagai hadiah ulangtahun untuknya?

Hyung, bantu aku!” Jonghyun tiba-tiba menatap Yonghwa dengan tatapan memohon.

Yonghwa balas menatap Jonghyun bingung. Apa yang sebenarnya terjadi dengan laki-laki itu?

“Bantuan seperti apa?” Yonghwa mengerutkan keningnya.

“Yoona akan berulangtahun. Apa yang harus kuberikan padanya?” tanya Jonghyun.

Yonghwa mengerjapkan kedua matanya, terdiam selama beberapa saat sebelum tertawa. Ia akhirnya mengetahui apa yang menjadi penyebab Jonghyun bertingkah aneh seperti itu sejak tadi. Rupanya lelaki itu sedang bingung untuk mencari hadiah apa yang akan ia berikan untuk istrinya.

Jonghyun: Aku tidak pernah memberikan hadiah untuk seorang gadis sebelumnya, jadi aku tidak tahu apa yang harus aku berikan. Karena itulah aku meminta bantuan Yonghwa hyung, tetapi ia justru menertawaiku.

MC4: Aku juga mungkin akan menertawakannya jika ia meminta bantuanku.

“Jangan menertawaiku!” gerutu Jonghyun. “Aku memintamu untuk membantuku, bukan menertawaiku.”

Araseo. Araseo. Baiklah.” Yonghwa berusaha keras untuk mengontrol tawanya. “Biar kupikirkan dulu.”

“Ada apa ini? Apa yang sedang kalian bicarakan?”

Minhyuk dan Jungshin baru saja pulang dan langsung bergabung dengan kedua hyung mereka. Jonghyun menjelaskan lagi masalahnya dan meminta Minhyuk dan Jungshin untuk membantunya juga. Akhirnya mereka berempat duduk bersama dengan pikiran masing-masing. Jonghyun sendiri masih sibuk dengan ponselnya, entah apa yang sedang dilakukannya.

“Ehm—hadiah? Haah, aku juga tidak ahli dalam hal seperti ini. Kurasa Yonghwa hyung lebih ahli,” celetuk Minhyuk.

Ya! Apa maksudmu?” tukas Yonghwa.

“Apa kau sama sekali tidak punya bayangan, hyung? Misalnya, apa yang Yoona noona suka, seperti itu?” tanya Jungshin.

Jonghyun berpikir sebentar sebelum menggelengkan kepalanya. “Mollayo. Kau tahu aku tidak pernah melakukan hal-hal seperti ini sebelumnya, jadi aku sama sekali tidak mengerti wanita,” jawab Jonghyun.

Jungshin mengangkat bahunya. “Kau selalu berkata seperti itu, tetapi—yah—nyatanya toh kau sudah melakukan banyak couple event bersama Yoona noona,” celetuknya.

MC3: Kurasa sikap romantis Jonghyun-ssi selalu muncul secara spontan.

MC4: Mungkin ia sendiri sebenarnya tidak menyangka kalau ia bisa melakukan hal-hal romantis seperti sebelumnya.

May 29, 2014 – Dorm SNSD

Malam sudah semakin larut ketika Jonghyun berjalan memasuki sebuah gedung apartemen. Ia menaiki lift menuju lantai tujuannya. Kedua tangannya sibuk menenteng tas plastik.

Sesampainya di depan sebuah pintu, Jonghyun menekan bel-nya. Tidak lama kemudian, pintu dibuka dan muncullah sang maknae SNSD, Seohyun.

MC3: Kenapa sepertinya selalu Seohyun yang membuka pintu dorm SNSD? Apakah itu tugas seorang maknae?

Oppa! Ayo masuk!” sapa Seohyun. Gadis itu mempersilakan Jonghyun untuk masuk ke dalam dorm SNSD.

“Jjong seobang!” Teriakan itu menggema di penjuru ruang tengah dorm SNSD.

Annyeonghaseyo!” Jonghyun memberikan salamnya dengan sopan. Biar bagaimanapun, SNSD tetap adalah sunbae-nya.

“Jjong seobang, apa yang kau bawa?” tanya seorang gadis dengan eye smile, Tiffany.

“Oh, ini—“ Jonghyun mengangkat bungkusan di tangannya dan meletakkannya di atas meja.Ia membukanya dan mengeluarkan kotak cake.

“Seohyun-ssi mengatakan kalau kalian belum membeli cake, jadi aku membelinya dalam perjalanan menuju kemari,” jelas Jonghyun. “Ini dari CNBLUE.”

“Taeyeon dan Jessica mengatakan mereka akan membeli cake juga sepulang dari jadwal mereka nanti. Tapi tidak apa-apa. Jangan khawatir, member kami sanggup memakan cake sebanyak apapun,” ujar Tiffany sambil tersenyum.

MC2: Aku mendengar bahwa member SNSD menghabiskan lebih banyak uang untuk makan daripada member Super Junior.

“Sekarang Yoona sedang syuting CF dan baru akan pulang larut malam nanti. Mungkin ia baru akan pulang tengah malam.” Yuri memberitahu Jonghyun.

Jonghyun menganggukkan kepalanya. Untuk menyiapkan pesta kejutan untuk Yoona, ia bekerja sama dengan para member SNSD, yang tentu dengan senang hati membantunya.

Tidak lama kemudian, Taeyeon dan Jessica pulang, disusul oleh Hyoyeon dan Sooyoung yang juga baru kembali dari jadwal masing-masing. Jonghyun membantu Yuri dan Sooyoung untuk menghias ruang tengah dorm sementara yang lain sibuk memasak di dapur.

“Jonghyun-ssi, apakah kau sudah menyiapkan hadiah untuk Yoona?” Sooyoung bertanya dengan nada jahil.

“Tentu saja sudah,” jawab Jonghyun sambil tersenyum.

Jawaban Jonghyun sontak membuat heboh Yuri dan Sooyoung. Jonghyun memandang mereka heran. Ia menyiapkan hadiah untuk Yoona, tetapi mengapa dua gadis itu menjadi histeris seolah hadiah itu untuk mereka? Jonghyun akhirnya kembali pada kesimpulan bahwa wanita memang sulit dimengerti.

Ponsel Yuri yang tergeletak di atas meja tiba-tiba berbunyi dan mengalihkan perhatian mereka pada benda kecil berbentuk persegi panjang itu. Yuri mengambil ponselnya dan membaca pesan yang baru saja masuk.

“Dari manager oppa. Ia bilang Yoona sudah dalam perjalanan pulang,” ujar Yuri. “Ayo cepat kita selesaikan!”

Dengan segera, Jonghyun dan delapan member SNSD lainnya menyelesaikan persiapan pesta kejutan untuk Yoona. Taeyeon baru saja selesai meletakkan kue di atas meja di ruang tengah ketika ponsel Yuri kembali berbunyi.

“Yoona sudah sampai!” kata Yuri setelah membaca pesan dari manager-nya.

Yoona turun dari mobilnya dan berjalan masuk ke dalam gedung apartemen dimana dorm-nya berada. Manager-nya mendampinginya masuk sampai ke depan pintu dorm-nya.

“Kalau begitu aku tinggal dulu. Besok pagi kau tidak ada jadwal, jadi kau bisa beristirahat,” ujar si manager.

Ne, oppa. Gomawoyo. Terima kasih dan hati-hati di jalan. Aku masuk dulu,” sahut Yoona seraya memutar knop pintu setelah memasukkan password.

“Yoona-ya!”

Eonni!”

Yoona nyaris berteriak kaget ketika Yuri dan Seohyun tiba-tiba muncul di belakangnya dengan senyum lebar di wajah keduanya.

Ya!Kalian mau membuatku jantungan, eoh? Mengagetkanku saja,” gerutu Yoona.

Yuri dan Seohyun hanya terkekeh mendengar protes Yoona. Mereka menarik tangan Yoona dan membawanya—atau tepatnya menyeretnya—ke ruang tengah yang biasa mereka gunakan untuk berkumpul.

Saengil chukhahae!”

Yoona refleks menutup kedua matanya begitu memasuki ruang tengah karena begitu banyaknya konfeti yang diledakkan di dekatnya, membuat kertas-kertas berhamburan ke arahnya.

Saengil chukhahamnida! Saengil chukhahamnida! Saranghaneun Yoona-ya! Saengil chukhahamnida!”

Yoona mengerjapkan kedua matanya setelah kertas-kertas yang berhamburan jatuh ke bawah. Ruang tengah dorm mereka terdengar sangat ramai dengan teriakan dan nyanyian dari delapan member SNSD lainnya untuk visual mereka itu.

Yoona tertawa lebar. Ia tentu sudah menduga akan adanya pesta kejutan dari para membernya. Hal seperti ini sudah berlangsung setiap tahunnya sejak ia menjadi member SNSD. Walaupun begitu, tetap saja ia tidak bisa menyembunyikan rasa terharunya melihat para membernya berkumpul bersama untuk merayakan hari kelahiran-nya.

Chakkamannyo! Tunggu sebentar!” Suara Sooyoung membelah keramaian. “Sebelum meniup lilin atau memotong kue, sebaiknya kita tunjukkan kejutan untuk Yoona.”

“Kejutan?” Yoona mengerutkan keningnya bingung.

Ne! Ne! Kau pasti akan menyukai kejutanmu yang ini, Yoona-ya,” sambut Hyoyeon bersemangat.

Sunny bergegas mematikan lampu ruang tengah sehingga kini penerangan hanya berasal dari satu lampu duduk dan lilin-lilin yang bertebaran di atas kue ulang tahun Yoona.

Eonni, ada apa sebenarnya?” tanya Yoona.

“Sudah, lihat saja nanti,” sahut Taeyeon sambil tersenyum penuh rahasia.

Suasana hening selama beberapa saat sampai akhirnya terdengar suara petikan gitar diiringi suara manis seorang lelaki.

Sashireun cheom bwasseul ttae butheo geudael joha haettdago, mara giga naegen cham eoryeo wotdeon geojyo (sejujurnya, sejak pertama kali kita bertemu, mengatakan aku menyukaimu tidaklah mudah bagiku).”

Yoona: Saat pertama kali mendengarnya, aaaahh, jadi ia ada disini (tersenyum). Tentu saja aku sangat mengenali suaranya.

Jonghyun muncul dari arah dapur—tempatnya bersembunyi—dengan gitarnya sambil melantunkan lagu “I’m In Love.”

Ooh, I’m in love. Ooh, I fall in love. Duryeobjin anhneyo geudaewa hamkke ramyeon, sesangeun neomu areumdabjyo (Ooh, aku jatuh cinta. Ooh, aku jatuh cinta. Aku tidak takut pada apapun selama aku bersamamu, dunia begitu indah).”

Saengil chukhahae,” ucap Jonghyun setelah selesai dengan lagunya diiringi sorakan para member SNSD yang kembali membuat ramai ruangan itu.

Yoona: Oh, kurasa aku tidak lagi terkejut jika memberku memberiku pesta kejutan. Kami sudah bersama selama bertahun-tahun dan hampir selalu melakukan ritual yang sama setiap kali member ada yang berulangtahun. Yang membuatnya menjadi lebih spesial lagi adalah karena Jonghyun juga ada disana. Aku benar-benar tidak menyangka ia akan ada disana.

Yoona tidak bisa menyembunyikan senyum lebarnya ketika ia menatap Jonghyun. “Kau disini?” serunya senang.

Jonghyun menganggukkan kepalanya dan balas tersenyum. “Saengil chukhahae, Yoona-ya,” ulangnya.

“Aku ingin melihat yang lebih romantis lagi!” Hyoyeon berseru seolah ia sedang menonton film romantis.

Ppoppo! Cium!” Teriakan Sunny mengundang antusias yang lainnya dan membuat semburat merah muda muncul di wajah Yoona dan Jonghyun.

Eonni!” Yoona mulai memperingatkan membernya.

Taeyeon tertawa melihat Yoona dan Jonghyun yang menurutnya terlihat menggemaskan. Ia lalu menyuruh para dongsaeng-nya itu untuk diam.

“Hei, ayo kita berikan ruang sebentar untuk mereka berdua. Semuanya kita pindah ke dapur,” perintah Taeyeon.

“Benar! Mungkin mereka malu melakukannya di depan kita. Kalau kita tinggalkan, mungkin mereka baru akan berci—“

Taeyeon buru-buru menempelkan telapak tangannya di mulut Jessica untuk memotong ucapan pemilik julukan ice princess itu, tepat ketika Yoona kembali berteriak, “Eonni!”

MC3: Mungkin Jessica-ssi ada benarnya.

Setelah sedikit keributan—yang menurut Seohyun sudah biasa terjadi—akhirnya para member SNSD meninggalkan Yoona dan Jonghyun berdua di ruang tengah, dengan Jessica yang setengah diseret oleh Taeyeon.

“Apakah kau tidak ada jadwal?” tanya Yoona.

Jonghyun menggelengkan kepalanya. “Aku langsung kemari setelah jadwalku selesai,” sahutnya.

Yoona tersenyum manis. “Gomawo,” ujarnya. “Terima kasih.”

Jonghyun balas tersenyum. “Aku masih punya sesuatu untukmu,” katanya.

Jonghyun mengeluarkan sebuah kotak dari saku jaketnya. Ia mengulurkan kotak hadiah itu pada Yoona yang diterima oleh gadis itu dengan antusias. Kotak itu dibungkus dengan kertas berwarna biru polos. Yoona membukanya dan ekspresi terkejut nampak jelas ketika ia mendapati isinya. Ia bergumam kecil sambil mengeluarkan isi kotak itu. Sebuah gelang cantik dengan bandul berbentuk huruf ‘J.’

Jonghyun: Kurasa ini adalah pertama kalinya aku memberikan hadiah ulangtahun untuk seorang wanita. Apa yang sebaiknya kuberikan? Hal ini terus-menerus berputar di dalam pikiranku selama beberapa hari terakhir. Aku ingin memberikan sesuatu yang spesial, berkesan, dan bermakna untuknya.

Jonghyun mengambil gelang itu dan meraih tangan Yoona. Ia memakaikan gelang itu di pergelangan tangan Yoona.

Yeppeuda! Ini cantik sekali!” gumam Yoona sambil mengamati gelangnya. “Gomawo!”

“Sejujurnya, aku tidak tahu harus memberimu apa. Aku bingung sekali selama beberapa hari terakhir ini,” ungkap Jonghyun seraya menggaruk bagian belakang kepalanya.

“Aku meminta bantuan dari para member-ku untuk memikirkan hadiah apa yang sebaiknya kuberikan padamu. Kau harus tahu kalau ide-ide mereka—euh—aku tidak ingin mengingatnya lagi.” Ucapan Jonghyun ini membuat Yoona tertawa kecil.

“Tetapi akhirnya Yonghwa hyung memberiku ide ini. Yah, kurasa aku harus banyak berterima kasih padanya atas bantuannya selama ini,” lanjut Jonghyun.

MC1: Seharusnya ia tidak perlu menyebutkan itu. Ia cukup mengatakan kalau itu adalah hadiah darinya.

Yoona mendengus tertawa. “Kereuchi! Itu benar sekali! Kau memang harus berterima kasih padanya,” ujar Yoona. Mereka tertawa bersama.

“Apa kau ingin tahu kenapa aku memberimu gelang?” ujar Jonghyun.

“Karena Yonghwa oppa yang mengusulkannya padamu?” sahut Yoona asal. Ia sibuk mengagumi gelang yang kini melingkar di tangannya.

Ya! Bukan itu maksudku!” Jonghyun menggerutu pelan. “Aku sedang berusaha romantis disini.”

Wae? Memangnya kenapa?” Yoona mengalihkan perhatiannya dari gelangnya ke arah Jonghyun  dan nyaris tertawa melihat lelaki itu sedang menatapnya setengah kesal.

Jonghyun menghela napasnya, menyusun rangkaian kata-kata yang tepat dalam otaknya.

-Flashback-

MAY 25, 2014 – Dorm CNBLUE

Empat orang lelaki sedang duduk melingkar dan tampak sibuk dengan pikiran mereka masing-masing. Jonghyun mengetuk-ketuk meja kecil di depannya dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya menopang kepalanya. Ponselnya sudah tergeletak begitu saja di atas meja.

“Aah, aku tidak tahu! Aku sama tidak ahlinya denganmu untuk urusan seperti ini, hyung.” Minhyuk mulai bersuara. “Tanyakan saja pada noona, apa yang ia inginkan.”

“Kalau aku bisa melakukannya, maka sudah kulakukan daritadi,” sahut Jonghyun tanpa bergerak dari posisinya.

Minhyuk mengangkat bahunya menyerah.

“Bagaimana kalau kau masuk saja ke dalam kotak besar dan kami akan mengirimkanmu ke dorm SNSD, hyung,“ celetuk Jungshin.

Jonghyun menatap serius Jungshin. “Ya! Kau ingin mati?” ucapnya sarkastik.

Bukannya takut, Jungshin justru tertawa melihat ekspresi Jonghyun. Sepertinya ia senang karena berhasil menggoda Jonghyun.

“Hadiah seperti apa sebenarnya yang ingin kau berikan, hyung?” tanya Minhyuk.

“Yang memiliki makna,” sahut Jonghyun.

“Aku tidak ingin memberikan hadiah yang sekedar berguna. Aku lebih menyukai yang bermakna.” Jonghyun melanjutkan.

“Kalau begitu buat saja hadiah dengan tanganmu sendiri, hyung. Kau bisa membuatkannya lagu,” kata Jungshin.

“Aku sudah pernah melakukannya,” potong Jonghyun.

“Bagaimana dengan perhiasan? Cincin?” usul Minhyuk.

“Kami sudah memilikinya.” Jonghyun mengangkat tangan kanannya dimana sebuah cincin couple-nya bersama Yoona melingkar di jari manisnya.

“Jonghyun-ah.” Yonghwa yang sedang men-scroll layar ponselnya memanggil Jonghyun tanpa mengalihkan pandangannya.

“Hm?” Jonghyun menyahut tanpa menatap Yonghwa.

“Bagaimana dengan gelang?”

“Gelang.”

Yonghwa menganggukkan kepalanya. Ia memberikan ponselnya pada Jonghyun. “Coba kau baca ini,” katanya.

Jonghyun membaca dengan cepat artikel yang tertulis di halaman yang sedang dibuka oleh Yonghwa melalui ponselnya.

“Disitu tertulis kalau memberi gelang juga memiliki makna penting. Jika kau memberikan gelang untuk seorang wanita, maka—“ Yonghwa memberi jeda di antara ucapannya, “—itu artinya wanita itu adalah seseorang yang spesial untukmu.”

“Gelang juga bisa menjadi aksesoris yang mengingatkannya padamu dan ia bisa memakainya setiap saat,” tambah Yonghwa.

“Kurasa itu ide yang cukup bagus,” ucap Minhyuk.

“Aku juga berpikir seperti itu,” sambung Jungshin.

-Flashback end-

Q: Akhirnya kau memutuskan untuk memberikan gelang untuk istrimu?

Jonghyun: (mengangguk) Ne, aku memberikannya sebuah gelang. Seperti yang dikatakan oleh Yonghwa hyung, memberikan perhiasan pada seorang wanita menandakan bahwa wanita itu adalah seseorang yang spesial. Seperti itulah Yoona bagiku. Ia adalah seseorang yang spesial.

“Supaya kau bisa selalu mengingatku,” ujar Jonghyun. Ia menunjuk bandul huruf alfabet ‘J’ yang tergantung di gelang itu. “Karena itulah aku memberinya bandul huruf ‘J’, supaya kau selalu mengingatku,” lanjutnya.

Yoona tersenyum manis. “Gomawo,” ucapnya lagi. “Aku akan selalu memakainya.”

Jonghyun ikut tersenyum senang mendengar janji Yoona untuk selalu memakai gelang pemberiannya.

“Aku akan selalu memastikan kau memakainya,” ujar Jonghyun. “Aku akan memantaumu setiap saat.”

MC1: Apakah kau penguntit?

Yoona mencibir dan mendengus pelan. “Kau mengerikan,” komentarnya. Ia lalu tertawa kecil diikuti oleh Jonghyun.

Q: Apakah kau menyukai hadiah dari suamimu?

Yoona: Johahaeyo! Neomu johahaeyo! Aku tidak akan melepasnya. (tertawa) Tidak akan.

TO BE CONTINUED

PREVIEW EPISODE 23 – Double Date

Jonghyun dan Yoona memutuskan untuk berkencan di suatu siang. Cuaca hari itu sangat mendukung untuk berjalan-jalan di luar. Tetapi rupanya siang itu bukan hanya menjadi acara kencan Jonghyun dan Yoona.

Pasangan itu duduk saling berhadapan dalam sebuah restourant, tetapi mereka sama-sama memegang ponsel di telinga masing-masing.

Neo eodiga? Kau ada dimana sekarang?”

“Ah, kau sudah hampir sampai? Arasseo, baiklah kalau begitu.”

“Kau pasti senang sekali saat ini, eoh?” Yoona bertanya pada Jonghyun yang terlihat berusaha keras menyembunyikan senyumnya.

Neo eotteokhe arasseo? Bagaimana kau bisa mengetahuinya?” Jonghyun balas bertanya.

“Itu tertulis dengan jelas di wajahmu,” gumam Yoona yang lebih menyerupai gerutuan. Ia lalu menggembungkan pipinya kesal.

Yoona: Jinjja. Ia benar-benar jujur mengakuinya. Yah, aku tahu ia memang menyukainya. Jonghyun juga pernah mengatakan kalau  ia cantik dan mengakui bahwa ia adalah fan-nya. Gwaenchanha. Aku tidak ada masalah dengan hal itu. Sama sekali tidak.

Jonghyun: Ne. Ya, itu memang benar. Aku merasa kalau ia cantik. Aku menonton drama-nya dan sejak saat itu aku menjadi fan-nya. Aku merasa sangat senang karena akan bertemu langsung dengannya. Bukankah itu wajar-wajar saja? Tentu kita akan merasa senang jika bertemu dengan orang yang kita idolakan bukan? Lagipula aku hanya sekedar fan-nya. Tidak lebih.

please leave your comment

Disclaimer tambahan: I’m In Love adalah milik Narsha (BEG). Kenapa aku pilih memakai lagu ini? Karena aku suka banget sama lagu ini. Hehehe 🙂

Ada yang bisa nebak siapa guest star episode berikutnya yang bakal double date sama JongYoon couple? Pasti udah ketebak ya? Hehehe.

Advertisements

15 thoughts on “We Got Married: Episode 22 (Her Birthday)

  1. Yeay akhirnya d post jga
    dr td siang bolak balik k blok ini
    tp blm d post
    mkn menarik
    Pnsrn sama cewek d chap slnjtnya n kayknya yoona cmbr d chap selnjtnya hehe
    Mian eon kyknya ini agak kependekan heh

  2. Jonghyun so sweet
    Penasaran saat yoona lupa pakai gelangnya apa yg jonghyun lakukan ya
    Sepertinya chapter selanjutnya yoona bakal cemburu nih
    Aq rasa bbrp chapter belakangan ini agak pendek ya
    Please update soon
    Semoga di kcon 2014 ada jongyoon moment
    Tq

  3. So sweet
    Jonghyun oppa manis bnget
    Smpe sgtunya mikir
    Untuk ulta yoona eoni
    Bakaln seru episode slnjtnya
    Seprtinya bkalan ada yg cemburu
    Ngga sabaran
    Pasti guest starnya minstal
    Kereenn thor:D
    Daebakk
    Dikirim melalui BlackBerry® dari 3 – Jaringan GSM-Mu

  4. pasti double date with minhyuk and krsytal 😀
    soalnya kan jonghyun ngeidolain krsytal pas abis nonton drama the heirs

  5. Wahhh jonghyun makin sweet aja 🙂
    Kasih gelang ke yoona, stauku ya klo pria ksh gelang ke wanitanya itu artinya si pria gak mau kehilangan wanitanya karna gelang itu ibarat borgol yg sllu menjaga wanitanya tuk ttap sama si pria 😀
    Felling ku guest star tuk minggu dpan minhyuk krystal, soalnya jonghyun prnah blg dia suka krytal di the heirs 🙂 kayanya si
    Next part jgn lama2 ya thor, ditunggu 🙂

  6. Akhrnya d posting jga.. Lumayan lama ya.. Mkin bagus romantisnya dpt.. Next ya sista.. Oh iya bagi umat muslim minal aidin wal faidzin ya mohon maaf lahir batin..

  7. MinStal nih pasti guest nx..yakin.hehe
    Sorry telat baca,kaya Author saya kadang juga sibuk..
    Makin seru nih,Yoona seneng bnget dapet gelang..dan jujur aku bru tau artiny dalem juga yah..hoho,
    Di tunggu part selanjut ny..Fighting!

  8. aaakkkk ff ini bener2 mengalihkan duniaku..
    ga sabar nunggu krystal nongol disini dan membuat yoona cemburu haha
    jangan lama2 ya thor update nya, ga sabar makin seru bgt ceritanya..

  9. Haduuh. . .baca FF ini pas ultahku juga. . .tapi kok gak ada yang ngasih kejutan ke aku kayak jonghyun ya? Hahaha ( malah curhat ^^ )
    next chapter (sangat) ditunggu ya thor ^^

  10. Akhirnya setelah sekian lama
    Ada waktu juga buat lanjutin baca ff ini
    Ceritanya bagus bagettt
    Ga sabar liat yg selanjutnya
    Update soon

  11. Ah….baru baca,pdahal aku dah lama nunggu chapter ini,jonghyun bnar2 so sweet ya,jadi iri tp kok kependekan ceritanya,dan kurang moment jonyoon nya!ah…mungkin doble date nya sama kristal dan minhyuk ah…pasti yoona sangat cemburu,knapa jonghyun tdak merasa sebaliknya waktu jungsin suka ma yoona ah…ditunggu next chapternya yah…jangan lama2 dan jg jgn kependekan.

  12. iiihhhh so sweet banget makna dari hadiah yang diberikan Jonghyun ke Yoona…. jadi penasaran sama nexh chapter, siapa ya idolanya Jonghyun? apakah Yoona ga cemburu? ditunggu lanjutannya thor….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s